Tanda Kucing Masuk Angin, Ketahui Langkah-Langkah Pencegahannya
Kucing diketahui termasuk hewan yang lebih sensitif terhadap perubahan suhu, terlebih jika mereka terbiasa hidup di dalam ruangan.
Tanda kucing masuk angin penting untuk diketahui. Saat musim penghujan tiba, masuk angin dan flu dapat menyerang siapa saja, termasuk juga kucing peliharaan. Kucing diketahui termasuk hewan yang lebih sensitif terhadap perubahan suhu, terlebih jika mereka terbiasa hidup di dalam ruangan.
Terdapat beberapa faktor yang membuat kucing sensitif terhadap dingin, seperti ras dengan sedikit atau tanpa bulu, kucing yang sakit, hingga kucing kecil dan tua. Oleh sebab itu, para pecinta kucing tentu harus selalu memperhatikan kondisi kucing peliharaannya.
Anda juga perlu mengetahui beberapa tanda kucing masuk angin beserta langkah-langkah pencegahannya. Untuk mengetahui lebih jelas tentang tanda-tanda kucing masuk angin dan langkah-langkah pencegahannya, merdeka.com telah melansir informasi dari liputan6.com dan berbagai sumber,.
Berikut ulasan lengkapnya.
Tanda Kucing Masuk Angin
©Wallpoper
Masuk angin pada kucing lebih dikenal sebagai penyakit pada saluran pernapasan atas. Penyakit tersebut umum dialami oleh semua jenis kucing. Untuk penyebabnya, sebagian besar disebabkan karena virus herpes dan calicivirus.
Terdapat beberapa tanda awal saat kucing mengalami penyakit tersebut. Beberapa tanda tersebut, mulai dari bersin, batuk berlebihan, demam, kehilangan selera makan, adanya kotoran hidung di area mata dan hidung, dehidrasi, hingga pernapasan yang dilakukan melalui mulut.
Selain itu, ada pula yang menunjukkan tanda lain, yakni bisul di bagian mata, mulut, dan hidung. Anda dapat membawa ke dokter hewan untuk memeriksakan keadaan kucing serta mengetahui perawatan yang tepat.
Langkah Mencegah Kucing Masuk Angin
©Shutterstock/Tony Campbell
Diet yang Tepat dan Seimbang
Saat musim dingin tiba, kucing kerap kali kurang berolahraga dan umumnya kurang aktif dibandingkan saat musim lainnya.
Apabila mereka selalu di dalam rumah dan jarang bergerak, Anda disarankan untuk tidak memberikan makanan atau suplemen tambahan. Hal ini karena mereka tidak membakar kalori dan untuk menghindari terjadinya obesitas.
Tetapi apabila kucing Anda cenderung berkeliaran jauh dari rumah atau bahkan tinggal di luar, sebaiknya perbesar porsinya untuk dorongan energi ekstra dan menjaga suhu tubuhnya.
Membiarkan Sinar Matahari Masuk
Saat matahari bersinar, sebaiknya segera buka tirai untuk membiarkan sinar matahari masuk ke dalam rumah. Dengan begitu, kucing Anda akan berbaring dan menghangatkan diri di bawah cahaya matahari.
Menutup Jendela Rumah
©2014 Merdeka.com/Shutterstock/MishelVerini
Langkah mencegah kucing masuk angin berikutnya yaitu dengan menutup jendela rumah. Cara ini dapat mencegah kucing agar tidak kedinginan serta menjaga agar suasana tetap hangat dan nyaman bagi mereka dan juga penghuni rumah.
Meletakkan Banyak Selimut
Apabila hewan peliharaan Anda mempunyai sedikit bulu atau tidak memiliki bulu, sebaiknya berikan selimut yang nyaman dan lebih baik. Anda juga dapat memberikan pakaian khusus kucing.
Selimut dapat diletakkan di tempat tidur dan sofa. Dengan demikian, kucing Anda dapat berada di mana saja dengan rasa nyaman dan tidak harus selalu berada di kandang.