LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Ketahui Arti Kata Amin dalam Alkitab Beserta Makna & Ayat Pendukungnya

Kata Amin bukan sekedar ungkapan penutup yang selalu kita ucapkan saat mengakhiri doa saja. Amin memiliki makna dan tujuan yang mengartikan harapan yang kita utarakan lewat doa akan terkabul.

2023-05-25 09:52:00
Kristen
Advertisement

Kata Amin bukan sekedar ungkapan penutup yang selalu kita ucapkan saat mengakhiri doa saja. Amin memiliki makna dan tujuan yang mengartikan harapan yang kita utarakan lewat doa akan terkabul.

Kata Amin umum diucapkan bagi umat beragama Islam maupun Nasrani. Bagi Islam, Amin artinya ungkapan yang mengandung penegasan atas doa yang telah dipanjatkan. Umat Muslim meyakini dengan mengucapkan Amin menjadi penegasan bahwa doa tersebut akan dikabulkan Allah SWT.

Bagi agama Kristen, makna Amin tak berbeda dari apa yang diyakini dalam Islam. Amin menjadi tanda persetujuan dan keyakinan bahwa doa tersebut akan dikabulkan oleh Tuhan.

Advertisement

Meski begitu, tak sedikit orang Kristen yang tidak tahu tentang makna dan mengapa perlu menyebut Amin saat berdoa. Umat Kristen wajib mengetahui apa yang dimaksud kata Amin setiap mengakhiri doa.

Berikut telah merdeka.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (25/5) arti kata Amin dalam Alkitab beserta makna dan yat pendukung selengkapnya.

Advertisement

Apa Arti Kata Amin dalam Alkitab?

Secara etimologi, kata Amin yang umum digunakan di bahasa Indonesia merupakan serapan dari bahasa Arab. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Amin berarti, terimalah; kabulkanlah; demikianlah hendaknya (saat berdoa).

Amin dalam Alkitab merujuk dari bahasa Ibrani yaitu "Amen" yang berarti sebuah persetujuan, keyakinan, atau pengharapan akan kebenaran suatu pernyataan atau doa.

Kata "Amen" biasa digunakan di banyak konteks baik itu doa secara besar dengan jemaat atau pribadi. Selain itu kata "Amen" menurut Alkitab berarti tanda penegasan atau kebenaran sebuah pernyataan.

Alkitab mengatakan juga bahwa kata "Amin" berarti penggenapan janji Allah. Semua yang telah Allah janjikan kepada kita telah sepenuhnya digenapi mellaui Kristus Yesus.

Menurut 2 Korintus 1: 20:
"Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah."

Penyebutan Amin dalam Alkitab

Sebagai contoh di Matius 5:18, Yesus mengatakan, "Sebab, sesungguhnya, aku berkata kepadamu: Sebelum langit dan bumi lenyap, satu iota atau satu titik pun tidak akan lenyap dari hukum Taurat ini, sebelum semuanya terjadi."

Pada kalimat selanjutnya, Yesus menyebutkan kata "Amin" dalam kalimat "Sesungguhnya, aku berkata kepadamu: Sebelum langit dan bumi lenyap, satu iota atau satu titik pun tidak akan lenyap dari hukum Taurat ini, sebelum semuanya terjadi. Amin."

Ayat lain di Yesaya 65:16 mengatakan, "Allah yang benar dan hidup, Allah yang benar dan kekal, yang disebutkan orang dengan Amin."

Dalam Kitab Perjanjian lama di Ulangan 27:15-26, “dan seluruh bangsa itu haruslah menjawab: Amin!” Allah memerintahkan seluruh bangsa untuk mengatakan "Amin" sebagai bentuk persetujuan hukuman yang adil dari Allah.

Kitab Mazmur 89: 52, Mazmur 41:13, 1 Taw 16:36, dan Mazmur 106:48 merujuk kata "Amin" sebagai bentuk rasa puji syukur.

Para penulis kitab Perjanjian Baru seperti Rasul Yohanes menutup Injil dengan kata Amin Wahyu, dimana kata itu muncul sembilan kali.

Rasul Paulus juga berkata "Amin" saat mengucapkan berkat kepada gereja-gereja yang disuratinya, seperti yang dilakukan juga oleh Petrus, Yohanes, dan Yudas.

Makna Kata Amin dalam Alkitab

1. Pembuktian Iman
Mengucapkan Amin saat berdoa berarti kita menyerahkan sepenuhnya harapan dan doa yang kita inginkan kepada Tuhan.

Kata Amin berarti 'yakin dab benar-benar'. Sehingga ketika kita mengatakan 'amin' secara iman kita meyakini bahwa Allah akan mewujudkan doa dan permohonan kita.

Amin juga menjadi bentuk rasa ketergantungan kita kepada Tuhan karena tanpa bantuan-Nya kita tidak akan bisa mendapat kasih karunia yang sejati.

2. Pengharapan Kepada Tuhan
Amin bisa berarti tanda pengharapan kita melalui doa yang kita ucapkan. Amin berarti sebuah harapan atau permohonan yang akan terjadi.

Dalam agama Kristen, amin juga diucapkan sebagai tanda persetujuan terhadap doa yang telah dipanjatkan.

Setelah seorang orang Kristen memanjatkan doa, jemaat biasanya mengucapkan amin sebagai tanda persetujuan dan keyakinan bahwa doa tersebut akan dijawab oleh Tuhan.

3. Pengakuan Kemuliaan Tuhan
Amin merupakan kesempatan kita untuk mengungkapkan iman kita kepada Tuhan akan kebesaran dan kemuliaan-Nya.

Kata Amin yang terucap sekaligus menjadi bentuk pujian kepada Allah dan juga pujian kepada korban tebusan putra-Nya, Yesus Kristus.

Alkitab mengatakan bahwa setidaknya ada 7000 janji Allah yag bisa kita rasakan setiap harinya. Allah juga telah memberikan nyawa putra-Nya atas semua nubuat yang telah ia berikan.

Sehingga menjadi keutamaan kita mengucapkan 'Amin' atas semua berkat yang telah kita terima dari semua yang Allah berikan.

Alasan Amin Sebagai Penutup Doa

Kata Amin selalu diucapkan di akhir penutup doa. Hal tersebut yang dilakukan oleh para penulis kitab Perjanjian Baru yang selalu menutup surat mereka dengan kata Amin.

Rasul Yohanes menulis ketiga suratnya dan kitab Wahyu yang mana memunculkan kata Amin sebanyak sembilan kali. Paulus mengatakan Amin pada ucapan berkat yang ia berikan pada gereja-gereja yang disuratinya.

Rasul Petrus, Yohanes, dan Yudas dalam surat mereka juga mengucapkan kata Amin. Maksud ucapan tersebut adalah “Semoga Tuhan benar-benar mencurahkan berkat-berkat ini di atasmu.”

Tentu saja mengucapkan kata Amin merupakan cara kita mengikuti teladan para rasul yang selalu memohon kepada Allah bahwa "“semoga terjadilah sesuai yang kami doakan.”

Kita juga bisa meyakini bahwa kata "Amin" pasti akan dijawab oleh Allah seperti pengertian lain yaitu "terjadilah demikian" apabila doa kita selaras dengan kehendak-Nya (Yohanes 14:13; 1 Yohanes 5:14).

(mdk/thw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.