Penyebab Kutil Tumbuh yang Penting untuk Diketahui, Simak Cara Mengatasinya
Penyebab kutil tumbuh yang harus diketahui
Penyebab kutil tumbuh bisa dikarenakan oleh virus yang membuat keratin atau protein keras di lapisan atas kulit mengalami pertumbuhan secara berlebihan. Kutil sendiri merupakan kondisi di mana muncul sebuah benjolan yang disebabkan oleh virus human papilloma (HPV).
Virus ini dapat menyerang berbagai bagian tubuh, termasuk telapak tangan, kaki, dan kelamin. Virus penyebab kutil biasanya menular melalui kontak fisik dengan penderita kutil atau dari benda yang terkontaminasi.
Kutil muncul dengan bentuk seperti lepuhan padat di kulit. Meskipun kutil umumnya tidak berbahaya, namun kutil dapat mengganggu penampilan dan bisa dengan mudah menular. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasan selengkapnya dilansir dari laman ciputrahospital dan berbagai sumber, Rabu (25/1/2023):
Penyebab Kutil
Kutil muncul setelah bagian kulit terpapar virus HPV sekitar 2 sampai 6 bulan sejak terinfeksi. Munculnya kutil biasanya ditandai dengan benjolan kecil di kulit. Benjolan ini bisa bertekstur kasar atau halus, dengan warna seperti kulit, cokelat, atau hitam.
Virus penyebab kutil dapat ditularkan dengan mudah melalui kontak langsung dari kulit ke kulit, serta menggunakan barang-barang pribadi seperti handuk secara bersamaan.
Penularan kutil dipengaruhi oleh daya tahan tubuh seseorang dalam merespons virus penyebabnya. Dengan kata lain, kutil lebih berisiko terjadi pada orang yang daya tahan tubuhnya lemah.
Maka dari itu, kutil lebih sering menyerang anak-anak dan lansia dengan daya tahan tubuh lemah. Kutil juga lebih rentan dialami oleh penderita HIV/AIDS atau orang yang baru saja menjalani transplantasi organ.
Jenis Kutil Berbahaya
Umumnya, kutil ada kondisi yang tidak berbahaya dan terkadang bisa mudah disembuhkan. Namun, ada beberapa jenis kutil yang cukup berbahaya. Salah satunya kutil kelamin. Hal ini dikarenakan kutil kelamin dapat menular dengan mudah ke orang lain, terlebih jika Anda berhubungan seksual dengan mereka yang memiliki kutil kelamin.
Bahaya lain dari kutil kelamin adalah pada wanita mereka dapat berpotensi terkena kanker serviks, anal, dan vulvovaginal. Sedangkan pada pria, dapat menyebabkan kanker dubur dan kanker kelenjar penis akibat infeksi kutil kelamin.
1. Kutil Biasa
Jenis kutil ini umumnya menyerang lapisan atas kulit, seperti jari, tangan, lutut, dan siku. Benjolan pada kutil biasa memiliki karakteristik:
- Berwarna cokelat atau merah muda
- Bertekstur kasar
- Nyeri saat disentuh
- Terdapat bintik-bintik hitam di sekitarnya
2. Kutil datar (flat wart)
Kutil datar umumnya tumbuh di bagian kulit punggung tangan, wajah, leher, dan kaki. Jenis kutil ini lebih sering dialami oleh anak-anak dan remaja dengan ciri:
- Bertekstur halus
- Berwarna merah muda, cokelat muda, atau kuning
- Bagian atas kutil rata
- Muncul berkelompok atau banyak
3. Kutil Plantar
Kutil plantar merupakan benjolan kecil yang biasanya tumbuh di telapak kaki. Tanda dan gejala yang umum terjadi pada kutil plantar meliputi:
- Kulit di area tumbuhnya kutil terasa keras dan menebal (kalus)
- Terdapat titik-titik hitam di atas kutil akibat penggumpalan darah
- Nyeri di kaki saat berdiri atau berjalan
4. Kutil filiform
Kutil filiform biasanya tumbuh di wajah, leher, kelopak mata, atau bibir. Adapun gejalanya adalah:
- Gatal di kulit yang ditumbuhi kutil
- Kutil berdarah
- Nyeri
5. Kutil periungual
Kutil periungual biasanya tumbuh di bawah atau di sekitar kuku jari kaki dan tangan. Kutil periungual yang kecil umumnya tidak menimbulkan gejala. Sebaliknya, jika kutil periungual berukuran besar, akan muncul gejala berupa:
- Gangguan pertumbuhan kuku
- Kulit di sekitar kuku terbelah
- Kerusakan pada kuku dan kutikula (lapisan kulit di pangkal kuku)
Cara Mencegah Tertular Virus Penyebab Kutil
Karena mudah menular melalui kontak fisik, tentu kita harus memperhatikan beberapa hal agar tidak mudah tertular virus tersebut. Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran virus penyebab kutil, yaitu:
- Tidak menyentuh kutil, baik pada orang lain maupun diri sendiri
- Mencuci tangan secara rutin
- Menjalani vaksinasi HPV
- Menjaga kaki agar tetap kering
- Menggunakan sandal saat berada di tempat yang lembab, seperti kamar mandi dan ruang ganti umum
- Menghindari berbagi penggunaan handuk, alat cukur, penggunting kuku, kaus kaki, dan alas kaki
- Tidak menggigit kuku, karena dapat menimbulkan luka kecil yang dapat menjadi jalan virus masuk ke dalamnya
Cara Menghilangkan Kutil
Ketika kulit mendadak tumbuh terlebih di area sensitif, segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui langkah apa yang bisa diambil. Ada beberapa cara yang biasanya akan dilakukan untuk mengatasi kutil tumbuh, seperti:
1. Perawatan dengan nitrogen cair/cryotherapy
Tindakan ini biasanya sedikit menyakitkan namun, dapat bekerja secara ampuh untuk mengatasi kutil. Saat nitrogen cair diberikan, kutil akan membeku dan menyebabkan lepuhan di bawah dan sekitar kutil Anda. Setelah itu kutil dapat terkelupas dari kulit dalam kurun waktu sekitar seminggu.
2. Perawatan Laser
Laser akan mematikan jaringan yang terinfeksi dan merontokkan kutil. Meskipun begitu, bukti efektivitas metode laser ini masih terbatas dan dapat menimbulkan rasa sakit serta jaringan parut.
3. Obat Oles
Pemberian obat oles bertujuan untuk menghilangkan lapisan kutil sedikit demi sedikit. Jenis obat oles yang dapat diresepkan dokter antara lain asam salisilat dan asam trikloroasetat.
4. Operasi Pembedahan
Tindakan ini akan digunakan oleh dokter ketika kutil Anda tidak merespon pengobatan atau tindakan yang sebelumnya telah diberikan.
Dalam proses operasi, dokter akan memberikan suntikan anestesi, lalu memotong kutil Anda dengan pisau bedah atau membakarnya dengan listrik.