LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Kisah Pilu Kakek Tua Jualan Pempek, Rela Jalan Kaki 5 Kilometer Demi Hidupi Keluarga

Di usianya yang sudah tak lagi muda, kakek Efendi harus terus memperjuangkan hidupnya. Bahkan ia rela berjalan kaki hingga berkilo-kilometer demi mendapatkan rezeki untuk menyambung hidupnya.

2020-11-09 11:20:00
Kisah Pilu
Advertisement

Hampir seluruh orang di dunia ini mengharapkan dapat menikmati masa tuanya dengan tenang di usia senja. Namun tidak semua orang bisa mendapatkan hal tersebut.

Seperti seorang kakek tua satu ini yang harus menjalani pilunya kehidupan. Di usianya yang sudah tak lagi muda, kakek Efendi harus terus memperjuangkan hidupnya.

Bahkan ia rela berjalan kaki hingga berkilo-kilometer demi mendapatkan rezeki untuk menyambung hidupnya. Berikut ulasannya.

Advertisement

Jualan Pempek

Seorang kakek tua bernama Efendi (84), terpaksa harus menjalani pilunya hidup di usia senjanya. Hal tersebut lantaran kakek Efendi mengalami keterbatasan ekonomi.

Advertisement

Instagram/@rumahyatim ©2020 Merdeka.com

Seperti terlihat dalam unggahan akun Instagram @rumahyatim, kakek Efendi mencari rezeki dengan cara menjual Pempek. Kakek Efendi biasanya mendapatkan Pempek tersebut dari orang lain untuk dijual kembali.

Jalan Kaki 5 Kilometer

Di masa tuanya saat ini, hanya dengan cara berjualan Pempek lah yang bisa dilakukan oleh kakek Efendi agar istri dan anaknya bisa makan. Bahkan kakek lansia yang masih menjadi tulang punggung keluarga hingga saat ini itu rela berjalan kaki.

Instagram/@rumahyatim ©2020 Merdeka.com

Tiap harinya, kakek Efendi rela berjalan kaki hingga menempuh 5 kilometer. Sementara tenaganya sudahlah tak lagi prima seperti saat dirinya masih muda.

Kaki Sering Kesakitan

Jalanan sepanjang 5 kilometer memang terhitung tidak sedikit ataupun dekat bagi pria paruh baya seperti kakek Efendi. Begitu miris, ia sering merasa kesakitan di bagian kaki saat berjalan untuk berjualan pempek.

Instagram/@rumahyatim ©2020 Merdeka.com

Namun hal tersebut tak membuat dirinya untuk putus asa dan patah semangat. Karena jika dia tidak berjualan maka istri dan anaknya juga tidak bisa makan.

Pendapatan Menurun Lantaran Pandemi

Bukan waktu yang cukup sebentar, kakek Efendi menggantungkan dirinya selama puluhan tahun pada jualan pempek. Namun kondisi pandemi virus corona yang saat ini sedang melanda, membuat pendapatannya turun secara drastis.

Instagram/@rumahyatim ©2020 Merdeka.com

Perekonomian kakek Efendi dan keluargapun semakin sulit nan tercekik. Keinginannya sebenarnya tidaklah muluk-muluk, yakni yang paling terpenting adalah kebutuhan makan sehari-harinya dapat terpenuhi.

(mdk/bil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.