LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Keajaiban Shalat Hajat Beserta Doanya, Penuh Manfaat dalam Kehidupan Sehari-hari

Berikut keajaiban shalat hajat yang penuh akan manfaat beserta tata cara, niat dan doa-doanya.

2021-04-21 08:06:00
tata cara sholat
Advertisement

Ada begitu banyak keajaiban shalat hajat yang jarang diketahui oleh Umat Islam. Shalat hajat sendiri merupakan ibadah shalat sunnah yang dilakukan agar segala keinginannya dikabulkan oleh Allah SWT. Shalat sunah ini bisa dikerjakan 2 hingga 12 rakaat pada waktu siang atau malam hari. Kecuali di waktu yang dilarang untuk melaksanakan shalat hajat.

Seorang muslim dianjurkan mengerjakan shalat hajat setelah berusaha dan berjuang mewujudkan keinginannya. Hal tersebut juga sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadits, yang artinya:

"Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian sholat dua rakaat (shalat hajat) dan sempurna rakaatnya, maka Allah akan berikan apa yang ia minta cepat atau lambat." (HR. Ahmad).

Advertisement

Lantas apa saja keajaiban shalat hajat yang penuh akan manfaat? Simak ulasan informasinya berikut ini.

Permudah Terkabulnya Doa

Keajaiban shalat hajat yang pertama adalah dapat mempermudah terkabulnya doa. Ini merupakan salah satu ibadah sunah yang khusus untuk meminta agar keinginannya mudah dikabulkan oleh Allah SWT. Umat Islam yang memiliki keinginan ataupun kepentingan dianjurkan mengerjakan shalat hajat.

Advertisement

©2020 Merdeka.com

Melansir dari NU Online, ada suatu riwayat yang mengisahkan tentang seorang yang tidak sempurna penglihatannya menemui Rasulullah untuk meminta doa agar diberi kesembuhan. Namun, Rasulullah SAW memerintahkan orang itu untuk mengerjakan shalat hajat lalu berdoa. Berikut hadits tersebut yang artinya:

"Ya Allah Sesungguhnya aku bermohon kepada engkau, dan aku menghadap kepada engkau dengan Muhammad Nabiyyir Rahmah, Wahai Muhammad sesungguhnya aku menghadap Tuhanku bersamamu dalam memohonkan hajatku ini agar dikabulkan. Ya Allah perkenankanlah dia (Muhammad SAW) memberikan syafaatnya kepadaku." (HR. Utsman bin Hunaif)

Terhindari dari Kesulitan & Marabahaya

Keajaiban shalat hajat yang selanjutnya yakni mampu membantu terhindar dari kesulitan. Tak hanya itu, keajaiban shalat hajat juga bisa membantu umat Islam yang mengerjakan terhindar dari marabahaya.

Untuk itu, seorang muslim yang tengah mendapat kesulitan dalam menjalani hidup, dianjurkan untuk mengerjakan shalat hajat. Seorang muslim tersebut juga dianjurkan berdoa meminta pertolongan dari Allah SWT usai shalat hajat. Lantaran, Allah SWT akan memberikan pertolongan bagi hamba-Nya yang mau berdoa.

Melansir dari NU Online, Syekh M Nawawi Banten menjelaskan riwayat Wahib bin Al-Warad yang menyampaikan, seorang muslim yang tengah mengalami kesempitan atau kesulitan hendaknya melakukan shalat sunah sebanyak 12 rakaat.

Orang sedang mengalami kesempitan, berhajat untuk membuat mashlahat agama dan dunianya, dan merasakan kesulitan karenanya, hendaklah melakukan shalat sebagai berikut. (Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman 103).

Niat Sholat Hajat

Keajaiban shalat hajat yang lainnya yakni bisa mendapatkan pahala dari Allah SWT, mendekatkan diri kepada Allah SWT, mendapat perasaan yang tenang dan rasa tawakal lebih kuat. Shalat hajat hendaknya dilakukan sebanyak 2 hingga 12 rakaat dan harus disertai salam.

qamarislamkhan.com

Niat shalat hajat berbeda dengan shalat fardhu 5 rakaat. Adapun niat shalat hajat yang diucapkan dalam hati seperti pada umumnya adalah sebagai berikut:

"Ushollii sunnatal haajati rok'aataini lillahi ta'ala."

Artinya:
"Aku berniat sholat hajat sunah hajat dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Shalat Hajat

Sebenarnya, tata cara shalat hajat tidak ada bedanya dengan shalat-shalat lainnya. Pembedanya hanya terletak pada niat yang diucapkan. Berikut tata cara shalat hajat yang bisa diterapkan oleh Umat Islam:

  1. Membaca niat
  2. Membaca doa Iftitah dan Surat Al-fatihah
  3. Membaca surat pendek
  4. Ruku dengan tuma'ninah
  5. I'tidal dengan tuma'ninah
  6. Sujud dengan bacaan tuma'ninah
  7. Duduk di antara dua sujud dengan tuma'ninah
  8. Sujud kedua dengan tuma'ninah
  9. Mengerjakan rakaat kedua seperti rakaat pertama dengan membaca ayat kursi sebagai pengganti surat pendek.
  10. Salam

Doa Sholat Hajat dan Amalan-Amalan yang Mustajab

Setelah mengenal keajaiban shalat hajat beserta niat dan tata caranya, kalian bisa mempelajari doa shalat hajat. Sebab, usai mengerjakan shalat hajat, dianjurkan untuk membaca doa. Akan lebih baik lagi bila setelah salam kalian bersujud dengan maksud tadzallul atau merendahkan diri kepada Allah SWT.

Selagi sujud tadzallul tersebut, bisa mengamalkan bacaan seperti berikut:

"Subhahanallah walhamdulillah walaailaaha illallah waallahu akbar walaa haula wa quwwata illaa billahil 'aliiyil 'adzim." (Sebanyak 10 kali)

©2020 Merdeka.com

Setelahnya bisa dilanjutkan dengan membaca bacaan:

"Allahumma sholli 'alaa sayyidina Muhammad wa 'alaa ali sayyidina Muhammad." (Sebanyak 10 kali)

Terakhir bacalah doa keselamatan dunia dan akhirat dengan bacaan sebagai berikut:

"Rabbanaa aatinaa fidunyaa hasanah wa fil'akhirati hasanah wa qinaa 'adzaaban nar."

Doa Setelah Shalat Hajat

Kemudian umat Islam hendaknya melanjutkan berdoa memohon pertolongan kepada Allah SWT. Dianjurkan pula membaca shalawat untuk Rasulullah SAW. Hal itu sebagai bentuk pengakuan atas segala keesaan Allah SWT. Selain itu juga sebagai wujud meminta petunjuk serta pertolongan kepada Allah SWT.

Melansir dari NU Online, berikut doa khusus yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW,

La ilaha illallahul halimul karim. Subhanallahi rabbil arsyil karimil azhim. Alhamdulillâhi rabbil alamîn. Asaluka mujibati rahmatik, wa azaima maghfiratik, wal ghanimata min kulli birrin, was salamata min kulli itsmin. La tada li dzanban illa ghafartah, wa la hamman illa farrajtah, wa la hajatan hiya laka ridhan illa qadhaitaha ya arhamar rahimin.

Artinya:
"Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih."

(mdk/tan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.