LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Pengertian Demokrasi Beserta Fungsi hingga Jenis-jenisnya, Begini Sejarah Singkatnya

Salah satu bentuk pengaturan mengenai kekuasaan tersebut ialah demokrasi. Singkatnya, demokrasi merupakan gagasan yang cenderung mengatur hak dan kewajiban warga negaranya secara adil dan sama.

2022-11-29 12:22:00
politik
Advertisement

Setiap negara tentu memiliki pandangan hidup atau gagasan yang sama antar satu warga negara dengan lainnya. Dalam hal pengaturan hak dan kewajiban, terdapat istilah politik bagi warga negaranya. Unsur politik memungkinkan suatu negara memiliki sistem kekuasaan yang sah dan dilegitimasi oleh setiap warga negara.

Salah satu bentuk pengaturan mengenai kekuasaan tersebut ialah demokrasi. Singkatnya, demokrasi merupakan gagasan yang cenderung mengatur hak dan kewajiban warga negaranya secara adil dan sama.

Kini, terdapat banyak negara yang mengusung konsep kekuasaan dalam bentuk demokrasi tersebut. Selain Indonesia, negara yang turut menerapkan paham demokrasi adalah Australia, Kanada, Denmark, Swiss, hingga Swedia.

Advertisement

Sejak penggunaannya, demokrasi memiliki sejarah singkat yang perlu diketahui. Selain sejarah di masa lampau, istilah demokrasi juga memiliki fungsi hingga jenis-jenisnya yang dapat dipahami.

Lantas, apa sebenarnya yang disebut dengan istilah demokrasi tersebut hingga makna mendalamnya? Lalu bagaimana sejarah singkat hingga jenis-jenisnya yang perlu diketahui? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (29/11/22), berikut ulasan selengkapnya untuk Anda mengenai pengertian demokrasi hingga jenis-jenisnya.

Advertisement

Pengertian Demokrasi

Sebelum membahas mengenai jenis-jenisnya, terlebih dahulu kita senantiasa dapat mengetahui pengertiannya secara mendalam. Demokrasi sendiri berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari kata demos yang berarti "rakyat" dan kratos yang berarti "pemerintahan".

Istilah harfiahnya, demokrasi dapat diartikan sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Demokrasi diartikan sebagai bentuk atau sistem pemerintahan yang seluruh rakyatnya turut serta memerintah dengan perantaraan wakilnya.

©2021 Liputan6.com/Angga Yuniar

Di masa lampau, demokrasi juga memiliki makna tersendiri bagi sejumlah ahli. Adapun pengertian demokrasi menurut 5 ahli yakni sebagai berikut.

  • Hans Kelsen: Menurut Kelsen, demokrasi adalah pemerintahan oleh rakyat dan untuk rakyat. Kekuasaan negara dipegang oleh wakil-wakil rakyat yang terpilih. Di mana rakyat telah yakin, bahwa segala kehendak dan kepentingannya akan diperhatikan di dalam melaksanakan kekuasaan Negara.
  • C.F. Strong: Demokrasi adalah suatu sistem pemerintahan di mana mayoritas anggota dewan dari masyarakat ikut serta dalam politik atas dasar sistem perwakilan yang menjamin pemerintah akhirnya mempertanggungjawabkan tindakan-tindakannya pada mayoritas tersebut.
  • Abraham Lincoln: Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
  • Charles Costello: Demokrasi merupakan sistem sosial dan politik pemerintahan diri dengan kekuasaan-kekuasaan pemerintah yang dibatasi hukum dan kebiasaan untuk melindungi hak-hak perorangan warga negara.
  • John L. Esposito: Demokrasi adalah kekuasaan dari dan untuk rakyat. Semua warganya berhak untuk berpartisipasi aktif atau mengontrol kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Selain itu, terdapat pemisahan yang jelas antara unsur eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.

