Manfaat Hand Sanitizer Beserta Bahayanya Bagi Tubuh, Bisa Bikin Kanker
Beberapa produk hand sanitizer mengandung senyawa seperti gliserol untuk mencegah kulit kering. Kemudian yang versi non-alkohol mengandung benzalkonium klorida atau triclosan.
Hand sanitizer merupakan barang yang selalu dibawa oleh sebagian orang. Barang ini digunakan sebagai pencuci tangan yang praktis. Selain itu hand sanitizer dianggap mampu membunuh 99,9 persen kuman.
Selain untuk membersihkan tangan, hand sanitizer memiliki banyak manfaat. Beberapa produk hand sanitizer mengandung senyawa seperti gliserol untuk mencegah kulit kering. Kemudian yang versi non-alkohol mengandung benzalkonium klorida atau triclosan.
Meski begitu, terlalu sering menggunakannya bisa berbahaya bagi tubuh. Berikutmannfaat hand sanitizer :
Manfaat Hand Sanitizer
Pengganti Deodoran
Deodorant menjadi penyelamat bau badan yang bersumber dari ketiak, apalagi jika keringat sedang diproduksi lebih banyak. Jikalau Anda lupa memakai deodoran atau sedang kehabisan stok, pakailah hand sanitizer untuk membuat ketiak Anda tetap segar.
Balurkan hand sanitizer secukupnya pada ketiak, kemudian tunggu cukup kering. Supaya cairannya tidak lengket di baju.
Pengganti Dry Shampoo
Hand sanitizer selain bermanfaat sebagai pengganti deodoran, ternyata juga bisa menjadi pengganti dry shampoo. Biasanya Anda menggunakan dry shampoo ketika tidak ada waktu untuk keramas dan kepepet ketika rambut lepek.
Gunakanlah secukupnya hand sanitizer untuk mendapatkan rambut yang terasa segar dan bersih. Caranya, usap pada telapak tangan lalu ratakan dengan jari-jari ke seluruh rambut Anda sambil memijatnya. Bisa juga menggunakan hand sanitizer semprot.
Menghapus Noda Tinta dan Spidol Permanen
Noda tinta dan spidol permanen di baju seringkali mengganggu kebersihan pakaian Anda. Manfaat hand sanitizer ini akan sangat membantu Anda memecahkan masalah di baju. Caranya juga mudah, selama tinta dan spidol belum terlalu kering lama beberapa hari.
- Letakkan tisu atau kertas tak terpakai di bawah kain. Supaya tidak menular ke kain di sisi lain.
- Semprot atau oleskan hand sanitizer pada noda tinta atau spidol permanen. Diamkan sejenak baru digosok dengan kain atau tisu.
- Lakukan cara ini beberapa kali untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Noda akan hilang dengan sendirinya, baru cuci baju atau kain Anda seperti biasa.
Membersihkan Perabotan Logam
Hand sanitizer bisa membantu membersihkan perabotan yang terbuat dari logam. Caranya cukup oleskan pada perabotan di rumah, seperti permukaan setrika, catok rambut, sendok, pisau, dan garpu.
Menghilangkan Bekas Plester
Hand sanitaizerbisa dimanfaatkan sebagai penghilang residu perekat yang lengket.
Bekas kotoran yang tidak segera dibersihkan akan menghitam dan membuat tidak enak dilihat. Oleskan hand sanitizer pada furniture, piring baru, kulit karena plester luka, atau barang lain yang memiliki bekas plester.
Membersihkan Perangkat Gadget dan Komputer
Ada saja mikroorganisme kecil seperti bakteri yang bersarang di barang-barang yang selalu dipakai. Pasti ada kotoran yang menempel pada keyboard, mouse, layer HP, touchpad, dan ada juga di dudukan toilet.
Jika Anda ingin menumpas sarang kuman dan bakteri tersebut, manfaatkanlah hand sanitizer sebagai penyelamat. Proses sterilisasi menjadi lebih cepat dan mudah. Cukup basahi tisu atau kain dengan hand sanitizer, kemudian gosokkan perlahan pada bagian yang hendak dibersihkan. Lalu diamkan mengering dengan sendirinya.
Bahaya Hand Sanitizer
Menurunkan Imunitas
Jika Anda terlalu sering menggunakan hand sanitizer, malah mampu menurunkan kekebalan tubuh terhadap penyakit. Kandungan triclosan atau triclocarbon bisa membunuh bakteri baik di tubuh yang seharusnya memerangi bakteri jahat. Hal itu bisa membuat tubuh Anda mudah terserang infeksi.
Penggunaan bahan kimia dari hand sanitizer dalam jangka panjang berisiko menyebabkan gangguan pada fungsi jantung dan otot kerangka. Efek sampingnya memang tidak kentara secara langsung, namun bahayanya akan terasa 3 atau 5 tahun kemudian.
Kandungan Kimia Berbahaya
Beberapa komposisi bahan dasar hand sanitizer berbahaya bagi tubuh. Salah satunya endoscrine disruptors, bahan kimia yang bisa mengganggu sistem endokrin tubuh dan perkembangan kurang baik pada reproduksi, saraf, dan kekebalan tubuh.
Kemudian pewangi buatan pada hand sanitizer didapat dari senyawa kimia sintetis yang disebut phtalate. Phthalate merupakan cairan tidak berbau dan agen pelarut minyak wangi, semprotan parfum, gel, dan sebagainya.
Kandungan phthalate bisa menyebabkan gangguan endokrin, toksisitas perkembangan janin, penurunan motilitas (gerak), sistem reproduksi, alergi, asma, diabetes, hingga kanker.
Bakteri Kebal Antibiotik
Sebenarnya tubuh manusia secara otomatis mampu menyerang bakteri, jamur, dan virus yang datang. Penggunaan hand sanitizer yang terlalu sering juga tidak baik, karena antibiotic yang seharusnya efektif melawan bakteri.
Kandungan triclosan dari hand sanitizer berfungsi sebagai antibakteri dipercaya oleh para pakar medis, berperan besar membuat bakteri menjadi kebal terhadap antibiotic.
Itulah beberapa manfaat hand sanitizer dan bahanya bagi tubuh yang patut diwaspadai. Gunakanlah hand sanitizer secukupnya dan sesekali saja. Mencuci tangan menggunakan air dan sabun lebih efektif daripada gel pembersih tangan.