Kisah Pensiunan Mayjen TNI Tolak Jabatan Gubernur Sampai Dibilang Gila
Mayjen TNI (Purn) Samsudin pernah ditawari menjadi gubernur. Bukannya bergegas, dia justru enggan.
Mayjen TNI (Purn) Samsudin pernah ditawari menjadi gubernur. Bukannya bergegas menerimanya, dia justru enggan.
Lantaran hal itu, sosoknya sampai pernah disebut gila. Namun, bukan tanpa alasan Samsudin menolak hal tersebut.
Seperti apa kisahnya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Ditawari jadi Gubernur
Di tengah pusaran kontestasi politik yang seringkali begitu menegangkan, ada sesosok pria yang justru santai. Tak mau ikut bergelut, sosoknya malah tak ingin diberi jabatan.
Dia adalah Mayjen TNI (Purn) Samsudin. Mantan perwira tinggi Kopassus ini memiliki kisah unik semasa bertugas dalam balutan seragam loreng.
Semasa itu, sosok yang kini turut aktif sebagai anggota Komnas HAM tersebut pernah ditawari jabatan sebagai gubernur. Pertanyaan itu disebutnya terlontar dari Kasad TNI AD Jenderal Rudini kala itu yang diungkap melalui asisten.
"Datang asisten personel Kasad, Pak Suyidiman namanya. Datang untuk menghormati gubernur yang meninggal," ungkapnya dalam sebuah video milik akun Instagram @tni_angkatan_darat.
Instagram @tni_angkatan_darat ©2023 Merdeka.com
"Dia tanya saya, kamu mau gak jadi gubernur. Ini yang tanya Kasad Pak Rudini," sambungnya.
Tolak jadi Gubernur, Ingin Naik Pangkat
Bukannya girang dan segera bergegas, pensiunan Pati TNI ini pun justru menolak mentah-mentah. Dia malah meminta untuk naik pangkat menjadi jenderal bintang dua kala itu.
"Pak, saya lebih senang kalau bapak jadikan saya jabatan bintang dua," terangnya.
Instagram @tni_angkatan_darat ©2023 Merdeka.com
"Jadi gubernur ga mau?" tanya sang presenter.
"Ga mau, bintang dua baru saya mau," ungkapnya.
"Padahal sekarang rebutan loh pak kalau mau jadi gubernur," terang sang presenter.
Disebut Gila
Tawaran menjadi pejabat daerah yang ditolak Samsudin tentu membuat sang perantara merasa terkejut. Saking kagetnya, sosok perantara itu lantas menyebut Samsudin gila.
Di luar sana banyak yang berebut jabatan, Samsudin justru menolaknya dan enggan menjadi gubernur.
Instagram @tni_angkatan_darat ©2023 Merdeka.com
"Waktu itu dia bilang, ini Din kamu gila? Orang-orang pada rebutan, kamu nolak," ceritanya.
Usut punya usut, Samsudin punya alasan tersendiri. Di akhir masa tugasnya nanti, Samsudin secara jujur ingin merasakan purna sebagai sosok Pati TNI AD, bukan seseorang dengan jabatan kepala daerah berseragam safari.
"Kenapa nolak pak?" tanya sang presenter.
"Saya mau pensiun dalam seragam Angkatan Darat, bukan dalam seragam safari," tegas Samsudin.
Banjir Kekaguman
Keputusan Samsudin menolak jabatan di masa lampau tersebut sontak membuat publik ikut terpukau. Sosoknya pun banjir kekaguman dan apresiasi.
"Pilihan dan pemikiran yang sangat matang, sehat selalu pak," tulis akun @thaben99
"Wah keren ini. Salut Bapak," tulis akun @danieltan.official
"Jiwa patriot tidak bisa diganti," tulis akun @karyajayaperkasa2
"Keteladanan para orang tua kita dahulu sampe segitunya. Sehingga hal semacam gini perlu dilanjutkan para generasi emas Indonesia ke depan," tulis akun @wahyu_ardhi1_
Video
Mayjen TNI (Purn.) Samsudin pernah ditawari jabatan. Dia menolak dengan alasan yang begitu tak terduga.
Berikut video selengkapnya yang dapat Anda saksikan.