LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Memori Lawas Penjual Soto di Surabaya Tahun 1900-an, Pikulannya Curi Perhatian

Sebuah potret memperlihatkan memori lawas seorang penjual soto yang ada di kota Surabaya mencuri perhatian. Diketahui, potret tersebut berhasil diambil pada tahun 1900-an silam.

2021-03-29 12:47:00
Sejarah Indonesia
Advertisement

Indonesia merupakan salah satu negara yang banyak mengukir sejarah. Mulai dari sejarah meraih kemerdekaan, peninggalan situs, hingga cerita legenda yang begitu melekat di hati setiap penduduknya.

Baru-baru ini beredar sebuah potret memperlihatkan memori lawas seorang penjual soto yang ada di kota Surabaya. Diketahui, potret tersebut diambil pada tahun 1900-an silam.

Pikulan yang begitu khasnya pun juga sangat mencuri perhatian. Berikut ulasan potretnya.

Advertisement

Penjual Soto di Surabaya pada Era 1900-an

Sebuah potret memori bersejarah menjadi sorotan. Kali ini memperlihatkan seorang penjual soto yang ada di jalanan Surabaya di era 1900-an.

Advertisement

Twitter/©2021 Merdeka.com

Dijelaskan dalam unggahan akun Twitter @potretlawas, bahwa memori tersebut berhasil didapatkan dari arsip Leiden University Library.

Pria Berasal dari Madura

Diketahui pria penjual soto yang terekam dalam potret tersebut berasal dari Madura. Memang keberadaan orang Madura sebagai penjaja soto di Surabaya sudah bisa ditelusuri sejak akhir abad ke-19. Hal tersebut dapat diketahui dari seorang wartawan yang sudah memberitakan tentang kejadian tabrakan dokar dan pria Madura penjual soto di Surabaya.

"Nieuwe Vorstenlanden 16 Sep 1885 ini misal, mewartakan tabrakan dokar dan seorang Madura penjual soto di Surabaya yang berujung ganti rugi 1,50 gulden," tulis keterangan akun sebagai keterangan.

Pikulan Khas

Dalam potret tersebut nampak bahwa penjual soto pada masa lampau menjajakan jualannya dengan menggunakan sebuah pikulan. Pikulannya pun begitu khas dengan dua sisi kanan dan kiri, berisi arang untuk memanaskan soto dan juga bahan-bahannya.

Twitter/potretlawas ©2021 Merdeka.com

Di masa lampau, memang penjual soto identik dengan pikulannya. Berbeda dengan zaman sekarang yang sudah bisa menjual dengan gerobak atau bahkan sudah memiliki sebuah kedai.

Reaksi Netizen

Potret memori lawas memperlihatkan seorang pria Madura penjual soto di jalanan Surabaya dengan pikulannya yang khas itu kemudian mencuri perhatian netizen. Banyak dari mereka yang kemudian memberikan reaksi lewat ragam komentar.

"Mantep soto madura," tulis akun @Jolanggg.

"Dulu, waktu SD sering banget makan soto khas Madura yang depan Tanser. Pas balik terakhir 2018, smpet nyari-nyari, ehh taunya udah pindah. Sekarang malah dipake jualan es kelapa," timpal @mamxiy.

"Madura paling top jadi pedagang kuliner daerah," lanjut @ilhmrchm.

"Berarti pikulan gini emang ciri khas orang jualan soto madura yak," komentar @msaidah12.

(mdk/bil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.