Ini Rekaman Video WNI Mabuk Rusuh Dalam Pesawat, Turkish Airlines Mendarat Darurat
Viral video WNI rusuh di pesawat Turkish Airlines karena mabuk.
Seorang WNI penumpang pesawat Turkish Airlines TK 56 rute Turki-Jakarta terpaksa harus diturunkan paksa di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara. Hal ini dikarenakan ia membuat kerusuhan hingga menyerang awak kabin.
Insiden ini pun memaksa pesawat untuk mendarat secara darurat di Medan. Video merekam detik-detik aksi keributan itupun ramai beredar di media sosial. Disebutkan, jika penumpang tersebut diduga sedang dalam keadaan mabuk. Simak ulasan selengkapnya:
Penumpang Buat Kerusuhan
Setelah video merekam kerusuhan di dalam pesawat itu viral, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan membenarkan kejadian tersebut. Pendaratan darurat yang dilakukan oleh pesawat Turkish Airlines itu dipicu oleh salah satu penumpang mabuk yang ribut di dalam pesawat.
"Informasi dari petugas Turkish Airlines di Bandara Soetta bahwa delayed terjadi dikarenakan adanya penumpang WNI di pesawat Turkish Airlines yang mabuk kemudian memukul salah seorang crew/pramugara pesawat Turkish Airlines saat pesawat masih mengudara," kata Zulpan kepada awak media, Rabu (12/10).
Instagram/@majeliskopi08 ©2022 Merdeka.com
Pesawat yang dijadwalkan mendarat pukul 18.05 di Cengkareng itupun mengalami keterlambatan dan harus berubah jadwal menjadi pukul 19.05 WIB akibat adanya insiden tersebut.
Pesawat Lakukan Pendaratan Darurat
Muhammad John Jaiz Boudewijn (48) disebut melakukan kerusuhan di dalam pesawat lantaran mabuk hingga menyerang seorang pramugara. John disebut marah saat diminta untuk tertib oleh awak kabin tersebut.
Aksi pemukulan itu kemudian memancing amarah penumpang lainnya. Alhasil, John lalu ikut dipukul oleh penumpang lain yang kesal dengan kelakuannya hingga mengalami luka-luka.
Instagram/@majeliskopi08 ©2022 Merdeka.com
"Akibat dari pemukulan kepada crew/pramugara sehingga memancing amarah penumpang lainnya untuk memukul penumpang WNI yang mabuk sampai mengalami luka-luka," tambah Zulpan.
Akibat keributan, lanjut Zulpan, pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara. John yang terkena baku hantam diturunkan dan menjalani perawatan di Kualanamu.
Video
Usai menurunkan John di Medan, pesawat pun kembali melanjutkan perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta dan mendarat di Cengkareng dengan keterlambatan pada pukul 19.05 WIB.
"Pesawat melanjutkan perjalanan menuju Jakarta dan tetap landing di Bandara Soekarno Hatta namun berdasarkan data manifest berkurang satu orang penumpang," katanya.
Berikut videonya: