Tips Berjemur yang Benar Agar Terhindar dari Efek Buruk Matahari
Tubuh selalu membutuhkan nutrisi dan gizi yang cukup seperti kebutuhan akan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Vitamin D dapat diperoleh melalui sinar matahari.
Tubuh selalu membutuhkan nutrisi dan gizi yang cukup seperti kebutuhan akan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Setiap hari, tubuh mengonsumsi berbagai asupan dan makanan yang mengandung vitamin berfungsi sebagai zat pengatur untuk mengedarkan ke seluruh tubuh bersama melalui darah.
Salah satu pemenuhan kebutuhan vitamin yang penting adalah vitamin D. Sebab, vitamin D sangat diperlukan tubuh untuk perkembangan tulang serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Vitamin D dapat diperoleh melalui sinar matahari. Berikut tips yang dapat dilakukan untuk berjemur agar terhindar dari efek buruk matahari:
Menggunakan Tabir Surya
Shutterstock
Selalu gunakan tabir surya sebelum berjemur di bawah paparan sinar matahari. Sebab, tidak seluruhnya sinar matahari memiliki manfaat yang baik bagi tubuh.
Beberapa dampak buruk yang dapat terjadi adalah kerusakan kulit akibat paparan sinar ultra violet A dan B. Kerusakan kulit tersebut seperti munculnya flek hitam, noda pada kulit, kusam, penuaan dini, hingga kanker kulit.
Selain itu, perhatikan pula jenis tabir surya yang akan diaplikasikan ke kulit. Sebab, penggunaan jenis tabir surya yang tidak sesuai dengan jenis kulit juga akan menimbulkan masalah kesehatan bagi kulit.
Beberapa jenis tabir surya dapat disesuaikan dengan tipe kulit seperti kulit kering, kulit berminyak, kulit sensitive, kulit normal, dan kulit gelap.
Anda juga dapat menggunakan tabir surya alami yang terbuat dari teh hijau, bengkoang, dan lain sebagainya. Aplikasikan ke seluruh tubuh secara merata sebelum terkena paparan sinar matahari secara langsung.
Waktu yang Tepat
Shutterstock/Karen Struthers
Momen yang tepat untuk berjemur di bawah paparan sinar matahari adalah pada rentang pukul 9 hingga 11 siang. Pada momen itu, vitamin D akan didapatkan oleh tubuh secara maksimal.
Sehingga Anda mampu mendapatkan manfaatnya untuk menjaga tubuh tetap fit melalui peningkatan sistem kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit.
Berjemur terlalu pagi ataupun di sore hari tidak disarankan. Sebab, kandungan yang terdapat pada paparan sinar matahari pada waktu tersebut cenderung tidak memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan kesehatan kulit.
Maksimal 15 Menit
2013 Merdeka.com
Hindari untuk berjemur di bawah paparan sinar matahari terlalu lama. Perhatikan durasi ketika Anda berjemur. Durasi yang tepat untuk berjemur di bawah sinar matahari ialah selama 10 hingga 15 menit.
Lebih dari durasi waktu tersebut disinyalir dapat membakar kulit tubuh dan terjadi gangguan kesehatan kulit. Selama 10 hingga 15 menit tersebut cukup bagi tubuh Anda untuk menyerap vitamin D yang berasal dari paparan sinar matahari.
Buat Jadwal
shutterstock.com
Hindari berjemur di bawah paparan sinar matahari untuk setiap hari. Sebab, berjemur setiap hari justru dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada kulit tubuh.
Jadwalkan aktivitas untuk berjemur di bawah sinar matahari pada waktu-waktu tertentu. Anda dapat membuat jadwal 3 hingga 4 kaki seminggu untuk mendapatkan manfaat yang optimal dari sinar matahari berupa vitamin D yang baik bagi tubuh.
Hindari Keramaian
Shutterstock/alicedaniel
Hindari untuk berkerumun pada saat pandemi virus corona seperti saat ini. Berjemur di tempat yang ramai justru akan meningkatkan risiko terhadap penularan virus corona covid-19.
Pilih tempat yang tidak terlalu ramai namun Anda juga dapat menikmati pemandangan agar pikiran juga menjadi rileks dan tenang. Selain itu, Anda juga dapat membawa dan menggunakan barang-barang yang diperlukan saat berjemur seperti kacamata, alas, dan minuman yang menyegarkan.