LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Cerita Andy F Noya Gabung Geng Preman, Mencuri di Rumah Orang Kaya & Pernah Ditembak

Andy F Noya mengaku pernah bergabung dengan kelompok gengster dan kerap mencuri.

2020-09-18 08:29:00
Andy F Noya
Advertisement

Andy Flores Noya merupakan salah satu presenter sekaligus wartawan ternama di Indonesia. Kiprahnya di dunia jurnalistik sudah tidak perlu diragukan lagi. Namanya semakin dikenal masyarakat luas kala dirinya membawakan program talkshow berjudul Kick Andy.

Dikenal sebagai pribadi yang cerdas dan bijak, siapa sangka jika Andy dulunya sempat bergabung bersama kelompok gengster yang gemar mencuri, saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Hal tersebut ia sampaikan dalam video di kanal Youtube Christina Lie.

Meski begitu, Andy mengaku jika ia memiliki alasan di balik bergabungnya dengan kelompok gengster tersebut. Ia mengatakan, ada dendam dan rasa sakit hati yang mendasari dirinya melakukan hal tersebut. Berikut informasi selengkapnya:

Advertisement

Andy Bergabung dengan Kelompok Gengster

Dalam video berjudul 'KICK ANDY PERNAH DI SANTET, SEMPAT BENCI ORANG KAYA, DAN HAMPIR MATI KECELAKAAN' Andy menceritakan lika-liku perjalanan hidupnya yang bisa dibilang banyak memberikan pelajaran baginya. Dalam kesempatan tersebut, pria kelahiran 6 November 1960 itu mengaku pernah tergabung dengan salah satu kelompok gengster besar di Surabaya saat dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar.

"Dulu karena saya lama hidup di jalanan juga, saya sempat ada satu massa saya bergaul dengan preman-preman kecil di Surabaya itu ada namanya Rombongan Bumiarjo itu geng preman ada dewasa dan kecil-kecil nah saya masuk di kelompok yang kecil-kecil itu," kata Andy.

Advertisement

Youtube/Christina Lie ©2020 Merdeka.com

Sering Mencuri dan Pernah Sampai Ditembak

Lebih lanjut, ia mengungkapkan jika dirinya juga kerap mencuri dengan kelompok geng-nya. Andy juga mengaku jika dirinya pernah sampai di tembak dengan senapan angin saat berusaha mencuri burung dara untuk dijual kembali.  

"Itu mulai bukan kenakalan tapi kejahatan, kita mencuri mangga itu bukan untuk dimakan tapi untuk dijual. Terus kemudian kita mencuri barang-barang di rumah orang kaya, jadi kalau ada bola basket ada pintu gerbang enggak ditutup kita masuk dan ambil" kata Andy.

"Mencuri burung dara juga, saya pernah ketembak kaki saya pakai senapan angin," tambahnya.

Youtube/Christina Lie ©2020 Merdeka.com

Andy Bilang Pernah Benci dengan Orang Kaya

Dalam kesempatan wawancara tersebut, Andy juga pernah mengungkap pernah sangat membenci orang-orang kaya. Hal ini berawal saat Andy tak sengaja memecahkan kaca spion sebuah mobil saat dirinya bersepeda bersama teman-temannya.

Andy mengatakan jika pemilik mobil tersebut marah-marah membentak ibunya dengan kata-kata kasar karena menuntut ganti rugi atas spion yang tak sengaja dipecahkan oleh Andy. Hal tersebut membuat Andy mengaku sangat sedih karena melihat kondisi perekonomian keluarganya yang sangat pas-pasan pada saat itu.

"Dia sudah tahu kami miskin, tapi dia tetap memaksa untuk membayar ganti rugi kaca spion. Sejak itu saya marah sekali, saya bilang orang kaya itu memang jahat, semuanya. Pokoknya orang yang punya mobil semuanya jahat," ungkapnya

Alasan Andy Mencuri di Rumah-Rumah Orang Kaya

Dengan trauma yang terekam di otaknya itulah salah satu yang mendasari Andy mengaku memiliki dendam sekaligus rasa sakit hati yang mendalam terhadap orang-orang kaya yang dianggap olehnya semuanya jahat. Andy mengaku jika hal tersebut merupakan salah satu alasan mengapa dirinya sering mencuri di rumah-rumah orang kaya.

"Nah saya melampiaskan kemarahan saya pada orang-orang kaya dengan cara seperti itu, termasuk hobi ngempesin mobil-mobil orang. Begitu lihat mobil bagus saya kempesin karena ada kemarahan merasa ditindas diinjak-injak," ungkap Andy.

Sambil berkaca-kaca, Andy mengaku bersyukur dengan kejadian-kejadian yang pernah ia alami di masa lalu. Lika-liku perjalanan hidupnyalah yang membentuk sosok Andy Flores Noya menjadi sekarang ini.

"Tuhan terima kasih hari ini saya bisa menahan diri, untuk berbuat berbeda sama orang yang pernah lakukan sama saya dan ibu saya dulu. Dan itu sih sedikit cerita yang membuat saya benci orang kaya dulu. Tapi kan setelah dewasa jadi tahu sifat jahat atau baik itu tidak selalu berkaitan dengan materi," kata Andy menahan tangis.


(mdk/khu)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.