Efek Samping Vaksin Covid-19, Patut Diketahui
Kondisi menantang ini seakan mulai menunjukkan titik terang. Berbagai terobosan muncul untuk meringankan dan membawa angin segar, yakni keberadaan vaksin. Kendati demikian, pemberian vaksin dapat memberi efek samping bagi sebagian orang.
Situasi suram wabah virus corona Covid-19 terjadi di awal 2020. Terjadinya pandemi telah memakan banyak korban.
Kondisi menantang ini seakan mulai menunjukkan titik terang. Berbagai terobosan muncul untuk meringankan dan membawa angin segar, yakni keberadaan vaksin. Kendati demikian, pemberian vaksin dapat memberi efek samping bagi sebagian orang.
Berikut sejumlah efek samping ringan yang disebabkan suntikan vaksin, dilansir dari berbagai sumber.
Bersifat Ringan dan Sementara
Sepatutnya Anda tidak perlu khawatir. Dikutip dari covid19.go.id, secara umum efek samping yang timbul dari suntikan vaksin dapat beragam. Umumnya ringan dan bersifat sementara. Hal ini tidak selalu ada, serta bergantung pada kondisi tubuh.
Efek simpang ringan seperti demam dan nyeri otot atau ruam pada bekas suntikan, merupakan hal yang wajar. Namun akan tetap dimonitor.
Melalui tahapan pengembangan dan pengujian vaksin yang lengkap, efek samping yang berat bisa terlebih dahulu terdeteksi. Sehingga mampu dievaluasi lebih lanjut. Karena manfaat vaksin jauh lebih besar, dibanding risiko sakit akibat terinfeksi Covid-19 bila tidak divaksin.
Demam dan Nyeri
Vaksin apa pun dapat menyebabkan efek samping. Biasanya demam ringan, kerewelan dan nyeri di tempat suntikan. Dilansir dari mayoclinic, Beberapa vaksin menyebabkan sakit kepala sementara, kelelahan atau kehilangan nafsu makan.
Vaksin Covid-19 dapat menyebabkan efek samping ringan setelah dosis pertama atau kedua, termasuk:
- Nyeri, kemerahan atau bengkak di tempat suntikan diberikan
- Demam
- Kelelahan
- Sakit kepala
- Nyeri otot
- Panas dingin
- Nyeri sendi
Anda mungkin akan dipantau selama 15 menit setelah mendapatkan vaksin Covid-19 untuk melihat apakah Anda memiliki reaksi langsung.
Sebagian besar efek samping terjadi dalam tiga hari pertama setelah vaksinasi dan biasanya hanya berlangsung satu hingga dua hari. Vaksin Covid-19 dapat menyebabkan efek samping yang menyerupai tanda dan gejala Covid-19.