Kerap Dituduh Macam-Macam, Sopir Ambulans Ini Ungkap Fakta & Minta Pengertian Warga
Sopir ambulans ini ungkap fakta yang jarang diketahui.
Indonesia saat ini masih terus berupaya menghentikan laju penyebaran Covid-19. Tak jarang masyarakat luas kerap kali mendengar suara sirine mobil ambulans lewat.
Namun banyak dari mereka yang menuduh macam-macam terhadap mobil ambulans. Apalagi saat melihat mobil ambulans menyalakan sirine, namun di dalamnya tidak ada pasien.
Akan tetapi, baru-baru ini seorang sopir ambulans mengungkapkan fakta yang jarang diketahui. Lantas apa saja fakta-faktanya?
Melansir dari akun Instagram seminar.medis, Selasa (20/7), simak ulasan informasinya berikut ini.
Sering Dituduh Macam-Macam
Baru-baru ini seorang sopir ambulans mengungkapkan fakta yang jarang diketahui. Hal ini mengingat mereka kerap kali mendapat tuduhan dari banyak pihak.
Instagram seminar.medis ©2021 Merdeka.com
"Sebagai tukang sopir dadakan merangkap kuli angkut peti merangkap tukang panggul jenazah, izinkan saya sedikit menjelaskan tentang apa yang selama ini dituduhkan kepada ambulans," tulisnya.
"Ini bukan pembelaan diri, karena ambulans memang tidak bersalah. Yang salah adalah mereka yang menyalahgunakan ambulans," lanjutnya.
Fakta Jarang Diketahui
Dia menjelaskan kenapa mobil ambulans menyalakan sirine padahal di dalam sedang kosong. Rupanya, itu sebagai tanda untuk keluarga pasien dan para tetangga jika ambulans sudah dekat. Menyalakan sirine juga bisa sebagai tanda jika mereka hendak menjemput pasien kritis.
Instagram seminar.medis ©2021 Merdeka.com
"Ambulans kosong masuk kampung, nyalakan sirine. Saat kami menjemput pasien yang kritis ya harus cepat," katanya.
"Maka saat kami masuk gang, ya kami nyalakan sirine supaya keluarga atau tetangga si sakit mendengar ambulans sudah datang dan mengarahkan kru kami ke rumah ybs," jelasnya.
Dua Buah Mobil Ambulans
Tak hanya itu, masyarakat juga bertanya-tanya kenapa ambulans kerap kali jalan beriringan. Ternyata hal itu juga bukan karena adu gagah dengan mobil lainnya. Ada alasan tersendiri yang menyebabkan dua mobil ambulans akan pergi bersama-sama.
"Kenapa kok mobil ambulans harus ada dua buah dan beriringan? Ambulans saat era Covid ini memang sering dua beriringan," tulisnya.
Instagram seminar.medis ©2021 Merdeka.com
"Ketika ada panggilan untuk menyucikan atau memandikan jenazah Covid di rumah warga, kami membawa tiga tim," jelasnya lagi.
"Ketika jenazah sudah masuk peti dan siap dimakamkan, hanya seorang driver ambulans dan si jenazah yang boleh ada di ambulans. Kru lain tidak boleh masuk, maka dia harus umpek-umpekan di dalam ambulans kedua," sambungnya.
Minta Pengertian Warga
Dia juga menambahkan warga bisa menghentikan ambulans jika memang mencurigakan. Masyarakat juga bisa melaporkan ke polisi atau babinsa jika ada indikasi kriminal.
Instagram seminar.medis ©2021 Merdeka.com
"Kalau ada ambulans mencurigakan, dihentikan saja dan ditanya tujuannya ke mana, cari siapa. Biar semua jelas," tulisnya.
"Kalau terindikasi kriminal, laporkan ke Polsek atau babinsa," lanjutnya.
"Semoga netizen budiman bisa terbuka pikirannya, maturnuwun," tutupnya.