LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Obat Cacing untuk Kucing yang Ampuh Lengkap dengan Harga

Obat cacing untuk kucing yang bisa dibeli di klinik atau pet shop, ketahui gejala dan penyebab cacingan.

2021-07-03 10:00:00
Cacingan
Advertisement

Obat cacing untuk kucing sebenarnya bisa dengan mudah dibeli di klinik biasa. Cacingan pada hewan peliharaan termasuk kucing merupakan satu hal yang cukup umum terjadi. Bahaya cacingan pada hewan peliharaan masih tetap mengintai meski pemilik sudah memperhatikan jenis makanan yang di konsumsi kucing.

Itulah sebabnya dianjurkan untuk memberi obat cacing pada kucing secara rutin dalam kurun waktu beberapa bulan sekali. Cacingan pada kucing biasanya diobati dengan obat resep yang diberikan oleh dokter hewan. Namun, ada juga beberapa obat cacing yang dijual bebas dan sering direkomendasikan oleh para dokter hewan.

Berikut beberapa daftar obat cacing untuk kucing yang ampuh sesuai dengan gejalanya. Simak ulasan selengkapnya dilansir dari berbagai sumber, Jumat (2/7/2021):

Advertisement

Penyebab Kucing Cacingan

Sebelum membahas tentang obat cacingan untuk kucing, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu apa saja penyebab dari kucing cacingan. Selain memastikan makanan dan nutrisi, jadwal vaksinasi, serta perawatan tubuh, Anda juga perlu mencegah terjadinya infeksi parasit.

Cacingan pada kucing biasaya disebabkan karena parasit gastrointestinal. Anda harus memahami bagaimana parasit ini menginfeksi kucing, bersama dengan pencegahan dan perawatannya. Adapun penyebab kucing cacingan paling umum, diantaranya:

Advertisement
  • Menelan larva dari ASI (anak kucing)
  • Makanan yang terinfeksi
  • Memiliki kutu dan tak sengaja menelannya
  • Terjangkit cacing atau larva dari feses saat berada di luar
  • Kontak dengan siput atau lungworm

Namun, sebenarnya cacingan pada kucing paling sering disebabkan melalui kutu. Cacing pita ditularkan ke kucing oleh kutu. Kutu yang belum matang menelan telur cacing dan infeksi ditularkan ke kucing ketika menelan kutu yang terinfeksi.

Sementara itu, larva cacing gelang mulai dengan menginfeksi saluran usus kucing, tetapi mereka dapat menggali jalan ke jaringan dan organ lain. Maka dari itu penting bagi pemilik kucing untuk memastikan peliharaan Anda terbebas dari kutu.

Gejala Kucing Cacingan

Penyakit cacingan pada kucing bisa memengaruhi saluran pencernaan dan usus. Beberapa akan terlihat keluar bersamaan dengan kotoran kucing atau di sekitar ekor kucing. Maka, para pemilik kucing harus waspada terhadap tanda-tanda cacing yang terlihat. Gejala kucing cacingan di antaranya:

  • Perut kembung
  • Penurunan berat badan namun perut buncit
  • Bulu kasar
  • Diare
  • Muntah
  • Kelesuan
  • Tulang punggungnya menonjol
  • Menyeret pantat mereka ke tanah

Jika Anda melihat salah satu dari beberapa gejala di atas, segera hubungi dokter hewan untuk memeriksakan kucing. Atau, Anda dapat memberikan obat cacing yang dijual di petshop sesuai rekomendasi. Pastikan untuk memberikan obat cacing yang disesuaikan dengan berat tubuh kucing Anda.

Risiko Kucing Cacingan

Meskipun semua kucing bisa terinfeksi cacing, ada beberapa sub-kelompok tertentu yang lebih rentan terhadap infeksi ini. Yang termasuk adalah anak kucing yang masih sangat muda, dan dapat tertular cacing melalui ASI.

Ataupun untuk kucing luar yang secara teratur bersentuhan dengan tikus, kucing yang hidup dalam kondisi yang ramai dan kucing yang hidup dengan anjing atau hewan lain yang dapat meningkatkan risiko.

Bagi kucing rumahan, mereka dapat terinfeksi cacing apabila pemilik tidak teratur dalam menangani pembersihan litterbox atau kotak pasir wadah kotoran kucing.

