Cara Menghilangkan Keloid secara Medis dan Alami, Dijamin Efektif
Cara menghilangkan keloid bisa dilakukan secara medis juga alami.
Cara menghilangkan keloid bisa dilakukan secara medis juga alami. Keloid merupakan kelainan penyembuhan luka yang berupa pertumbuhan berlebih dari jaringan parut yang tumbuh dan mengeras. Biasanya keloid juga disebut sebagai daging tumbuh di tempat yang mengalami luka.
Keloid dapat di sebabkan oleh berbagai alasan, seperti luka bakar, bekas tindik, luka bekas operasi, luka bekas tatto dan lain sebagainya. Para ahli mengatakan, jika keloid disebabkan karena faktor genetik seseorang. Maka dari itu, untuk orang yang memiliki keturunan penderita keloid tidak disarankan untuk melakukan tindik atau tatto.
Keloid memiliki gejala yang bervariasi, dan berbeda-beda pada setiap orang. Meski tidak membahayakan, keloid dapat menyebabkan rasa gatal pada luka. Meski sulit di hindari, keloid bisa di hilangkan dengan bantuan medis maupun secara alami.
Di lansir dari American Academy of Dermatology, perawatan untuk keloid bisa meliputi suntikan kortikosteroid. Suntikan ini sering menjadi bagian dari rencana perawatan keloid untuk membantu mengecilkan bekas luka. Berikutcara menghilangkan keloid secara medis dan alami :
Secara Medis
1. Operasi
Perawatan ini dilakukan dengan pembedahan untuk memotong keloid. Namun, keloid bisa saja kembali tumbuh walaupun sudah dilakukan operasi pemotongan. Biasanya, untuk mencegahnya tumbuh dokter akan memberikan suntikan kortikosteroid atau cryotherapy pasca operasi dilakukan. Perawatan radiasi setelah operasi dilakukan juga dapat mencegah keloid tumbuh kembali.
2. Laser
Perawatan laser ini dapat memudarkan warna keloid dan mengurangi strukturnya.
3. Gel silikon
Gel silikon ini biasa digunakan untuk mencegah keloid tumbuh kembali. Menurut hasil penelitian, 34 persen bekas luka mengalami perataan setelah pasien menggunakan gel silikon setiap hari selama enam bulan.
4. Crytherapy
Perawatan ini di gunakan untuk mengurangi kekerasan dan ukuran keloid dengan cara membekukan keloid dari dalam ke luar sambil menyelamatkan kulit di bawah keloid.
5. Radiasi
Radiasi kebanyakan di lakukan pasca melakukan operasi bedah pemotongan keloid.
6. Interferon
Dengan menyuntikkan interferon ke dalam tubuh, maka akan menghasilkan protein yang menguatkan sistem imun tubuh untuk melawan virus dan bakteri. Biasanya, suntikan ini dapat membantu untuk mengurangi ukuran keloid.
Secara Alamai
Selain dengan cara medis, keloid juga bisa di hilangkan menggunakan bahan-bahan alami meski hasilnya memerlukan waktu sedikit lebih lama.
1. Lidah Buaya
Dengan mengoleskan gel lidah buaya secara rutin setiap hari, dapat membantu untuk meregenerasi kulit yang rusak.
2. Bawang Putih
Bawang putih juga dikatakan mampu membantu menghilangkan keloid karena ekstrak bawang putih turut memengaruhi pertumbuhan sel fibroblas yang menyebabkan keloid. Caranya, cukup dengan menghancurkan beberapa siung bawang putih lalu mengoleskan pada bekas luka selama 15 menit dan bilas dengan air hangat. Cara ini tidak boleh di lakukan terlalu sering, cukup 1 kali dalam sebulan. Karena bawang putih akan menimbulkan efek panas pada kulit.
3. Baking Soda
Baking soda di katakan manjur untuk mendorong perkembangan lapisan kulit yang baru. Caranya bisa dengan mencampurkan dengan air kemudian mengoleskannya pada keloid menggunakan kapas.
4. Cuka Apel
Cuka apel juga di percaya mampu membantu menghilangkan keloid. Caranya, dengan mencampurkan 2 sendok teh cuka apel dan 1 sendok teh air, lalu oleskan ke area bekas luka dengan kapas. Lakukan 3-4 kali dalam sehari.
5. Madu
Mengoleskan madu asli pada bekas luka mampu membantu menghilangkan keloid. Lakukan 2 kali sehari secara rutin untuk mendapatkan hasil yang optimal.
6. Jus Lemon
Kandungan vitamin C dan antioksidan pada jus lemon ampuh untuk mengurangi ukuran keloid. Caranya cukup mengoleskan sari lemon di atas luka dan biarkan selama setengah jam sebelum di bilas dengan air hangat.
Perawatan Apabila Muncul Luka
- Selalu bersihkan luka dengan sabun dan air, menjaga luka tetap bersih membantu mengurangi bekas luka.
- Perban area luka dengan kasa steril
- Lindungi kulit dari sinar matahari karena dapat menggelapkan bekas luka
- Jika luka sudah sembuh, gunakan tabir surya dengan minimal SPF 30 untuk mencegah luka berubah warna menjadi gelap.
- Segera setelah luka sembuh, gunakan lembaran silikon atau gel untuk membantu mencegah keloid terbentuk dan mengurangi ukuran bekas luka.