Dulu Tempat Sampah Lahan Ini Disulap Jadi Kebun-Kolam Ikan,Ini Potretnya Keren Banget
Banyaknya sampah yang dibiarkan menumpuk, cepat atau pun lambat akan berdampak buruk bagi lingkungan sekitarnya. Demi menghindari hal tersebut, sebuah kelompok tani Ngudimulyo melakukan sebuah gerakan perubahan.
Banyaknya sampah yang dibiarkan menumpuk, cepat atau pun lambat akan berdampak buruk bagi lingkungan sekitarnya. Demi menghindari hal tersebut, sebuah kelompok tani Ngudimulyo yang berada di Kampung Pugeran, tepatnya di RT 06 RW 02, Suryodiningratan, Mantrijeron, Yogyakarta melakukan sebuah gerakan perubahan.
Mereka berhasil menyulap lahan yang awalnya berisi tumpukan sampah menjadi kebun hingga kolam ikan. Dengan begitu, lahan tersebut bisa menjadi lebih bermanfaat.
Penasaran seperti apa potretnya? Simak lanjutan ulasan berikut ini.
Dulu Tempat Sampah
Kelompok Tani Ngudimulyo berdiri berdasarkan keprihatinan masyarakat yang melihat lahan berisi sampah-sampah hingga puing bangunan. Sehingga munculah keinginan agar mengubah lahan berisi sampah, puing bangunan hingga semak belukar tersebut menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Youtube/CapCapung ©2021 Merdeka.com
"Kami timbul inisiatif untuk bagaimana agar lahan yang tandus tersebut, lahan yang kosong tersebut bisa dimanfaatkan untuk menanam atau budi daya tanaman," ujar Ketua Kelompok Tani Ngudimulyo, Muhammad Fathoni seperti dalam tayangan unggahan saluran Youtube CapCapung.
Disulap Jadi Kebun
Seiring dengan berlanjutnya keprihatinan yang dirasakan masyarakat sekitar ternyata disambut oleh berbagai pihak, agar pada nantinya pertanian serta perkebunan dapat dikembangkan pada lahan tersebut. Bahkan inisiatif para kelompok tani diberi respon baik oleh berbagai dinas kota hingga provinsi untuk lebih maju.
Youtube/CapCapung ©2021 Merdeka.com
"Dari Dinas Pertanian Kota, dari Dinas Pertanian Provinsi sudah memberikan beberapa bantuan, baik yang berwujud rumah bibit, dan sebagainya," lanjut Fathoni.
Ada Kolam Ikan
Selain perkebunan dan pertanian, lahan tersebut juga disulap sebagai kolam ikan. Terkait hal tersebut, sudah ada beberapa jenis ikan yang dipelihara hingga saat ini.
Youtube/CapCapung ©2021 Merdeka.com
"Kalau perikanan kita mencoba memelihara ikan lele, patin, ada juga kita kemarin kita mencoba nila. Ada juga beberapa rekan kami kemarin mencoba untuk mengembangkan pelihara ikan hias," kata Fathoni.
Kembangkan Skill Lewat Berbagai Pelatihan
Masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Ngudimulyo tersebut mengasah serta mengembangkan skill lewat berbagai pihak. Selain itu, mereka juga mengikuti sebuah pelatihan yang sudah diadakan oleh Dinas Pertanian.
Youtube/CapCapung ©2021 Merdeka.com
"Mereka mempunyai pengamalaman dan ilmu ini yang pertama mulai belajar ke berbagai pihak. Yang ke dua memang ada pelatihan yang diadakan oleh pihak Dinas Pertanian, baik Dinas Pertanian Kota maupun Dinas Pertanian Provinsi," kata Fathoni.