LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Doa Mahabbah dan Amalan untuk Memikat Hati Lawan Jenis yang Perlu Dicoba

Salah satu cara memikat lawan jenis adalah dengan berdoa. merdeka.com merangkum informasi tentang doa mahabbah dan amalan untuk memikat hati lawan jenis.

2023-03-09 10:46:00
Trending
Advertisement

Setiap orang pasti mengidam-idamkan seorang pasangan yang ideal. Para pria akan meninggalkan wanita yang cantik dan pintar, sebaliknya, para wanita biasanya memimpikan seorang pria yang tampan dan bisa memimpin. Hal ini membuat orang-orang yang ingin mencari jodoh bisa melakukan segala cara untuk mendapatkan pasangan impiannya tersebut.

Salah satu doa yang kerap dipanjatkan oleh manusia kepada Allah dalam hal ini adalah doa mahabbah. Doa mahabbah adalah doa yang diajarkan kepada umat Islam ketika ingin mendapatkan hati seseorang yang dicintainya.

Bahkan, doa-doa di bawah ini juga diajarkan di dalam Al-Qur’an sehingga kesahihannya bisa dipertanggungjawabkan. Melansir dari berbagai sumber berikut ini merdeka.com merangkum informasi tentang doa mahabbah dan amalan untuk memikat hati lawan jenis. Simak ulasannya sebagai berikut.

Advertisement

1. Doa Mahabbah Nabi Musa

© pexels.com/RODNAE Productions

Advertisement

Mengutip dari laman islam.nu.or.id, Nabi Musa pernah menolong kedua putri Nabi Syuaib lalu berteduh dan kemudian berdoa kepada Allah:

Rabbi, inni lima anzalta ilayya min khairin faqir

Artinya: “Ya Tuhanku, sungguh aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku,” (Surat Al-Qashas ayat 24).

2. Doa Mahabbah Nabi Yusuf

Doa mahabbah kedua ini adalah doa yang ada di dalam Al-Qur’an Surat Yusuf ayat 4. Berikut ini adalah lafaz dan artinya:

Idz qala yusufu li'abiihi yaa abati innii ra'aitu ahada 'asyara kaukabaw wasy-syamsa wal-qamara ra'aituhum li saajidiin

Artinya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan kelihatan semuanya sujud kepadaku.”

3. Doa Mahabbah Mengagumi Ciptaan Allah

Doa mahabbah selanjutnya adalah doa dari Surat Yusuf ayat 13. Berikut ini adalah bacaan dan terjemahannya:

Qala innii layahzununi an tadz-habuu bihii wa akhafu ay ya'kulahuz-zi'bu wa antum 'an-hu ghafilun

Artinya: “Maka tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum kepada (keelokan rupa) nya, dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata: Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah Malaikat yang mulia.”

4. Doa Mahabbah Godaan Yusuf

Doa ini dinukil dari ayat Al-Qur’an Surat Yusuf ayat 23. Berikut ini adalah bacaan doa dan terjemahannya:

Wa rawadat-hullati huwa fi baitiha 'an nafsihi wa gallaqatil-abwaba wa qalat haita lak, qala ma'azallahi innahu rabbi ahsana masway, innahu la yuflihuz-zalimun

Artinya: “Dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu, seraya berkata : Marilah kesini. Yusuf berkata: Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik. Sesungguhnya orang-orang yang zalim tidak akan beruntung.”

5. Doa Mahabbah Meminta Kasih Sayang

©2022 Merdeka.com/pixabay

Doa ini diambil dari Al-Qur’an Surat Thaaha ayat 39. Berikut ini adalah bacaan dan terjamahan doanya:

Aniqzi fihi fit-tabuti faqzi fihi fil-yammi falyulqihil-yammu bis-sahili ya'khuz-hu 'aduwwul li wa 'aduwwul lah, wa alqaitu 'alaika mahabbatam minni, wa litusna'a 'als 'aini

Artinya: “Dan aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dariku, dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasanku.”

6. Doa Mahabbah Meminta Jodoh

Selain doa yang bersumber dari Al-Qur’an, doa berikut ini diambil dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori. Berikut ini adalah bacaan dan terjemahannya:

Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub. 

Allahumma fa-in kunta ta’lamu hadzal amro (sebut nama urusan tersebut) khoiron lii fii ‘aajili amrii wa aajilih (aw fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. 

Allahumma in kunta ta’lamu annahu syarrun lii fii diini wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii (fii ‘aajili amri wa aajilih) fash-rifnii ‘anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bih

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku beristikhoroh pada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kepada-Mu kekuatan dengan kekuatan-Mu, aku meminta kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Sesungguhnya Engkau yang menakdirkan dan aku tidaklah mampu melakukannya. Engkau yang Maha Tahu, sedangkan aku tidak. Engkaulah yang mengetahui perkara yang ghoib. 

Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini (sebut urusan tersebut) baik bagiku dalam urusanku di dunia dan di akhirat, (atau baik bagi agama, penghidupan, dan akhir urusanku), maka takdirkanlah hal tersebut untukku, mudahkanlah untukku dan berkahilah ia untukku. 

Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara tersebut jelek bagi agama, penghidupan, dan akhir urusanku (baik bagiku dalam urusanku di dunia dan akhirat), maka palingkanlah ia dariku, takdirkanlah yang terbaik bagiku di mana pun itu sehingga aku pun ridho dengannya.” (HR. Bukhari).

(mdk/mff)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.