LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

PCR Test Adalah untuk Diagnosis Covid-19, Kenali Perbedaan, Keakuratan Swab & Rapid

PCR test adalah singkatan dari polymerase chain reaction, atau tes reaksi berantai polimerase. Ini adalah tes diagnostik yang menentukan apakah Anda terinfeksi. Dengan menganalisis sampel untuk melihat apakah sampel tersebut mengandung materi genetik dari virus.

2021-03-04 10:06:26
Covid-19
Advertisement

Saat ini, seluruh dunia masih berjibaku melawan wabah virus corona Covid-19. Meski sudah ada pengadaan vaksin, namun tak dapat dipungkiri kebiasaan 3M masih terus digalakkan. Sudah satu tahun Indonesia menghadapi pandemi ini.

Semenjak kemunculannya, masyarakat mulai mencari tahu informasi yang jelas. Sampai mulai mengenal adanya deretan istilah ilmiah, seperti PCR test, Swab dan Rapid. Sebagai tolak ukur pengujian seseorang, apakah telah terinfeksi atau tidak. Beberapa di antaranya memiliki masa kadaluwarsa dan harus dilakukan tes ulang.

Seperti diketahui, PCR test adalah singkatan dari polymerase chain reaction, atau tes reaksi berantai polimerase. Ini adalah tes diagnostik yang menentukan apakah Anda terinfeksi. Dengan menganalisis sampel untuk melihat apakah sampel tersebut mengandung materi genetik dari virus.

Advertisement

Para ahli mengatakan, pengujian diagnostik menjadi salah satu alat kesehatan masyarakat yang paling kuat, untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19. Tes tersebut mengidentifikasi orang-orang yang mungkin membutuhkan perawatan.

Tak sedikit masyarakat yang masih mempertanyakan keakuratannya. Berikut pengertian PCR test adalah untuk mendiagnosis Covid-19, beserta mengenali perbedaan dengan Swab dan Rapid.

Advertisement

PCR Test Adalah

Dokter tunjukkan alat tes swab virus corona berupa Polymerase Chain Reaction diagnostic kit (PCR) ©2020 Merdeka.com

Dilansir dari WebMD dan Clevel and Clinic, PCR Test adalah singkatan dari tes polymerase chain reaction. Dilakukan untuk mendeteksi materi genetik dari organisme tertentu, seperti virus.

Alat ini akan mendeteksi keberadaan virus jika Anda terinfeksi. Tes ini juga dapat mendeteksi fragmen virus bahkan setelah Anda tidak lagi terinfeksi. Tes paling umum yang digunakan untuk mendiagnosis infeksi dengan novel coronavirus, hampir 100 persen efektif jika diberikan dengan benar.

PCR Test untuk Covid-19

Tes PCR untuk Covid-19 adalah tes yang digunakan untuk mendiagnosis orang yang saat ini terinfeksi SARS-CoV-2, yakni virus corona penyebab Covid-19. Tes ini sampai disebut sebagai standar emas" untuk mendiagnosis Covid-19. Karena ini adalah tes yang paling akurat dan andal.

Cara Kerja PCR Test Adalah

Terdapat tiga langkah kunci untuk uji PCR Covid-19, yaitu:

1. Pengumpulan Sampel

Pengumpulan sampel dilakukan dengan menggunakan kapas. Mengumpulkan bahan pernapasan, berupa cairan yang ditemukan di hidung dalam. Sebuah swab berisi ujung lembut pada tongkat panjang dan fleksibel yang dimasukkan ke dalam lobang hidung.

Sebenarnya ada berbagai jenis, termasuk penyeka hidung yang mengambil sampel langsung di dalam lubang hidung. Dan satu lagi, penyeka nasofaring yang masuk lebih jauh ke dalam rongga hidung untuk diambil.

Jenis swab mana pun cukup untuk mengumpulkan bahan untuk PCR test. Setelah pengumpulan, swab disegel dalam tabung dan kemudian dikirim ke laboratorium.

