LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

OCD Artinya Adalah Obsessive Compulsive Disorder, Ketahui Gejalanya

OCD adalah gangguan mental dimana penderitanya memiliki pikiran dan dorongan yang tidak dapat dikendalikan untuk melakukan sesuatu secara berulang.

2021-06-17 09:28:00
Ocd
Advertisement

OCD artinya adalah Obsssive-Compulsive Disorder atau sejenis gangguan mental di mana penderitanya memiliki pikiran dan dorongan yang tidak dapat dikendalikan (obsesi) untuk melakukan sesuatu secara berulang-ulang (kompulsi). OCD bukan tentang kebiasaan seperti menggigit kuku atau memikirkan pikiran negatif.

Kebiasaan kompulsif bisa dicontohkan saat seseorang merasa harus mencuci tangan tujuh kali setelah menyentuh sesuatu yang dianggap kotor. Meskipun penderitanya mungkin tidak ingin memikirkan atau melakukan hal-hal ini, namun hal tersebut akan dilakukan secara otomatis.

Kelainan ini tentu bisa mengganggu penderitanya dengan menimbulkan perasaan gelisah, cemas, khawatir, takut, dan menuntut hal yang sama berulang kali. Perilaku ini akan terus dilakukan penderitanya hingga keinginan dari pikiran mereka terpenuhi. Lantas, apa sebenarnya penyebab dari OCD? Simak ulasan selengkapnya dilansir dari laman webmd dan berbagai sumber, Kamis (17/6/2021):

Advertisement

Mengapa Orang Bisa Menderita OCD?

www.newsms.fm

Advertisement

Setiap orang sebenarnya memiliki pemikiran yang terkadang berulang. Namun, orang dengan OCD memiliki pikiran dan tindakan di luar kendalinya. Hal itu tentu saja akan mengganggu kehidupan, pekerjaan, kehidupan sosial, dan lain sebagainya.

Sementara itu, penyebab dari OCD sendiri belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa ahli menduga jika gangguan ini terjadi akibat adanya masalah pengiriman informasi pada bagian otak yang satu dengan lainnya, atau mungkin juga bisa disebabkan oleh masalah stress yang berat. Faktor turunan genetik dari keluarga, serta kecelakaan psikologis masa lalu juga bisa memicu seseorang mengalami OCD.

Jenis dan Gejala OCD

OCD datang dalam berbagai bentuk, tetapi kebanyakan kasus jatuh ke dalam setidaknya satu dari empat kategori umum:

  • Memeriksa, seperti kunci, sistem alarm, oven, atau sakelar lampu, atau mengira Anda memiliki kondisi medis seperti kehamilan atau skizofrenia
  • Kontaminasi, ketakutan akan hal-hal yang mungkin kotor atau dorongan untuk membersihkan. Kontaminasi mental melibatkan perasaan seperti Anda telah diperlakukan seperti kotoran.
  • Simetri dan keteraturan, kebutuhan untuk mengatur sesuatu dengan cara tertentu
  • Perenungan dan pikiran yang mengganggu, obsesi dengan garis pemikiran. Beberapa dari pikiran ini mungkin keras atau mengganggu.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, gejala yang ditemukan pada penderita OCD adalah sering merasa resah, takut, khawatir dengan hal-hal sekitar, dan sering berpikiran negatif. Di bawah ini beberapa contoh penjelasan lengkap gejala dan tipe yang bisa ditemukan pada penderita OCD:

1. Washer

Gejala satu ini merupakan gejala umum yang paling sering dialami. Jika Anda merasa tidak pernah merasa bersih ketika mencuci tangan sehingga mendorong diri untuk melakukan berulang kali, bisa jadi Anda menderita OCD.

Penderita OCD dengan gejala ini selalu takut akan terkontaminasi dengan bakteri, kuman, dan kotoran. Penderita umumnya akan mencuci tangan atau bagian tubuhnya yang dirasa kotor secara berulang kali.

Penderita OCD tidak segan untuk membersihkan rumah, tubuh, dan apapun yang mereka takuti kotor, demi memenuhi kenginan kompulsifnya. Gejala seperti ini akan terus terjadi karena adanya dorongan kuat dalam pikiran penderita.