Sejarah Singkat Demokrasi

Sejarah mencatat, sistem demokrasi sudah mulai dipraktikkan sejak zaman Yunani kuno. Dengan sistem tersebut, rakyat terlibat langsung dalam pengambilan keputusan, yang berkaitan dengan keberlangsungan sebuah negara.

Jadi, seluruh perkara kenegaraan harus dibicarakan langsung dengan para rakyatnya. Demokrasi murni atau demokrasi langsung adalah sistem yang diusung di zaman tersebut.

Instagram @arsip_indonesia ©2022 Merdeka.com

Ribuan tahun kemudian, pada abad ke-6 SM, bentuk pemerintahan yang relatif demokratis diperkenalkan di negara-negara bagian Athena oleh Cleisthenes pada 508 sebelum masehi.

Kondisi tersebut membuat Cleisthenes dikenal dengan panggilan bapak demokrasi Athena. Saat itu, Athena menganut demokrasi langsung dan memiliki dua ciri utama, yakni pemilihan warga secara acak untuk mengisi jabatan administratif dan yudisial di pemerintahan, dan majelis legislatif yang terdiri dari semua warga Athena.

Seluruh warga Athena (terkecuali wanita, budak, orang asing, pria di bawah usia 20 tahun) memiliki hak dapat berbicara dan memberi suara di majelis Athena.

Meski dibuat oleh majelis, demokrasi di Athena berjalan dengan kontrol langsung dari rakyat. Rakyat akan menyuarakan pendapatnya lewat majelis atau pengadilan untuk membantu kendali politik di Athena.

Fungsi Demokrasi

Secara umum, tujuan demokrasi adalah untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur dengan konsep yang mengedepankan keadilan, kejujuran dan keterbukaan. Pada konsepnya, tujuan demokrasi dalam kehidupan bernegara juga meliputi kebebasan berpendapat dan kedaulatan rakyat.

©Liputan6.com/Faizal Fanani

Sedangkan fungsi demokrasi yakni sebagai berikut.

  1. Sistem politik yang memberikan kekuatan untuk memilih pemimpin rakyat dan pemerintahan secara bebas serta adil dalam pemilihan umum.
  2. Memberikan kebebasan bagi individu sebagai warga negara untuk dapat aktif berpartisipasi di dalam politik dan sebagai warga.
  3. Memberikan perlindungan kepada hak asasi pada warga negara.
  4. Menghasilkan sebuah aturan yang berlaku kepada semua warga negara tanpa ada pandang bulu.

Jenis-jenis Demokrasi

©2021 Liputan6.com/Angga Yuniar

Secara umum, sistem demokrasi terbagi menjadi dua jenis, yaitu sistem demokrasi langsung dan sistem demokrasi perwakilan. Adapun penjelasan lengkapnya yakni sebagai berikut.

1. Demokrasi Langsung

Dalam sistem demokrasi langsung, setiap rakyat berhak memberikan aspirasinya melalui pendapat atau suara dalam menentukan sebuah keputusan. Biasanya, setiap rakyat mewakili dirinya sendiri dalam memilih kebijakan sehingga secara langsung keadaan politik berada di tangan rakyat.

Namun, sistem demokrasi langsung jarang diterapkan di era modern. Hal ini dikarenakan kepadatan penduduk serta kurangnya minat penduduk untuk mempelajari keseluruhan permasalahan politik di negara tersebut.

2. Demokrasi Perwakilan

Jenis kedua dari demokrasi adalah demokrasi perwakilan. Jenis yang satu ini merupakan kebalikan dari demokrasi langsung yang memungkinkan setiap warga dapat memberikan aspirasinya secara langsung.

Dalam sistem demokrasi perwakilan, seluruh rakyat memberikan pendapatnya melalui pemilihan umum dalam memilih wakil rakyat. Setelah terpilih, wakil rakyat tersebut kemudian mengutarakan aspirasi rakyatnya dalam mengatasi permasalahan negara.

 

(mdk/mta)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.