Pemeriksaan Sampel Tes PCR Covid-19 ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

2. Ekstraksi

Ketika teknolog laboratorium menerima sampel, mereka melakukan proses yang disebut ekstraksi. Lalu Ketika teknolog laboratorium menerima sampel, mereka melakukan proses yang disebut ekstraksi (yang mungkin ada).

3. Langkah PCR

Kemudian langkah PCR menggunakan bahan kimia khusus dan mesin PCR, atau disebut siklus termal. Menyebabkan terjadinya reaksi yang menghasilkan jutaan salinan dari sebagian kecil materi genetik virus SARS-CoV-2.

Selama proses ini, salah satu bahan kimia menghasilkan cahaya fluoresen jika terdapat SARS-CoV-2 dalam sampel. Lampu fluorescent ini adalah 'sinyal' yang dideteksi oleh mesin PCR dan software khusus. Digunakan untuk menginterpretasikan sinyal tersebut sebagai hasil tes yang positif.

Kelebihan & Kelemahan Tes PCR

Pemeriksaan Sampel Tes PCR Covid-19 ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Kelebihan PCR Test Adalah

Keunggulan utama PCR test untuk Covid-19 adalah keakuratan dan keandalannya. Ini adalah tes paling akurat yang tersedia untuk deteksi virus corona Covid-19.

Kelemahan PCR Test Adalah

kerugian dari tes PCR Covid-19, karena tes ini mampu mendeteksi materi virus dalam jumlah yang sangat kecil. Sehingga es ini dapat terus mendeteksi fragmen virus SARS-CoV-2 bahkan setelah Anda pulih dari Covid-19 dan tidak lagi menular.

Jadi akan ada kemungkinan Anda terus dites dengan hasil positif. Jika pernah menderita Covid-19 di masa lalu, meskipun sudah tidak dapat menyebarkan virus SARS-CoV-2 ke orang lain.

Perbedaan dengan Tes Covid-19 Lain

Pemain Dari Jendela SMP Jalani Tes, Sumber Foto : Kapanlagi.com

Pada dasarnya ada dua jenis tes untuk Covid-19, yaitu tes diagnostik dan tes antibodi. Tes diagnostik memberi tahu Anda apakah Anda memiliki infeksi Covid-19 aktif saat ini. Sedangkan tes antibodi memberi tahu bahwa Anda sudah terjangkit Covid-19. Terdapat dua jenis, di antaranya:

1. Tes Diagnostik:

PCR Test

Tes ini untuk mengetahui keberadaan materi genetik virus atau fragmennya saat rusak.

Tes Antigen

Tes ini mendeteksi bit protein di permukaan virus yang disebut antigen. Tes antigen biasanya dianggap cepat, hanya memakan waktu 15 hingga 30 menit. Tetapi kurang akurat dibandingkan tes PCR.

Tes antigen cepat, paling akurat jika digunakan dalam beberapa hari sejak gejala mulai muncul, yakni saat jumlah virus yang terbesar ada di tubuh.
Karena tes ini tidak seakurat tes PCR. Jika tes antigen negatif, penyedia layanan kesehatan bisa memesan tes PCR untuk memastikan hasilnya lagi.

2. Tes Antibodi:

Antibody (serology) Test

Tes antibodi ini mendeteksi apakah Anda memiliki respons imun (antibodi) terhadap virus. Ini berarti Anda telah tertular virus dan sistem kekebalan atau antibodi telah melancarkan serangan untuk melawannya. Tes ini mendeteksi antibodi tersebut.

Biasanya diperlukan waktu sekitar satu minggu, setelah terinfeksi. Supaya cukup untuk antibodi berkembang dan dideteksi dalam darah. Oleh karena itu, tes ini tidak boleh digunakan untuk mendiagnosis infeksi aktif.

(mdk/kur)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.