Hindari 10 Makanan Penyebab Perut Buncit Ini, Bisa Tingkatkan Risiko Kena Penyakit
Inilah beberapa makanan penyebab perut buncit yang harus diwaspadai.
Makanan penyebab perut buncit perlu dihindari untuk dikonsumsi. Karena makanan-makanan tersebut mampu menyebabkan terjadinya penumpukan lemak di dalam perut. Sebenarnya, perut buncit bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti faktor emosional, genetik hingga pola tidur. Namun dari faktor-faktor di atas, sering kali perut buncit muncul karena konsumsi makanan-makanan tertentu.
Perut buncit juga bisa merusak penampilan kalian. Hal itu juga mampu mengurangi tingkat kepercayaan diri seseorang. Tak hanya itu, perut buncit mampu meningkatkan berbagai risiko penyakit. Lantas apa saja makanan penyebab perut buncit yang harus diwaspadai?
Melansir dari doktersehat, Kamis (8/10/2020), simak ulasan informasinya berikut ini.
Keripik Kentang & Kentang Goreng
Makanan penyebab perut buncit yang pertama adalah keripik kentang. Mengonsumsi keripik kentang akan membuat siapa saja ketagihan, sehingga keinginan untuk terus mengonsumsinya akan meningkat. Namun tahukah kalian, keripik kentang mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi. Di mana hal ini justru meningkatkan lemak di dalam perut.
©Shutterstock
Tak hanya itu, keripik kentang juga memiliki kandungan garam yang tinggi dan membuat asupan kalori yang dibutuhkan bertambah lebih banyak. Kemudian, makanan penyebab perut buncit yang kedua yakni kentang goreng. Pada sebuah penelitian mengungkapkan, mengonsumsi kentang goreng secara teratur akan menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan. Tidak tanggung-tanggung, berat badan akan bertambah lebih dari 1,3 kilogram tiap empat tahun.
Perlu untuk diketahui, satu porsi kentang goreng di restoran siap saji mengandung setidaknya 300-500 miligram garam. Selain itu, kentang goreng di restoran siap saji juga biasanya ditambahkan zat hidrogen pada minyak penggorengan. Tujuannya agar dapat meningkatkan cita rasa pada kentang goreng. Teknik menggoreng dengan temperatur tinggi juga mampu menimbulkan terbentuknya lemak trans.
Daging Iga & Daging Olahan
Meskipun enak dan lezat, daging iga ternyata menjadi salah satu makanan penyebab perut buncit. Daging iga juga dikenal sebagai sumber protein hewani yang baik. Kendati begitu, menurut sebuah studi menunjukkan, bagian iga, T-bone dan New York Strip merupakan bagian paling berlemak pada sapi.
Brilio.net ©2020 Merdeka.com
Dalam penelitian lainnya menunjukkan, mengonsumsi makanan kaya lemak akan berkaitan dengan perut buncit serta lingkar pinggang yang bertambah lebih besar. Tak berbeda jauh, daging olahan juga masuk ke dalam deretan makanan penyebab perut buncit.
Menurut sebuah penelitian menemukan, mengonsumsi daging olahan nantinya akan berkaitan dengan lingkar pinggang dan indeks massa tubuh yang lebih besar. Karena hal inilah, sosis dan daging bacon jarang sekali dikaitkan dengan menu diet sehat.
Pizza & Sereal
Bagi kalian para pecinta pizza, perlu berhati-hati. Sebab, pizza juga masuk ke dalam deretan makanan penyebab perut buncit. Tahukah kalian, pizza merupakan makanan penyumbang lemak jenuh terbesar kedua di Amerika Serikat. Menurut para peneliti menemukan, lemak yang ada di dalam pizza tak seperti lemak lainnya. Di mana lemak yang berasal dari pizza paling memungkinkan menyebabkan lemak pada area perut.
©2020 Merdeka.com
Berikutnya, sereal juga perlu untuk diwaspadai. Sebenarnya, tidak semua sereal buruk bagi kesehatan tubuh dan mampu membuat perut menjadi buncit. Akan tetapi, masih banyak orang yang kurang memperhatikan ukuran porsi konsumsi sereal. Sering kali dari kalian yang menggandakan ukuran porsi yang sudah direkomendasikan.
Hal inilah yang memicu terjadinya penumpukan lemak di perut. Karena sereal juga memiliki kandungan karbohidrat di dalamnya. Meskipun sereal terbuat dari olahan biji-bijian sekalipun. Untuk menghindari risiko tinggi mengalami perut buncit, pilih lah sereal yang kandungan karbohidratnya tidak terlalu banyak.
Kue Manis & Nasi Putih Serta Tepung
Siapa yang tidak suka aneka kue manis dan donat. Bagi sebagian besar orang, makanan tersebut begitu sangat dicintai. Namun ternyata di balik kelezatannya, tersembunyi risiko perut buncit yang perlu diwaspadai. Karena donat dan aneka kue manis lainnya memiliki kandungan gula yang cukup tinggi. Gula sendiri dapat menimbulkan peradangan dan nantinya juga bisa menyebabkan perut kembung serta buncit.
©2019 Merdeka.com/Pexels
Selain itu, donat dan aneka kue manis juga termasuk ke dalam makanan yang tak mudah dicerna loh. Makanan penyebab perut buncit berikutnya adalah nasi putih dan tepung. Bagi kalian yang ingin mengurangi lemak pada perut, sebaiknya hindari makanan yang mengandung karbohidrat putih.
Meski mudah dicerna oleh tubuh dengan cepat, karbohidrat putih nantinya justru akan tersimpan dalam bentuk lemak. Pada umumnya, karbohidrat putih akan ditemukan pada roti putih, nasi putih dan pasta. Untuk itu, ganti dan pilih lah roti gandum dan beras cokelat untuk menghindari perut buncit.
Produk Olahan Susu & Margarin
Walaupun dapat mendukung kesehatan tubuh, produk olahan susu
justru bisa menimbulkan perut buncit. Susu ternyata juga
memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi. Di mana hal itu mengakibatkan terjadinya penumpukan lemak di tubuh. Produk olahan susu yang dimaksud seperti misalnya yogurt, keju hingga es krim.
©2015 Merdeka.com/www.foodnavigator-usa.com
Meski memiliki risiko, bukan berarti kalian harus menghindari susu ya. Kalian bisa memiliki produk susu yang rendah lemak atau berbahan dasar kacang contohnya seperti susu kedelai. Makanan penyebab perut buncit yang terakhir yakni margarin. Bahan makanan ini pada umumnya kaya akan lemak trans. Jika dikonsumsi secara berlebihan, asupan lemak trans dalam tubuh secara otomatis akan meningkatkan kolesterol jahat atau low density lipoprotein.
Saat kadar LDL meningkat, jumlah lemak yang dipindahkan ke organ-organ tubuh juga meningkat. Kondisi tersebut akan membuat lemak memenuhi organ tubuh dan mengakibatkan dinding organ juga kian bertambah. Karena letak sejumlah organ berada di dalam perut, maka otomatis perut semakin lama kian membuncit.