LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Buntut Kerumunan Habib Rizieq, Ridwan Kamil & Mahfud MD Adu Argumen Tanggung Jawab

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai, adanya kerumunan massa Front Pembela Islam (FPI) di sejumlah tempat, disebabkan karena adanya pernyataan dari Menko Polhukam, Mahfud MD.

2020-12-17 08:33:00
Menko Polhukam Mahfud MD
Advertisement

Kerumunan massa yang disebabkan di beberapa acara pasca kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia, semakin berbuntut panjang. Sebab, acara yang menyebabkan berkumpulnya ratusan orang di tengah pandemi Covid-19 itu, disebut tak mematuhi aturan protokol kesehatan yang diterapkan.

Sejumlah pejabat daerah dan kepolisian pun, turut menerima dampak dari kerumunan tersebut, karena dianggap lalai dalam menegakkan protokol kesehatan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai, adanya kerumunan massa Front Pembela Islam (FPI) di sejumlah tempat, disebabkan karena adanya pernyataan dari Menko Polhukam, Mahfud MD. Ia pun meminta, Mahfud turut bertanggung jawab atas kejadian itu.

Advertisement

Hal tersebut, diketahui dari cuitan di akun Twitter pribadi masing-masing. