Kapolri Koreksi Abis Patwal Polisi, Sebut Strobo & Suara Sirine Bising Mengganggu
Kapolri juga menegaskan pelaksanaan pengawalan harus dilakukan secara humanis.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengoreksi pengawalan para bawahannya di jalan. Ia memerintahkan kepada seluruh jajaran khususnya Korlantas Polri untuk senantiasa berpedoman pada SOP di setiap kegiatan pengawalan.
Listyo juga menegaskan pelaksanaan pengawalan harus dilakukan secara humanis. Pengawalan kegiatan masyarakat juga hanya dilakukan untuk memastikan ketertiban rombongan, tidak boleh mendapatkan prioritas jika tidak mendesak.
Ia menekankan Polri harus lebih sensitif terhadap berbagai harapan masyarakat khususnya terkait persoalan lalu lintas. Listyo juga berbicara soal strobo dan suara sirine yang mengganggu karena suara bisingnya.
Melansir dari akun Instagram listyosigitprabowo, Rabu (22/3), simak ulasan informasinya berikut ini.
Pengawalan Polisi di Jalan
Listyo mengoreksi abis terkait pengawalan polisi di jalan. Ia mengatakan bahwa pelaksanaan pengawalan telah diatur oleh Peraturan Kakorlantas. Sehingga jajarannya hanya perlu melaksanakan sesuai dengan peraturan tersebut.
Instagram listyosigitprabowo ©2023 Merdeka.com
"Namun di sisi lain, terkait dengan pengawalan kegiatan masyarakat ini yang sering banyak mendapatkan protes," ujar Listyo Sigit.
"Heboh rombongan moge dikawal masuk tol, keluhan sopir truk lihat konvoi mobil mewah yang dikawal, viral sepeda dikawal polisi ambil jalur kanan," ungkapnya.
Ia meminta hal-hal seperti itu untuk lebih diperhatikan dan para jajarannya bisa lebih selektif lagi. Terlebih hal tersebut mampu menjadi perhatian publik.
"Kemudian apabila memang tidak terlalu mendesak, ikuti aturannya. Saatnya lampu merah, berhenti. Lampu hijau baru berjalan," ujarnya.
Bukan untuk Beri Prioritas Melanggar
Listyo menekankan pelaksanaan pengawalan dilakukan untuk ketertiban rombongan, bukan untuk memberikan mereka prioritas boleh melanggar. Kecuali apabila memang bentuk pengawalan masuk ke dalam kategori diprioritaskan.
Instagram listyosigitprabowo ©2023 Merdeka.com
"Mobil ambulans, yang harus segera berangkat karena keselamatan masyarakat yang ada di dalam mobil ambulans dan sebagainya. Kita mulai ajarkan untuk hal-hal yang tertib," papar Listyo.
Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan kecemburuan yang nantinya bisa berakhir masyarakat keberatan.
"Sehingga ini tidak menimbulkan kecemburuan dan akhirnya masyarakat keberatan karena memang hal-hal seperti ini dirasakan sangat mengganggu di masyarakat," sambungnya.
Lebih Selektif
Ia menekankan Polri harus lebih selektif dan memahami, terutama pada saat dihadapkan dengan situasi macet.
Tujuannya adalah agar semua pengguna jalan bisa benar-benar merasakan bahwa ada norma-norma yang harus dijaga oleh Polri.
Instagram listyosigitprabowo ©2023 Merdeka.com
"Tolong yang seperti ini rekan-rekan lebih selektif, memahami, apalagi pada saat situasi macet. Sehingga semua pengguna jalan betul-betul merasakan bahwa ada norma-norma yang harus kita jaga," lanjutnya.
Strobo & Suara Sirine Mengganggu
Listyo juga menegaskan pelaksanaan pengawalan harus dilakukan secara humanis. Terutama mengenai penggunaan strobo dan sirine. Di mana suara sirine dirasa sering kali mengganggu pengguna jalan lainnya karena suara bisingnya.
Instagram listyosigitprabowo ©2023 Merdeka.com
"Kemudian juga penggunaan sirine, penggunaan strobo, tolong kita juga melihat sensitivitas pada saat jalan sedang padat, masyarakat juga sedang padat-padatnya," tekannya.
"Suara itu juga menjadi masalah. Sirine yang terlalu melengking dan model suaranya yang bising itu, itu juga mengganggu. Jadi mungkin gunakan suaranya yang lebih pas lah, misalkan dim kah, suara-suara yang membuat masyarakat bisa di satu sisi 'oke nih ada kegiatan pengawalan', namun di sisi lain juga tidak terlalu mengusik," sambungnya.
"Hal-hal ini memang harus dilatih karena ini bicara sense of crisis," tutupnya.
Kapolri Koreksi Abis Pengawalan Polisi di Jalan
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengoreksi pengawalan para bawahannya di jalan.
Ia memerintahkan kepada seluruh jajaran khususnya Korlantas Polri untuk senantiasa berpedoman pada SOP di setiap kegiatan pengawalan.
Berikut videonya.