LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Rokok Ternyata Lebih Berbahaya Daripada Gula, Begini Penjelasan Lengkapnya

Pankreas memproses gula untuk diubah menjadi sumber energi, sedangkan hati memecah alkohol menjadi senyawa yang lebih aman.

Selasa, 25 Mar 2025 09:43:31
yogyakarta
Metode diet menghindari dan menghilangkan konsumsi tambahan gula ataupun alami. (Sumber: Freepik/fabrikasimf). (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Rokok sering kali menjadi fokus dalam kampanye kesehatan karena dianggap sebagai salah satu penyebab utama berbagai penyakit serius. Berbeda dengan zat-zat lain seperti gula, alkohol, dan lemak yang dapat diproses oleh tubuh, rokok mengandung ribuan bahan kimia beracun yang tidak dapat dinetralkan oleh organ mana pun. Berdasarkan berbagai jurnal, rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia, di mana ratusan di antaranya bersifat racun dan sekitar 70 zat diketahui sebagai penyebab kanker (karsinogen). Beberapa zat berbahaya dalam rokok antara lain tar, nikotin, karbon monoksida, arsenik, amonia, dan formaldehida. Misalnya, tar adalah zat lengket yang menumpuk di paru-paru dan merusak jaringan pernapasan. Nikotin, meskipun tidak secara langsung menyebabkan kanker, bersifat adiktif dan membuat perokok sulit untuk berhenti.

Sementara itu, karbon monoksida merupakan gas beracun yang mengurangi kemampuan darah dalam membawa oksigen ke seluruh tubuh. Manusia memiliki sistem untuk mengolah beberapa zat tertentu. Gula diolah oleh pankreas, alkohol dipecah oleh hati, dan lemak dicerna dengan bantuan empedu. Namun, tidak ada organ atau sistem dalam tubuh yang mampu menetralisir racun yang terdapat dalam rokok. Racun-racun ini tidak dapat diurai atau dikeluarkan secara alami, sehingga menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan kerusakan jangka panjang. Racun dari rokok terutama merusak paru-paru dan jantung. Tar yang menumpuk di paru-paru dapat menyebabkan penyakit seperti bronkitis kronis, emfisema, dan kanker paru-paru. Karbon monoksida yang terhirup mengurangi pasokan oksigen ke jantung, meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke. Selain itu, racun dari rokok juga merusak pembuluh darah, menurunkan fungsi kekebalan tubuh, dan meningkatkan risiko kanker di berbagai organ, seperti mulut, tenggorokan, ginjal, dan kandung kemih.

Advertisement

Sebagai perbandingan, zat seperti gula, alkohol, dan lemak dapat diproses oleh tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Gula diolah oleh pankreas menjadi energi, alkohol dipecah oleh hati menjadi senyawa yang lebih aman, dan lemak dicerna dengan bantuan empedu. Meskipun konsumsi berlebihan zat-zat ini juga dapat berbahaya, tubuh setidaknya memiliki mekanisme untuk mengaturnya. Di sisi lain, rokok tidak memberikan kesempatan bagi tubuh untuk melakukan detoksifikasi, sehingga racunnya terus menumpuk dan merusak organ-organ vital. Penulis: Ade Yofi Faidzun

Berita Terbaru
  • YouTube Mute Notifikasi Push dari Kreator Tak Aktif dengan Pengguna Dalam Satu Bulan, Ini Alasannya
  • Khoirudin Dicopot PKS, Paripurna Penggantian Ketua DPRD Jakarta Digelar 30 April
  • Harga Emas di Pegadaian Dijual Lebih Murah Hari Ini, Ada yang Rp1.487.000
  • Tragis, Petani Jerami Meninggal Dunia Tersambar Petir saat Berteduh di Sawah
  • Strategi Bank Indonesia Redam Ancaman Inflasi Usai Kenaikan Harga BBM Non Subsidi
  • bahaya gula tinggi
  • bahaya rokok
  • berita paham
  • konten ai
  • merdekatrend
  • trending ai
  • yogyakarta
Artikel ini ditulis oleh
Editor Desi Aditia Ningrum
S
Reporter Switzy Sabandar, Ramdania El Hida
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.