LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Putri Reema Ungkap Sikap Arab Saudi soal Perang Rusia-Ukraina, Begini Isinya

Pernyataan Putri Reema Bint Bandar soal perang Ukraina-Rusia.

2022-10-21 13:37:00
Ukraina
Advertisement

Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat (AS) Putri Reema Bint Bandar mengungkap sikap Arab Saudi terhadap perang Rusia-Ukraina. Hal tersebut ia sampaikan langsung melalui tulisan dalam lembar fakta yang dibagikan di media sosial.

Lembar fakta itu dirilis menyusul seruan dari Putra Mahkota Mohammed Bin Salman dan Presiden Rusia Volodymyr Zelensky. Keduanya disebut sudah membahas penentangan Saudi terhadap referendum di daerah-daerah yang dikendalikan oleh Moskow untuk menjadi bagian dari Rusia. Berikut ulasannya:

Advertisement

Lembar Fakta Putri Reema

Dalam lembar fakta yang dirilis Putri Reema, ia menegaskan sikap Kerajaan Saudi dalam perang Ukraina dan menyampaikan kecamannya atas upaya Rusia mengambil wilayah yang diduduki. Lembar fakta tersebut dirilis setelah Putra Mahkota Mohammed Bin Salman dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara lewat telfon.

"Selama panggilan dengan Presiden Zelensky pada 14 Oktober, HRH Putra Mahkota menekankan bahwa kerajaan (Arab Saudi) mengutuk aneksasi (penyerobotan wilayah) yang berasal dari komitmennya terhadap prinsip-prinsip yang mengakar dalam piagam PBB dan hukum internasional," tulis lembar fakta dikutip dari laman arabnews.com (21/10).

Disebutkan, bahwa Arab Saudi berkomitmen untuk menghormati kedaulatan negara dan prinsip-prinsip bertetangga yang baik dan ingin membantu menyelesaikan konflik dengan cara damai.

Advertisement

Kecam Tindakan Rusia

Pada 12 Oktober 2022 lalu, Majelis Umum PBB sudah mengeluarkan resolusi menyerukan negara-negara untuk tidak mengakui empat wilayah Ukraina yang diklaim Rusia. Resolusi tersebut menuntut Moskow membalikkan arah pada upaya pencaplokan ilegalnya.

Kerajaan juga memberikan suara untuk mendukung resolusi PBB dan menuntut agar Rusia segera menghentikan penggunaan kekuatannya, dan menarik semua militernya dari wilayah Ukraina pada 2 Maret 2022.

"Sesuai dengan posisi moralnya yang mendukung hukum internasional, piagam PBB, dan kedaulatan dan integritas teritorial negara-negara, termasuk Ukraina," kata Reema.

Pangeran Arab Beri Bantuan

Sebagai salah satu bentuk dukungannya, putra mahkota Arab Saudi juga memberikan bantuan tambahan  senilai $400 juta untuk Ukraina. Dalam lembar fakta, juga menyoroti upaya bantuan mediasi putra mahkota yang telah menghasilkan pembebasan sepuluh tawanan perang dari lima negara, termasuk dua orang Amerika.

"Presiden Ukraina menyampaikan terima kasih dan penghargaannya atas kesiapan HRH untuk melanjutkan upaya mediasinya yang bertujuan untuk penyelesaian krisis, dan berterima kasih kepada Kerajaan atas posisinya yang mapan dan inisiatif kemanusiaannya," tulisnya.

Ia menambahkan, bahwa Arab Saudi juga telah membantu dengan memperpanjang visa pengunjung Ukraina. Arab Saudi telah lebih jauh mendukung upaya bantuan kemanusiaan dengan memberikan bantuan senilai $10 juta kepada Pengungsi Ukraina di Polandia.

Arab Saudi Tegaskan Dukungan ke Ukraina

Terakhir, dalam lembar fakta juga ditegaskan bahwa putra mahkota Arab Saudi telah memberikan dukungan sepenuhnya untuk mengurangi krisis.

Reema menambahkan, bahwa ia menyatakan kesiapan negaranya untuk menengahi antara pihak-pihak yang berkonflik. Termasuk memberi dukungan kuat Kerajaan untuk semua upaya internasional dalam menemukan resolusi politik krisis ini.

(mdk/khu)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.