Disaksikan Panglima TNI, Kapolri Mendadak Bicara soal 'Ikan Busuk Mulai dari Kepala'
Pidato Kapolri soal kepemimpinan gunakan peribahasa 'Ikan Busuk Mulai dari Kepala'
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendadak menyinggung masalah kepemimpinan dengan mengutip sebuah peribahasa 'Ikan Busuk Mulai dari Kepala'. Listyo menyampaikan itu di hadapan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan para perwira polisi.
Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam acara penutupan pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-30, Sespimen Polri Dikreg ke-61, dan Sespimma Polri angkatan ke-66 di Lembang, Jawa Barat, Rabu kemarin. Simak ulasannya:
Pidato Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Instagram/@kepalakepolisian_ri ©2021 Merdeka.com
Melalui pidatonya, Listyo menyinggung soal masalah kepemimpinan dengan mengutip sebuah peribahasa berbunyi, 'Ikan Busuk Mulai dari Kepala'.
Menurutnya, permasalahan yang ada khususnya di lingkungan internal Polri dapat terjadi karena pemimpinnya bermasalah atau tidak mampu menjadi teladan baik bagi anggotanya.
"Ada pepatah, ikan busuk mulai dari kepala, kalau pimpinannya bermasalah maka bawahannya akan bermasalah juga. Pimpinan harus jadi teladan, sehingga bawahannya akan meneladani," kata Kapolri seperti dikutip di Instagram @kepalakepolisian_ri, Kamis (28/10).
Pesan Kapolri
Tak hanya itu, Listyo juga berpesan agar para pimpinan di Polri bisa menguasai lapangan, bergerak cepat, responsif, peka terhadap perubahan, dan berani keluar dari zona nyaman.
Dia menegaskan, seorang pemimpin harus mau turun ke bawah untuk mendengarkan langsung aspirasi dari masyarakat dan anggotanya.
Kapolri juga berpesan, bahwa dalam menjalankan tugas pemimpin tidak boleh mudah terpancing emosinya. Pemimpin yang mudah terpancing emosi berpotensi membuat tindakan yang tidak diinginkan oleh masyarakat.
Instagram/@kepalakepolisian_ri ©2021 Merdeka.com
"Pemimpin harus mampu menjadi teladan bagi semua pihak dan mampu mengimplementasikan konsep Presisi sehingga Polri dapat menjadi institusi yang semakin dekat dengan masyarakat," ungkap Kapolri.
Sebut Tak Segan Beri Reward Ataupun Tindak Anggota
Instagram/@kepalakepolisian_ri ©2021 Merdeka.com
Pada kesempatan tersebut, Kapolri juga mengatakan bahwa ia dan seluruh pejabat Polri telah berkomitmen untuk selalu memberikan reward atas kerja keras para anggotanya. Sebaliknya, Kapolri juga mengaku tak segan menindak anggotanya jika melakukan kesalahan yang berdampak pada organisasi.
"Saya juga tak ragu untuk menindak tegas pimpinannya apabila tidak mampu menjadi tauladan bagi jajarannya. Kalau tak mampu membersihkan ekor maka kepalanya akan saya potong. Ini semua untuk kebaikan organisasi yang sudah susah payah sudah berjuang untuk masyarakat, bangsa dan negara," pungkasnya.