LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Kepanjangan PHP adalah Hypertext Preprocessor dalam Bahasa Pemrograman, Ini Contohnya

Kepanjangan PHP dalam bahasa pemrograman ialah Hypertext Prepocessor. Ini contohnya

2022-01-13 09:21:32
Bahasa Pemrogaman
Advertisement

Kepanjangan PHP dalam bahasa pemrograman ialah Hypertext Prepocessor. Istilah ini merujuk pada bahasa pemrograman yang berjalan pada server-side scripting dan bersifat open source. Artinya, para pengguna bebas mengembangkan atau melakukan modifikasi sesuai dengan kebutuhan.

PHP sendiri sangat cocok digunakan untuk pengembangan website, dan dapat disematkan ke file HTML. PHP merupakan salah satu bahasa pemrograman paling populer di dunia. Bahkan, sebagian besar website yang ada di internet dibangun menggunakan PHP, termasuk Facebook dan WordPress.

Lalu, apa fungsi sebenarnya dari PHP di dalam proses pengembangan sebuah website dan seperti apa contoh bahasa pemrogramannya? Simak ulasan selengkapnya dilansir dari laman niagahoster dan berbagai sumber, Kamis (13/1/2022):

Advertisement

Kepanjangan PHP

Kepanjangan PHP: Hypertext Preprocessor mungkin belum begitu familiar bagi kebanyakan orang. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, PHP merupakan bahasa pemrograman open source yang digunakan untuk mengembangkan situs web.

Saat diaplikasikan, PHP dapat ditanamkan dengan skrip HTML. Beberapa webserver yang sering digunakan bersamaan dengan PHP misalnya LiteSpeed, NGINX, dan Apache. Karena merupakan open source, ini berarti penggunanya cenderung lebih bebas melakukan modifikasi sesuai kebutuhan.

Advertisement

Fungsi PHP Dalam Pengembangan Website

Dalam pembuatan halaman website, sebenarnya menggabungkan HTML dan CSS saja sudah cukup untuk membuat tampilan web yang statis dalam memuat konten. Namun, keduanya tidak cukup untuk membuat website dengan tampilan yang dapat menyesuaikan dengan berbagai kondisi.

Agar halaman website lebih dinamis dan bisa menyesuaikan tampilan konten berdasarkan situasi, dibutuhkan integrasi dengan server dan database. Inilah fungsi PHP dalam pengembangan website, yaitu sebagai penghubung antara halaman statis dengan server dan database.

Tapi, secara umum bahasa pemrograman PHP sebenarnya juga memiliki fungsi saat diterapkan dalam mengembangkan web, seperti:

1. Fungsi Umum

Seperti yang sudah dijelaskan di atas. Fungsi pertama dari bahasa pemrograman PHP adalah untuk menjalankan sejumlah hal-hal dasar dalam pengembangan web. Hal ini seperti membuat, membaca, membuka, hingga menulis file dalam sistem yang dikembangkan.

2. Menangani Data

Selain mampu menjalankan hal-hal dasar pada web, bahasa pemrograman PHP juga dapat menangani data atau formulir. Sejumlah aktivitas tersebut di antaranya berupa mengambil data-data dari file, menyimpan data dalam bentuk file, mengirimkan data menggunakan email, hingga mengembalikan data kepada pengguna.

3. Mengedit Kode

Fungsi selanjutnya dari bahasa pemrograman PHP adalah berperan untuk mengedit kode dalam web yang dikembangkan. Aktivitas tersebut berwujud seperti menambahkan, mengedit, dan menghapus database melalui PHP. Hal ini memungkinkan pengguna untuk tetap bebas menyesuaikan dengan kebutuhan.

4. Mengatur Cookies

Fungsi terakhir dari PHP adalah untuk mengatur cookies. Seperti halnya web pada umumnya, cookies merupakan elemen dasar yang ada pada laman web.

Keunggulan PHP sebagai Bahasa Pemrograman

Sebenarnya ada banyak bahasa pemrograman lain juga yang populer dan banyak digunakan. Contoh Python, Node.js, Java, dan lain sebagainya. Hanya saja, PHP memiliki beberapa keunggulan dibandingkan bahasa pemrograman yang lain, seperti:

1. Mudah Dipelajari dan Digunakan

Bahasa pemrograman PHP cenderung mudah dipelajari dibanding bahasa lainnya.

2. Terintegrasi dengan Database

PHP telah terintegrasi dan bisa digunakan di hampir seluruh jenis database, seperti MySQL, Oracle, Redis, Sybase, DB2, dan sebagainya.

3. Bersifat Open Source

Karena bersifat open source, siapa saja bisa menggunakan PHP tanpa mengeluarkan biaya.

4. Memiliki Komunitas yang Besar

Karena PHP merupakan salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan, Anda bisa dengan mudah menemukan beragam komunitas yang mempelajari PHP. Jika Anda mengalami kesulitan, ada banyak blog komunitas yang membahas secara spesifik tentang PHP. Hal itu tentu akan memudahkan.

5. Mendukung Layanan Cloud

PHP mampu mendukung layanan cloud dengan skalabilitas yang baik.

6. Fleksibel

PHP bisa dikombinasikan dengan berbagai bahasa pemrograman lain

7. Multi-platform

PHP juga dapat digunakan di berbagai sistem operasi, seperti Windows, Mac OS, hingga Linux.

Contoh Kode dalam Bahasa Pemrograman PHP

Seperti yang diketahui jika setiap bahasa pemrograman itu memiliki aturan coding sendiri-sendiri. Sama halnya dengan PHP. Sintaks dasar dalam bahasa pemrograman ini dibukan dengan dan ditutup dengan ?>, sebagai contoh:


echo “Selamat datang”;
?>

Penjelasannya:

    1. ini adalah kode wajib untuk membuka program PHP.

  • Echo adalah sebuah perintah untuk menampilkan teks.
  • “Selamat Datang”; teks yang hendak ditampilkan dan ditulis diantara tanda petik dan titik koma.
  • ?> adalah kode untuk mengakhiri PHP dan wajib digunakan saat digabung dengan bahasa pemrograman lain seperti HTML.   

Sintaks PHP juga bersifat case sensitive. Jadi, penggunaan huruf besar atau kecil akan mempengaruhi output yang diberikan. Sebagai contoh :


$alamat  = “Jakarta”;
echo $alamat;
?>

Kode di atas akan menghasilkan output: Jakarta di halaman website.

Namun, jika dituliskan seperti ini:


$alamat  = “Yogyakarta”;
echo $Alamat;
?>

Anda akan mendapati tampilan error. Alasannya, adanya perbedaan antara variabel $alamat dan $Alamat.Maka dari itu penting untuk memperhatikan penggunaan huruf besar dan kecil.

Pada PHP, Anda juga bisa menuliskan komentar sebagai penjelasan dari kode yang ditulis. Komentar di PHP menggunakan // atau */ dan tidak akan dimunculkan sebagai output di browser. Contohnya sebagai berikut:


// ini contoh penggunaan komentar
echo "Apa Kabar?";
/*
Nah ini juga contoh komentar
yang ditulis
lebih dari satu baris
*/
?>

Semua kode PHP yang ditulis harus disimpan dengan file ekstensi  .php. Kode PHP juga biasanya dikombinasikan dengan HTML, CSS, JavaScript, atau gabungan dari ketiganya.

(mdk/khu)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.