Cacing Penyebab Anemia adalah Jenis Tambang, Ini Gejala Infeksi hingga Pengobatannya
Cacing penyebab anemia sebenarnya berjenis cacing tambang. Biasanya seseorang yang sudah mengalami anemia karena cacing tambang akan mendapatkan keadaan lemah, lesu, letih, lunglai atau bahkan mudah lelah.
Cacing penyebab anemia sebenarnya berjenis cacing tambang. Biasanya orang yang menderita anemia karena cacing tambang akan mengalami keadaan lemah, lesu, letih, lunglai atau bahkan mudah lelah.
Gejala ini akan diikuti oleh gangguan kesehatan lainnya seperti merasa pusing, berputar, hingga penglihatan yang berkunang-kunang. Itu semua gejala umum pada anemia dan bisa terjadi karena kurangnya pasokan oksigen sehingga proses penyebarannya ke otak tidak sempurna.
Kondisi ini akan membuat seseorang panik dan was-was. Maka dari itu, tak ada salahnya untuk memahami seperti apa proses gejala infeksi cacing tambang penyebab anemia.
Dirangkum dari beragam sumber, Rabu (7/12) berikut adalah ulasan lengkap tentang cacing penyebab anemia dan gejala infeksi hingga cara pengobatannya.
Infeksi Cacing Penyebab Anemia
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jika cacing penyebab anemia ini adalah cacing berjenis tambang (Necator Americanus dan Ancylostoma duodenale). Perlu diketahui jika cacing ini bisa masuk ke dalam tubuh ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi olehnya.
Seperti dilansir dari Alodokter, bahkan larva cacing tambang ini akan masuk ke sistem pencernaan. Lalu ia bisa menjadi cacing dewasa dan berkembang biak di usus sehingga menimbulkan gejala.
Selain itu dia juga bisa bertelur yang akan diletakkan di usus besar dan keluar bersamaan dengan feses. Di lingkungan dengan sanitasi buruk, feses yang mengandung telur cacing tambang itu akan mengontaminasi tanah dan juga air di sekitarnya.
Faktor Meningkatnya Risiko Infeksi Cacing Penyebab Anemia
Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi cacing penyebab anemia.
Berikut adalah faktor yang bisa meningkatkan risiko infeksi cacing penyebab anemia seperti dikutip dari Alodokter:
- Tinggal di lingkungan dengan sanitasi yang buruk
- Mengonsumsi makanan dan minuman yang berisiko terkontaminasi telur atau larva cacing tambang, seperti daging yang mentah atau setengah matang
- Memiliki pekerjaan yang sering bersentuhan langsung dengan tanah, seperti petani atau pekerja kebun
- Sering berjalan di atas tanah tanpa alas kaki
Gejala Infeksi Cacing Penyebab Anemia (Cacing Tambang)
Gejala infeksi cacing tambang bisa bervariasi. Pada orang yang mempunyai daya tahan baik, infeksi cacing ini mungkin saja tidak akan menimbulkan gejala serius.
Larva cacing tambang yang masuk lewat kulit akan menimbulkan keluhan berupa ruam yang kemudian berkelok-kelok di tempat masuknya cacing. Ruang ini akan terasa sangat gatal dan tampak kemerahan, karena infeksi cacing tambang pada kulit ini disebut dengan cultaneus larva migran.
Larva cacing tambang yang sudah masuk ke dalam tubuh akan menjadi cacing dewasa dan menempel pada bagian usus halus manusia. Kemudian, cacing ini menghisap nutrisi hingga darah dan berkembang menjadi lebih banyak dalam saluran pencernaan yang menimbulkan gejala seperti:
- Diare
- Sakit perut
- Batuk atau mengi
- Demam
- Kulit pucat karena kurang darah (anemia)
- Mual dan muntah
Pengobatannya
Pengobatan infeksi cacing tambang ini dilakukan untuk mengatasi infeksi, mencegah perburukan kondisi serta mencegah komplikasi. Infeksi cacing tambang bisa diatasi dengan pemberian obat pembunuh cacing seperti (antihelmintik), seperti albendazole, pirantel pamoat, mebendazole dan levamisole.
Pada pasien yang juga mengalami anemia, dokter akan memberikan suplemen zat besi dan asam folat demi membantu pembentukan sel darah merah.
Apabila infeksi yang dialami oleh pasien tergolong parah, perawatan di rumah sakit, transfusi darah dan juga operasi untuk mengangkat cacing juga sangat mungkin untuk dilakukan.