LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Cerita Jenderal Polisi Minta Ditilang, Sama Polantas Malah Dipaksa Beri Uang Damai

Jenderal itu meminta ditilang sesuai kesalahannya secara hukum. Tapi dia malah kena marah dipaksa jalur damai dengan memberi uang. Simak selengkapnya berikut ini.

2021-01-21 09:47:00
polisi teladan
Advertisement

Calon kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo berencana meniadakan fungsi penilangan dari Polantas. Nantinya penilangan bakal dimaksimalkan melalui mekanisme penegakan hukum berbasis elektronik di bidang lalu lintas atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Tujuan lain dari mengoptimalkan ETLE, yakni mengantisipasi penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan anggota polisi saat proses tilang lalu lintas. Hal ini mengingatkan pada kisah seorang jenderal yang menyamar.

Jenderal itu meminta ditilang sesuai kesalahannya secara hukum. Tapi dia malah kena marah dipaksa jalur damai dengan memberi uang.

Advertisement

Simak selengkapnya berikut ini.

Jenderal Menyamar Sengaja Melanggar

Pungutan liar (Pungli) atau uang damai saat kena tilang kerap dijumpai dan sudah menjadi rahasia umum. Maraknya pungli, membuat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Djoko Prastowo pernah menyamar jadi warga sipil. Ia berpura-pura melanggar lalu lintas.

Advertisement

Djoko mengendarai mobil seorang diri tanpa pengawalan. Alhasil, Djoko dihentikan oleh seorang petugas lalu lintas dan digiring ke pos polisi.

Dipaksa Uang Damai

Sontak saja polisi nomor satu di wilayah hukum Sumsel itu diminta menyerahkan uang damai atas pelanggarannya. Meski begitu, Djoko minta ditindak langsung (tilang) sesuai dengan kesalahan.

Tapi polisi yang bertugas itu kukuh dengan jalur damai. Setelah merasa didesak, Djoko pun menyerahkan uang yang diminta. Barulah ia mengakui sebagai Kapolda Sumsel dan menangkap pelaku.

Tak berselang lama, Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Hendro datang ke lokasi untuk mengamankan pelaku atas perintah Irjen Djoko.

"Ya, memang begitu salah satu caranya (menyamar). Anggota itu tetap memaksa minta duit damai, padahal waktu itu saya pura-pura ditilang saja. Dia (polisi pungli) saya tanya mana surat tugas, malah tidak bisa menunjukkan," papar Djoko, Selasa (18/10/2016).

Ia menyesalkan anggotanya masih melakukan pungli. Djoko pun tak segan menindak tegas petugas kepolisian yang melanggar disiplin dan kode etik.

"Genderang pungli ini sudah ditabuh Presiden, Kapolri juga sudah. Kita juga tabuh tapi tidak bikin kaget orang. Tapi Saya tak mau tinggal diam urusi pungli, pasti saya tindak," pungkasnya.

Sang Jenderal Sudah Pensiun

Irjen Djoko Prastowo saat menjadi Kapolda Sumsel ©tribratanews.com

Seperti diketahui, kini Irjen Djoko Prastowo telah mencapai masa purna tugas. Usai menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan, ia berlanjut mengemban amanah menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Sosek Sahli Kapolri.

Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini ialah Anjak Utama Bid. Sosek Sahli Kapolri. Menjadi salah seorang polisi yang patut diteladani atas sikap tegasnya.

(mdk/kur)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.