Seperti Apa Rasanya Daging Ular, Ternyata Enak Hampir Mirip dengan Rasa Makanan ini
Terdapat sebuah warung kaki lima di Jakarta yang menjual sate daging ular sebagai menu utamanya.
Menikmati sate ayam atau kambing mungkin biasa di kalangan masyarakat Indonesia. Namun mengonsumsi sate daging ular masih menjadi salah satu hal yang tak biasa.
Membayangkan kehadiran ular biasanya sudah membuat orang gentar, apalagi mengonsumsinya. Namun terdapat sebuah warung kaki lima di Jakarta yang menjual sate daging ular sebagai menu utamanya.
Makanan ekstrem itu ternyata memiliki banyak penggemar karena rasanya yang unik. Bagaimana rasa dan bentuk sate daging ular? Simak informasi berikut ini.
Memiliki Rasa Seperti Belut
Melansir dari kanal Youtube adesilebah hitam, Rabu (7/6) seorang konten kreator memberanikan diri mencoba kuliner ekstrem yaitu sate ular kobra.
Menurut penuturannya, sate ular kobra memiliki rasa seperti belut dengan tekstur yang alot. Meski begitu banyak orang yang menilai sate tersebut memiliki rasa menyerupai sate ayam maupun kambing.
Setelah mengonsumsi sate ular kobra, penikmat hendaknya tidak meminum teh atau kopi selama 3 jam setelah makan.
Beberapa menu yang biasa disajikan dari daging ular adalah dibuat sup, sate, abon, rendang, hingga kuah lainnya.
Meski dikenal ekstrem, daging ular kobra ternyata memiliki ragam khasiat yang baik bagi kesehatan.
Dalam keterangan video, daging ular bermanfaat untuk menyembuhkan alergi berat, tekanan darah tinggi, stroke, kanker, menghaluskan kulit, membuat kulit tampak lebih cerah dan putih, efektif menghilangkan jerawat dan flek hitam di wajah, menghilangkan alergi di kulit, dan mencegah penuaan dini pada kulit.
Selain daging, empedu kobra sendiri biasa disajikan dengan segelas air putih hangat dan sebuah permen.
Empedu kobra dikonsumsi dengan cara ditelan dan tak boleh dikunyah, karena ia akan mengeluarkan rasa pahit luar biasa jika sampai pecah di mulut. Permen akan menghilangkan rasa pahit dan membantu agar tidak mual.
Lokasi dan Harga Sate Ular
Lokasi sate ular kobra bisa ditemukan di Jalan Mangga Besar, Jakarta Pusat. Ular yang dihidangkan dalam kondisi hidup dan segar sebelum diolah menjadi makanan.
Sepanjang jalanan tersebut banyak warung yang menjual makanan berbahan dasar daging ular.
Satu porsi sate dihargai Rp100 ribu untuk 10 tusuknya. Pembeli akan mendapatkan juga darah dan empedu ular yang disajikan sebelum sate dihidangkan.