LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Senyum Manis Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo Bicara Soal Etika Menuju 2024

Pandam III/Siliwangi berbicara soal pentingnya menjaga komunikasi baik di tahun politik 2024

2023-04-13 11:19:00
Pilpres 2024
Advertisement

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo berbicara soal etika menuju pesta Pemilu di tahun 2024 mendatang.

Hal itu ia sampaikan melalui unggahan di Instagram resmi @kodamsiliwangi. Tulisannya berisi imbauan untuk selalu menjaga komunikasi politik dengan baik dan tidak provokatif. Simak ulasan selengkapnya:

Advertisement

Tulisan Mayjen Kunto Soal Pemilu

Melalui akun @kodamsiliwangi, membagikan potret Mayjen Kunto yang tampak sedang tersenyum menggunakan seragam dinasnya. Ia juga terlihat menggunakan topi dengan logo bintang dua di depan.

Dalam keterangan unggahan, Kunto berbicara soal etika menuju tahun politik Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Advertisement

Instagram/@kodamsiliwangi ©2023 Merdeka.com

"MENJELANG tahun 2024, sebagai tahun politik Indonesia, gegap gempitanya sudah mulai terasa sekarang," tulis keterangan unggahan @kodamsiliwangi.

Pesan Mayjen Kunto

Menurut Kunto, atmosfer pesta politik yang masih akan berlangsung tahun depan sudah terasa sejak saat ini.

Ia juga mengatakan, bahwa komunikasi politik yang terjadi di masyarakat begitu dinamis, fluktuatuf, dan sarat muatan provokatif.

Jika hal itu dibiarkan, maka akan menimbulkan perpecahan yang bisa membuat situasi di tengah masyarakat menjadi tidak kondusif.

"Andai dinamika terus dibiarkan dan provokasi bebas berkembang, jadi ancaman pertahanan keamanan kita. Ini perlu diwaspadai," tulis Kunto.

Imbauan untuk Masyarakat Hadapi Tahun Politik

Mayjen Kunto mengatakan, jika berpolitik itu seharusnya tidak boleh asal bicara. Sebab, ada suara yang harus dipertanggungjawabkan.

"Pada era kini, berkomunikasi politik harus disadari dan didasari dengan kesadaran tinggi terhadap makna kebersamaan dalam persatuan dan kesatuan kebangsaan kita,"

Komunikasi politik yang tidak didasari dengan sikap interpretatif yang baik menurut Kunto sangat rentan membawa perpecahan.

Untuk itu, ia pun berpesan mengenai pentingnya memadukan aspek intrapersonal dari proses kognitif, pengembangan hubungan interpersonal, budaya kelompok dan organisasi, integrasi sosial, dan adaptasi retorika.

(mdk/khu)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.