LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Demi Menjaga Padi, Si Abah Rela Tinggal Seorang Diri di Gubuk Sederhana Tengah Sawah

Ada ketulusan bermakna di setiap butir padi yang berhasil disulap menjadi nasi nantinya. Demi menjaga padi, seorang pria ini rela tinggal di sebuah gubuk kecil.

2021-09-24 10:54:00
Sawah
Advertisement

Banyak perjuangan yang perlu ditempuh bagi para petani. Ada ketulusan bermakna di setiap butir padi yang berhasil disulap menjadi nasi nantinya.

Seperti perjuangan seorang buruh tani berikut ini. Demi menjaga padi, seorang pria ini rela tinggal di sebuah gubuk kecil.

Lantas, seperti apa potretnya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, melansir dari kanal YouTube Petualangan Alam Desaku, Jumat(24/9/2021).

Advertisement

Tinggal di Gubuk

Kehidupan terus berputar. Begitu pula dengan perjuangan seorang buruh tani yang berikut ini.

Meski tak memiliki sawah, ia tetap bekerja sepenuh hati menjaga setiap saat. Bahkan, ia rela bermalam. Kadang, ia ditemani sang istri di gubuk sebelah area persawahan yang cukup jauh dari jangkauan warga.

Advertisement

YouTube Petualangan Alam Desaku ©2021 Merdeka.com

"Bapak gak punya sawah, ini sawah orang, bapak kuli," ungkapnya.

"(Tinggal) sama ibu berdua, lagi kuli, sudah pergi lagi," katanya.

Tunggu Hama

Dengan sabar, pria itu menunggu sawah sang majikan dari buruan hama. Selalu saja ada binatang liar yang bisa mengancam hasil panen.

"Babi hutan merusak tanaman milik petani. Untuk menanggulangi hal tersebut, petani berjuang keras mengusir hama tersebut dengan menunggu tanaman mereka sampai benar benar aman," dikutip dari keterangan video.

YouTube Petualangan Alam Desaku ©2021 Merdeka.com

Pada siang hari, ia harus berjibaku seorang diri tatkala bekerja terpisah dengan istri untuk mengusir burung. Malam hari, babi hutan bisa saja sewaktu-waktu masuk ke area persawahan di depan mata.

"Burung emprit (siang). Kalau malam, babi hutan," katanya.

Penuh Dedikasi

Mengenakan pakaian seadanya serta kupluk sebagai penutup kepala, pria paruh baya tersebut langsung mengambil peralatan. Ia mendengar kicauan burung pengganggu.

Dengan sigap, ia seketika menuju ke tengah sawah. Mengusir berbagai burung dengan peralatan yang telah dibuatnya membentang dari sisi sawah ke sisi lainnya.

YouTube Petualangan Alam Desaku ©2021 Merdeka.com

"Terus sekarang bapak bawa bendera mau ngapain itu?" tanya pemilik video.

"Buat burung emprit," balasnya.

(mdk/mta)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.