Niat Ganti Puasa Wajib dan Tata Caranya yang Sesuai dengan Syariat Islam
Salah satu kewajiban yang harus dilakukan sebelum masuk bulan Ramadhan adalah melunasi utang puasa tahun sebelumnya. Berikut ini informasi tentang niat ganti puasa wajib dan tata caranya
Bulan Ramadhan akan segera datang. Salah satu kewajiban yang harus dilakukan sebelum masuk bulan Ramadhan adalah melunasi utang puasa Ramadhan tahun sebelumnya dengan cara melakukan qadha. Oleh karena itu, niat ganti puasa wajib ini penting untuk diketahui.
Jika ingin mengganti puasa Ramadhan maka tata cara yang dilakukan pun harus sama dengan tata cara yang dilakukan saat puasa wajib. Salah satu contohnya adalah niat yang wajib dilafalkan pada malam sebelumnya. Hal itu berbeda dengan puasa sunnah yang membolehkan niat dilakukan pada hari yang sama.
Melansir dari berbagai sumber, berikut ini merdeka.com merangkum informasi tentang niat ganti puasa wajib dan tata caranya yang sesuai dengan syariat Islam, dilansir dari berbagai sumber. Simak informasinya sebagai berikut.
Niat Ganti Puasa Wajib
Melansir dari laman NU Online orang yang meninggalkan puasa di bulan Ramadhan haruslah mengganti puasa wajib tersebut di luar bulan Ramadhan. Niat yang dilakukan pun haruslah pada malam sebelumnya. Syekh Sulaiman Al-Bujairimi menuliskan dalam kitab Hasyiyatul Iqna’ yang artinya:
"Disyaratkan memasang niat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Syarat ini berdasar pada hadits Rasulullah SAW, ‘Siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.’ Karenanya, tidak ada jalan lain kecuali berniat puasa setiap hari berdasar pada redaksi zahir hadits," (Lihat Syekh Sulaiman Al-Bujairimi, Hasyiyatul Iqna’, [Darul Fikr, Beirut: 2007 M/1428 H], juz II).
Adapun bacaan niat ganti puasa wajib yang perlu dilafalkan pada malam sebelumnya ketika hendak mengganti puasa Ramadhan di luar bulan Ramadhan adalah sebagai berikut:
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’I fardhi syahri Ramadhāna lillaahi ta‘aala.
Artinya, "Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT".
Tata Cara Ganti Puasa Wajib di Luar Bulan Ramadhan
©blogspot.com
Setelah mengetahui niat ganti puasa wajib, selanjutnya, Anda juga perlu mengetahui tata cara ganti puasa wajib di luar bulan Ramadhan. Berikut ini adalah tata caranya:
1. Dianjurkan Berurutan
Ketika melaksanakan puasa qadha atau ganti puasa wajib, maka dianjurkan untuk melakukannya secara berurutan apabila yang ditinggalkan saat ramadhan juga berurutan. Ketentuan ini tidak mengikat dan boleh saja jika dilakukan dengan cara selang-seling.
2. Mengganti Semua Utang Puasa
Tata cara kedua adalah seorang yang meninggalkan puasa Ramadhan harus menggantinya sesuai dengan jumlah puasa yang ditinggalkan. Jika meninggalkan puasa 7 hari maka utang puasa yang dibayarkan haruslah sebanyak 7 kali.
3. Mengucapkan Niat
Tata cara selanjutnya ketika hendak melaksanakan qadha puasa adalah mengucapkan niat yang ikhlas dan benar. Niat boleh dilafalkan atau dibaca di dalam hati. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa niat ganti puasa wajib harus dilakukan pada malam hari sebelum masuk hari di mana akan dilakukan puasa.
4. Menghitung Jumlah Utang
Penting bagi orang yang meninggalkan puasa Ramadhan untuk menghitung semua jumlah puasa yang ditinggalkan. Jika jumlah puasa yang ditinggalkan tidak diketahui atau lupa, maka wajib untuk melakukan puasa qadha dengan mengambil jumlah terbanyak dari hari yang ditinggalkan.
Hal tersebut bertujuan agar puasa qadha yang dilakukan dengan penuh dan tenang tanpa khawatir kurang.
5. Memperbanyak Ibadah
Ketika melakukan ibadah puasa pengganti Ramadhan maka ada baiknya untuk memperbanyak ibadah di hari tersebut. Jika ada waktu luang di siang hari maka dianjurkan untuk mengisi waktu tersebut untuk beribadah dan memperbanyak pahala.
6. Berdoa Buka Puasa
Terakhir, ketika hari menjelang maghrib maka wajib melakukan buka puasa. Adapun bacaan buka puasa yang benar adalah sebagai berikut:
Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa‘alaa rizqika afthortu birohmatika yaa rhamar roohimin.
Artinya: Ya Allah, karena Mu aku berpuasa dan dengan Mu aku beriman, hanya kepada Mu lah aku beriman dan dengan rezeki Mu, maka aku berbuka puasa, dengan rahmat dari Mu ya Allah Tuhan yang Maha Pengasih.
Tips Agar Ganti Puasa Wajib Berjalan Lancar
©Shutterstock.com
Jika Anda sudah mengetahui niat dan tata caranya ganti puasa wajib, maka berikut ini adalah tipsnya agar puasa berjalan lancar.
1. Makan tidak terlalu banyak dan sedikit demi sedikit.
2. Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan baik.
3. Mengonsumsi protein yang cukup.
4. Melakukan olahraga ringan.
5. Tidak makan berlebihan ketika berbuka puasa.
6. Menjalankan rutinitas seperti biasa atau menambahkan ibadah-ibadah sunnah.