LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Tiga Orang Tewas Gara-Gara Ikuti Petunjuk Google Maps saat Pergi ke Acara Pernikahan

Terkadang, Google Maps tidak memberikan pembaruan yang akurat mengenai kondisi jalan atau infrastruktur terbaru.

Kamis, 28 Nov 2024 11:10:28
india
3 Pria Meninggal karena Ikuti Petunjuk Google Maps (Sumber: X/jsuryareddy) (© 2024 Liputan6.com)
Advertisement

Google Maps menjadi salah satu alat navigasi yang sangat penting bagi banyak orang di seluruh dunia. Layanan ini memungkinkan penggunanya untuk menemukan rute perjalanan, baik menggunakan mobil, sepeda, maupun berjalan kaki, hanya dengan beberapa sentuhan di layar ponsel.

Keakuratan dan kenyamanan yang ditawarkan Google Maps menjadikannya pilihan utama bagi banyak orang saat ingin bepergian ke lokasi yang belum mereka kenal. Dengan informasi langsung mengenai kondisi lalu lintas, rute tercepat, dan berbagai pilihan jalan, Google Maps memudahkan penggunanya untuk mencapai tujuan dengan lebih efisien.

Namun, meskipun alat ini sangat bermanfaat, ada beberapa risiko yang harus diperhatikan. Dalam beberapa situasi, Google Maps tidak selalu memperbarui informasi mengenai kondisi jalan atau infrastruktur terbaru dengan akurat. Hal ini bisa menimbulkan bahaya bagi penggunanya, seperti yang terjadi dalam sebuah insiden tragis di Uttar Pradesh, India. Berikut adalah kisah tiga pria yang kehilangan nyawa akibat mengikuti arahan dari Google Maps, dirangkum oleh Liputan6.com dari laman mothership.sg, Kamis (28/11/2024).

Jatuh dari Jembatan

3 Pria Meninggal karena Ikuti Petunjuk Google Maps (Sumber: X/jsuryareddy) © 2024 Liputan6.com

Peristiwa tragis ini terjadi pada hari Minggu, 24 November 2024, di Uttar Pradesh, India. Tiga orang pria kehilangan nyawa mereka setelah kendaraan yang mereka tumpangi jatuh dari jembatan rusak. Mobil yang mereka naiki terjun bebas ke dasar sungai. Insiden ini terjadi karena mereka mengikuti petunjuk arah dari Google Maps, yang ternyata tidak memberikan informasi mengenai kondisi jembatan tersebut. Ketiga pria tersebut sedang dalam perjalanan dari Noida menuju Bareilly untuk menghadiri sebuah pernikahan atau pulang melewati Sungai Ramganga. Mobil yang mereka gunakan, yaitu Suzuki Wagon R, jatuh dari ketinggian lebih dari 15 meter ke dasar sungai. Ketiga korban, termasuk dua kakak beradik bernama Nitin dan Ajit (30 tahun), serta seorang pria bernama Amit (40 tahun), dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Advertisement

Jembatan Rusak Akibat Banjir

Jembatan tersebut diketahui mengalami kerusakan parah akibat banjir besar yang melanda daerah itu sebelumnya pada tahun 2024. Namun, kondisi jembatan yang belum diperbaiki tidak tercermin dalam informasi yang diberikan oleh Google Maps. Selain itu, tidak ada rambu peringatan atau penghalang keselamatan di sekitar lokasi, yang semakin memperburuk situasi. Pada Minggu, 24 November 2024, sekitar pukul 09.30 waktu setempat, warga desa Allapur menemukan mobil yang tergeletak di dasar sungai bersama para korban. Polisi yang tiba di lokasi mengonfirmasi bahwa kendaraan tersebut jatuh dari jembatan yang rusak.

Tanggapan Pemerintah Daerah dan Google

3 Pria Meninggal karena Ikuti Petunjuk Google Maps (Sumber: X/jsuryareddy) © 2024 Liputan6.com

Anggota keluarga korban dan masyarakat setempat mengkritik pemerintah daerah karena tidak menutup akses ke jembatan yang berbahaya tersebut. Sebagai respons, kepolisian menangani laporan terhadap beberapa orang, termasuk petugas dari departemen pekerjaan umum dan seorang pejabat dari Google Maps.

Advertisement

Google, yang merupakan perusahaan teknologi di balik layanan navigasi tersebut, menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga korban.

"Kami sangat berduka atas kejadian ini. Kami bekerja sama dengan pihak berwenang dan memberikan dukungan penuh dalam penyelidikan," kata pihak Google.

Kejadian ini menjadi pengingat yang menyedihkan akan pentingnya kehati-hatian saat memanfaatkan teknologi navigasi.

Advertisement

Kondisi jalan atau jembatan di dunia nyata tidak selalu terwakili dengan akurat dalam peta digital. Selain itu, tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan keamanan infrastruktur juga menjadi fokus utama dalam insiden ini. Semoga kejadian ini memberikan pelajaran berharga bagi masyarakat dan pihak berwenang untuk meningkatkan keselamatan di jalan serta memperbarui informasi navigasi dengan lebih tepat.

Berita Terbaru
  • Wamendagri Bima Lantik Pengurus ALTI Jawa Tengah, Dorong Trail Run Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
  • FOTO: Robot Mirip Manusia Laris Meski Dibanderol Hingga Rp 2 Miliar
  • KPK OTT di Kuansing, 10 Orang Dibawa ke Jakarta
  • Terungkap, OTT KPK di Kuansing Diduga Terkait Jual Beli Jabatan
  • Membongkar Strategi Bank Jakarta Jaga Pertumbuhan di Tengah Kondisi Pasar Terus Berubah
  • berita ringan
  • google maps
  • india
  • konten ai
  • trending ai
Artikel ini ditulis oleh
Editor Desi Aditia Ningrum
F
Reporter Fitriyani Puspa Samodra, Fadila Adelin
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.