Obat Untuk Kucing Cacingan

1. Drontal Cat

©2021 Merdeka.com


Drontal Cat merupakan obat cacingan untuk kucing yang cukup umum digunakan. Drontal Cat bisa membasmi cacing pada sistem pencernaan si kucing secara optimal. Produk ini banyak digunakan oleh pecinta kucing yang ingin mengobati hewan peliharaannya dari serangan cacing parasit.

Adapun dosis yang bisa diberikan untuk kucing seperti:

- Berat badan 4 kg: 1 tablet
- Berat badan 2 kg: ½ tablet
- Berat badan 6 kg: 1 ½ tablet

Obat cacing ini bisa Anda berikan kepada kucing setiap 3 bulan sekali pada waktu si kucing sudah beranjak dewasa. Untuk harganya sendiri, kurang lebih Rp18 ribu.

2. Pet Derm

©2021 Merdeka.com

Selain Drontal, obat cacingan kucing satu ini juga disebut mampu mengatasi berbagai jenis parasit seperti cacing pita, cacing tambang, cacing gelang, hingga cacing cambuk yang ada pada sistem pencernaan kucing.

Bahan aktif pada obat cacing kucing Pet Derm ini adalah praziquantel, pyrantel, dan febantel yang dikenal mampu merusak kulit parasit. Dosis penggunaan yang bisa diberikan adalah:

- 1 tablet per 10 kg berat badan
- Kurang dari 2kg = 1/4 tablet
- Kurang dari 2-5 kg = 1/2 tablet
- Kurang dari 6-10 kg= 1 tablet

Perlu diingat, setelah konsumsi pertama, berikan lagi obat cacing ini satu minggu kemudian, lalu setelahnya dua minggu kemudian. Hindari pemberian obat ini untuk anak kucing yang belum berusia minimal 4 minggu.

Sama seperti Drontal, Anda juga bisa memberikan obat ini setiap 3 bulan sekali untuk pencegahannya. Anda bisa membeli obat Pet Derm dengan harga Rp18 ribu.

3. ALBENWORM Cat Syrup

Obat cacingan satu ini terdiri dari dua jenis, yakni tablet dan sirup. Obat ini ampuh membasmi cacing parasit pada kucing, seperti cacing pita, cacing hati, cacing paru, cacing tambang, hingga cacing gilig. Untuk aturan dosisnya seperti:

- Kucing dewasa: Gunakan 2,5 ml (1,5 sendok teh) per 10 kg berat badan kucing dewasa
- Anak kucing: Gunakan 1/2 sendok teh untuk kucing berbobot 5 kg berat badan

Cara mengonsumsinya, berikan obat dua kali sehari dan diulang setiap 2-3 bulan sekali. Untuk harganya sedikit lebih mahal dibandingkan 2 di atas yakni sekitar Rp30 ribu.

4. Wormix

Wormix adalah obat cacingan jenis tetes. Obat tetes ini memiliki keunggulan lebih mudah diserap oleh lambung kucing. Untuk pencegahan, Anda bisa memberikannya tiap 2 bulan sekali.

Namun, jika ingin mengobati sakit cacingan berat, Anda bisa berikan obat ini setiap hari selama 3 hari berturut-turut dengan aturan 2-3 jam sebelum makan. Harganya sekitar Rp25 ribu. Untuk dosis penggunaan yang tepat adalah sebagai berikut:

- Berat badan 0.5-1 kg: 1 sdt
- Berat badan 2 kg: 10 ml
- Berat badan 3 kg: 20 ml
- Berat badan 4 kg: 30 ml atau 1 botol

5. Catyzole Drop

©2021 Merdeka.com

Sama seperti jenis obat lainnya, Catyzole Drop juga dapat membantu membasmi cacingan pada kucing. Berikan obat ini 2 jam sebelum kucing Anda makan. Untuk mengobati kucing yang mengalami cacingan parah bisa diberikan sebanyak 3 kali sehari. Anda bisa mendapatkan obat satu ini di pet shop atau klinik hewan terdekat dengan harga kisaran Rp20 ribu. Dosis pemakaiannya adalah sebagai berikut:

- Berat badan 3 kg: ½ sdt
- Berat badan 6 kg: 1 sdt
- Berat badan 12 kg: 15 ml atau ½ botol


(mdk/khu)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.