Kisah Pengusaha Kabur dari Sandera, Bawa Mobil Perampok dengan Tangan Diborgol
Seorang pengusaha berhasil kabur setelah menjadi sandera dengan melakukan aksi nekat.
Seorang pengusaha berhasil kabur setelah menjadi sandera. Dengan tangan terborgol pengusaha asal DKI Jakarta itu berhasil kabur menggunakan mobil pelaku.
Kejadian itu menarik perhatian warga setelah mobil dikendarai menabrak trotoar. Warga pun sempat terkecoh mengira korban adalah penjahat.
Lantas, seperti apa momennya? Simak informasinya berikut ini, dilansir dari kanal YouTube Official iNews, Selasa (10/8).
Pengusaha jadi Sandera
Hendra Halim, seorang pengusaha nekat kabur menggunakan mobil perampok di kawasan Madiun, Jawa Timur. Hendra rela menabrakkan diri ke trotoar hingga berhasil diselamatkan warga dan polisi.
YouTube Official iNews ©2021 Merdeka.com
Setelah mengetahui kondisi tangan Hendra terborgol, warga dan petugas pun mengetahui jika pria itu merupakan korban perampokan.
Kendarai Mobil saat Perampok Lengah
Aksi itu bermula saat empat pelaku membawa Hendra menggunakan mobil lengah. Keempat perampok itu justru mampir ke sebuah warung untuk membeli minuman.
Tiba-tiba, mobil bernomor B 1540 BJR yang ditinggal para perampok itu langsung dikendarai Hendra dan melesat kencang. Hendra yang tak leluasa berkendara sehingga menabrak trotoar.
"Perasaan saya, mobil itu jalan sendiri. Tapi tak suruh mengejar yang empat orang itu," terang Misri, warga setempat.
YouTube Official iNews ©2021 Merdeka.com
Kepada warga setempat, para pelaku mengaku jika Hendra merupakan seorang tahanan. Namun, tak ada reaksi berarti yang dilakukan para perampok saat menyaksikan mobil tersebut melaju kencang.
"Itu tahanan saya bu, dia (pelaku) bilangnya begitu," sambung Misri.
Diminta Tebusan Rp5 Miliar
Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Ryan Wira Raja Pratama menuturkan, korban diketahui sempat disekap selama tiga hari serta mendapatkan penganiayaan. Tak hanya itu, keluarga korban bahkan diminta tebusan uang Rp5 miliar.
"Sempat dianiaya dan diminta uang tebusan sebanyak Rp5 miliar," terang AKP Ryan.
YouTube Official iNews ©2021 Merdeka.com
Petugas sudah menangkap tiga dari empat pelaku. Sementara satu orang lainnya masih terus dilakukan pencarian.