LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

I'tikaf Adalah Berdiam Diri di Dalam Masjid, Ketahui Tata Cara dan Macamnya

I'tikaf yaitu berdiam diri di masjid disertai dengan niat. Niat i'tikaf semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT.

2020-08-24 13:51:00
I'tikaf adalah
Advertisement

I'tikaf yaitu berdiam diri di masjid disertai dengan niat. Niat i'tikaf semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT. Baca Alquran di sini.

I'tikaf dapat dilakukan setiap saat, tetapi khususnya di bulan Ramadan i'tikaf lebih dianjurkan. I'tikaf di bulan Ramadan dianjurkan terutama di sepuluh malam terakhir.

Berdasarkan sebuah hadits, Rasulullah SAW menyatakan jika i'tikaf di sepuluh malam terakhir bagai beri'tikaf dengan beliau (Rasulullah SAW).

Advertisement

مَنِ اعْتَكَفَ مَعِي فَلْيَعْتَكِفَ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ

Artinya:

"Siapa yang ingin beri’tikaf bersamaku, maka beri’tikaflah pada sepuluh malam terakhir." (HR Ibnu Hibban).

Advertisement

Hukum i'tikaf asalnya sunnah, tetapi dapat menjadi wajib jika dinazarkan. Hukum i'tikaf juga dapat menjadi haram apabila dilakukan oleh seorang istri atau hamba sahaya tanpa izin. Hukum i'tikaf menjadi makruh jika dilakukan oleh wanita yang bertingkah serta mengundang fitnah walaupun telah disertai izin.

Untuk mengetahui lebih lengkap tentang i'tikaf, Merdeka.com telah merangkumnya dari islam.nu.or.id. Berikut ulasan lengkapnya.

Rukun Itikaf

©2019 Merdeka.com/Free Images

Terdapat empat rukun i'tikaf di antaranya sebagai berikut.

1. Niat

2. Berdiam diri di masjid (sekurang-kurangnya selama tumaninah salat)

3. Masjid

4. Orang yang beri'tikaf

Syarat Itikaf

Adapun syarat dari orang yang beri'tikaf yaitu sebagai berikut.

1. Beragama islam

2. Berakal sehat

3. Bebas dari hadas besar

Maksudnya adalah tidak sah i'tikaf yang dilakukan oleh seseorang yang tidak memenuhi syarat-syarat tersebut.

Macam-macam Itikaf dan Niatnya

Terdapat 3 macam i'tikaf yaitu i'tikaf mutlak, i'tikaf terikat waktu tanpa terus menerus dan i'tikaf terikat waktu dan terus menerus.

I'tikaf Mutlak

Meski lama waktunya, cukup berniat sebagai berikut.

وَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ للهِ تَعَالَى

Artinya:

"Aku berniat i’tikaf di masjid ini karena Allah."

I'tikaf Terikat Waktu

I'tikaf terikat waktu, misalnya satu bulan, niatnya sebagai berikut.

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ يَوْمًا/لَيْلًا كَامِلًا/شَهْرًا لِلهِ تَعَالَى

Artinya:

"Aku berniat i’tikaf di masjid ini selama satu hari atau satu malam penuh atau satu bulan karena Allah."

dan

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ شَهْرًا مُتَتَابِعًا

"Aku berniat i’tikaf di masjid ini selama satu bulan berturut-turut karena Allah."

Niat I'tikaf yang Dinadzarkan

Sedangkan niat i'tikaf yang dinazarkan sebagai berikut.

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ فَرْضًا للهِ تَعَالَى

Artinya:

"Aku berniat i’tikaf di masjid ini fardhu karena Allah."

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ شَهْرًا مُتَتَابِعًا فَرْضًا للهِ تَعَالَى

"Aku berniat i’tikaf di masjid ini selama satu bulan berturut-turut fardhu karena Allah."

Hal-hal Terkait dengan Itikaf

©2019 Merdeka.com/Free Images

Di dalam i'tikaf mutlak, apabila seseorang keluar dari masjid tanpa maksud kembali, kemudian ia kembali lagi, maka ia harus berniat lagi dan i'tikaf keduanya tersebut dianggap i'tikaf baru.

Berbeda jika ia berniat untuk kembali, baik kembali ke masjid di mana ia mulai beri'tikaf atau masjid lain. Maka niat sebelumnya tidak batal dan tak perlu niat baru.

9 Hal yang Membatalkan Itikaf

Terdapat 9 hal yang dapat membatalkan i'tikaf, di antaranya sebagai berikut.

1. Berhubungan suami istri

2. Mabuk yang disengaja

3. Mengeluarkan sperma

4. Murtad

5. Haid (selama waktu i'tikaf cukup dalam masa suci biasanya).

6. Nifas

7. Keluar tanpa alasan

9. Keluar dengan alasan sampai beberapa kali (keluar karena keinginan sendiri)

8 Adab Itikaf Menurut Imam Al Ghazali

©2019 Merdeka.com/Pixabay

Dalam risalah Imam al-Ghazali berjudul al-Adab fid Din dalam Majmu'ah Rasail al-Imam al-Ghazali (Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah) halaman 435, disebutkan ada 8 adab i'tikaf.

آداب الاعتكاف: دوام الذكر، وجمع الهم، وترك الحديث، ولزوم الموضع، وترك التنقلات، وحبس النفس عن مرادها، ومنعها في محابها، وجبرها على طاعة الله عز وجل.

Artinya:

"Adab i'tikaf, yakni: terus menerus berdzikir, penuh konsentrasi, tidak bercakap-cakap, selalu berada di tempat, tidak berpindah-pindah tempat, menahan keinginan nafsu, menahan diri dari kecenderungan menuruti nafsu dan menaati Allah azza wa jalla."

(mdk/add)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.