LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Sosok Kombes Istri Jenderal Bintang 2, Punya Gelar Luar Biasa di Dunia Pendidikan

Sosok AKBP Rinny Wowor, istri Jenderal bintang 2 yang memiliki gelar luar biasa di dunia pendidikan.

2021-08-02 07:02:00
Polri
Advertisement

Siapa yang tidak mengenal Irjen Yazid Fanani. Mantan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan kini menjabat sebagai Kepala Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdikpol.

Sosoknya dikenal sebagai anggota Polri yang memiliki sederet prestasi dan jabatan cukup mentereng. Terutama saat tengah memegang tongkat komando di Polda Kalsel. Tak hanya itu saja, Irjen Yazid juga dikenal mempunyai seorang istri berpangkat Kombes.

Bahkan, sang istri diketahui memiliki gelar luar biasa di dunia pendidikan. Lantas bagaimana sosok Kombes istri Jenderal Polisi bintang dua ini? Simak ulasan informasinya berikut ini.

Advertisement

Polwan Peraih Gelar Doktor

Istri Irjen Yazid Fanani bukanlah orang sembarangan. Wanita bernama Rinny ini merupakan seorang anggota polisi berpangkat Kombes. Selain itu, dia juga diketahui menjadi polisi wanita pertama yang menyandang gelar doktor program Psikologi.

Advertisement

Foto: Wikipedia ©2021 Merdeka.com

Komisaris Besar Polisi Rinny Wowor meraih predikat tersebut dari Universitas Indonesia.

Ini berkat disertasi yang berjudul 'Budaya Senjang Kekuasaan, Rasa Percaya dan Unjuk kerja: Analisis Mediasi Termoderasi Pengaruh Kepemimpinan Melayani dan Komitmen Afektif Terhadap Unjuk Kerja Petugas Pemolisian Komunitas'.

Kontribusi Besar bagi Polri

Rinny mengatakan, fokus penelitiannya ini mampu memberikan kontribusi cukup besar dari Polri. Sebab, selama Polri tetap mengedepankan crime prevention atau pencegahan, tentu penting dalam pemolisian komunitas.

Dalam hal ini, menurut dia, kontribusi para pelaksananya ini meski diukur. Hal ini dikatakan Rinny dalam acara wisudanya di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/1/2016) lalu.

"Saya dalam hal ini menemukan alat ukurnya, dan menemukan bahwa tidak hanya komitmen dari para pelaksana pemolisian komunitas, tapi juga pemimpinnya juga harus lebih mengedepankan tugas sebagai pelayanan, yaitu kepemimpinan yang melayani, didukung rasa percaya anggota kepada pemimpinnya maka akan menghasilkan hasil kerja para Babin yang optimal. Dampak luasnya, bila anggota polisi sudah bagus, maka akan memberi kontribusi kepada masyarakat," tandasnya.

Alasan Lanjutkan Pendidikan

Rinny juga bercerita mengenai alasan dirinya melanjutkan pendidikan hingga meraih predikat polwan pertama doktor psikologi. Alasannya adalah karena posisinya yang kini bekerja di Biro Psikologi Polri.

"Dalam psikologi tuh semua teori berubah-berubah. Selalu ada yang baru. Kalau saya hanya terjebak pada tugas seperti menyeleksi, memeriksa orang, dan tidak menambah keilmuan kita kasihan organisasi Polri," kata Rinny.

©2016 Merdeka.com

(mdk/tan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.