2. Checker

Gejala OCD yang satu ini menyerang penderitanya untuk selalu memeriksa sesuatu berulang kali. Pada tipe ini, umumnya tidak berbeda dengan penderita tipe washers. Penderita OCD akan melakukan pengecekan berulang kali kepada hal, benda, atau barang yang berbahaya.

Misal, ketika akan pergi mereka akan berulang kali mengecek kunci rumah, kompor, lampu, dan benda berbahaya lainnya di rumah. Para penderita merasa bahaya selalu mengintai, dan jika terjadi sesuatu yang bersifat celaka mereka tak segan menyalahkan dirinya sendiri.

3. Symmetry dan Orderliness

Untuk tipe ini, penderitanya mengalami fokus da keharusan untuk mengatur setiap hal secara berurutan, rapi, simetris, dan sejajar. Contohnya Anda tidak akan suka jika barang yang telah Anda rapikan disentuh dan diubah posis nya oleh orang lain. Perilaku ini akan selalu menuntut Anda untuk menghasilkan pikiran yang sama dan berulang.

4. Hoarding

Hoarding merupakan gejala di mana penderitanya suka atau berkeinginan untuk mengumpulkan barang-barang bekas yang ditemukan. Mereka berpikiran bahwa barang itu penting dan akan berguna baginya ke depannya. Jika di dalam rumah atau ruangan Anda banyak barang dan terasa penuh, bisa jadi Anda salah satunya.

Apakah Penderita OCD Sadar Akan Perilakunya?

Banyak orang yang menderita OCD tahu bahwa pikiran dan kebiasaan mereka tidak masuk akal. Mereka melakukannya bukan karena mereka menikmatinya, tetapi karena mereka tidak bisa berhenti. Dan jika mereka berhenti, mereka merasa sangat buruk sehingga mereka akan memulai kebiasaan itu lagi.

Pikiran obsesif dapat mencakup:

  • Khawatir tentang diri sendiri atau orang lain yang terluka
  • Kesadaran konstan berkedip, bernapas, atau sensasi tubuh lainnya
  • Kecurigaan bahwa pasangan tidak setia, tanpa alasan untuk mempercayainya

Kebiasaan kompulsif dapat mencakup:

  • Melakukan tugas dalam urutan tertentu setiap kali atau beberapa kali
  • Perlu menghitung sesuatu, seperti langkah atau botol
  • Takut menyentuh gagang pintu, menggunakan toilet umum, atau berjabat tangan

Pengobatan OCD

Hingga kini sebenarnya tidak ada obat asti untuk menyembuhkan OCD. Tetapi Anda mungkin dapat mengelola gejala yang dialami melalui terapi dan kombinasi perawatan, meliputi:

1. Psikoterapi. Terapi perilaku kognitif dapat membantu mengubah pola berpikir Anda. Dalam bentuk yang disebut pencegahan paparan dan respons, dokter Anda akan menempatkan Anda dalam situasi yang dirancang untuk menciptakan kecemasan atau memicu kompulsi. Anda akan belajar untuk mengurangi dan kemudian menghentikan pikiran atau tindakan OCD Anda.

2. Relaksasi. Hal-hal sederhana seperti meditasi, yoga, dan pijat dapat membantu mengatasi gejala OCD yang membuat stres.

3. Pengobatan. Obat psikiatri yang disebut inhibitor reuptake serotonin selektif membantu banyak orang mengendalikan obsesi dan kompulsi.

4. Neuromodulasi. Dalam kasus yang jarang terjadi, ketika terapi dan pengobatan tidak cukup membuat perbedaan dokter Anda mungkin berbicara kepada Anda tentang perangkat yang mengubah aktivitas listrik di area tertentu di otak Anda. Satu jenis, stimulasi magnetik transkranial, disetujui FDA untuk pengobatan OCD. Pengobatan ini dilakukan dengan menggunakan medan magnet untuk merangsang sel-sel saraf.

5. TMS (stimulasi magnetik transkranial). Unit TMS adalah perangkat non-invasif yang dipegang di atas kepala untuk menginduksi medan magnet. Ini menargetkan bagian tertentu dari otak yang mengatur gejala OCD.


(mdk/khu)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.