LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Jejak Karier Jenderal Moeldoko, Dulu Anak Buah SBY Kini Disebut Mau Kudeta AHY

Nama Kepala Staf Presiden, Jenderal (purn) Moeldoko disebut sebagai dalang di balik upaya kudeta pada AHY dari posisi Ketum Partai Demokrat.

2021-02-02 08:36:00
Moeldoko
Advertisement

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mencium adanya upaya pendongkelan dirinya dari posisi ketua umum. Bahkan, dia menyebut upaya itu dilakukan salah satunya dari pejabat di lingkaran Presiden Jokowi.

Nama Kepala Staf Presiden, Jenderal (purn) Moeldoko pun disebut sebagai dalang di balik upaya tersebut. Seperti diketahui, Moeldoko dulu merupakan anak buah Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kariernya di TNI bersinar hingga mencapai puncak di era Presiden SBY. Simak selengkapnya.

Advertisement

Demokrat Ungkap Moeldoko Mau Kudeta AHY

Baru baru ini, Partai Demokrat mengungkap bahwa pejabat di lingkaran Jokowi berupaya mengambil alih kepemimpinan AHY. Nama yang disebut menjadi dalang adalah Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan bahwa Moeldoko menyalahgunakan kekuasaan dengan cara mencatut nama Presiden Jokowi. Bahkan Moeldoko disebut akan 'menggoyang' posisi AHY dengan cara langsung menemui para kader Demokrat.

Advertisement

©2020 Dokumen Kantor Staf Presiden

"Ini bukan soal Demokrat melawan Istana, atau Biru melawan Merah. Ini soal penyalahgunaan kekuasaan dengan mencatut nama Presiden," kata Herzaky lewat keterangan tertulis kepada merdeka.com, Senin (1/2).

Moeldoko Akui Bertemu Sejumlah Kader Demokrat

Moeldoko mengakui memang sempat bertemu dengan beberapa pihak dari partai Demokrat, ia mengklaim bahwa pertemuannya bertujuan untuk mendengarkan keluh kesah dari partai yang kini dipimpin oleh AHY. Namun ia juga mengaku bahwa bukan hanya menemui pihak dari partai Demokrat saja, akan tetapi seluruh pihak ditemui olehnya.

"Ya yasudah dengerin saja, saya sih sebenarnya prihatin dengan situasi itu dan saya bagian yang mencintai Demokrat dan muncul isu," kata Moeldoko dalam siaran telekonferensi, Senin (1/2).

"Apa susahnya itulah menunjukan jenderal yang tidak mempunyai batas apapun, kalau itu yang menjadi persoalan yang digunjingkan silakan saja, saya enggak keberatan," ungkap Moeldoko tidak keberatan apabila namanya dicatut menjadi salah satu gerakan untuk menduduki Partai Demokrat.

Moeldoko Balas AHY: Jangan Mudah Baper

Sebelumnya diketahui bahwa AHY membeberkan adanya upaya gerakan perebutan paksa Partai Demokrat yang dilakukan oleh beberapa menteri di sekitar lingkaran Jokowi. Moeldoko pun menjawab tudingan terkait dirinya yang diduga menjadi salah satu penggerak kudeta Demokrat.

"Berikutnya saran saya, jadi seorang pemimpin harus jadi pemimpin yang kuat jangan mudah baper dan terombang ambing," kata Moeldoko dalam siaran telekonference, Senin (1/2).

"Kalau anak buahnya enggak boleh ke mana-mana ya diborgol saja, kalau ada kudeta itu dari dalam bukan dari luar ya begitu saja," lanjut Moeldoko.

Diangkat Jadi Kasad pada Era Presiden SBY

Pada zaman kepemimpinan SBY menjadi presiden RI, Moeldoko diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) menggantikan Jenderal Pranomo Edhie Wibowo yang telah pensiun. Ia pun dilantik secara langsung oleh SBY kala itu.

©unnes.ac.id

Acara pelantikan tersebut diketahui telah dihadiri juga oleh Jenderal Pranomo Edhie Wibowo, serta pejabat serta menteri hingga kepala lembaga negara yang lain.

Diangkat Menjadi Panglima TNI oleh SBY

Karier Moeldoko di TNI juga mencapai puncak di era Presiden SBY. Setelah diangkat menjadi Kasad TNI, Moeldoko kemudian dipilih SBY menjadi Panglima TNI, menggantikan Laksamana TNI Agus Suhartono.

Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, Jumat 30 Agustus 2013. Moeldoko mengucap sumpah langsung kepada SBY.

Upacara pelantikannya saat itu juga dihadiri oleh para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, pimpinan lembaga negara dan jajaran TNI.

(mdk/bil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.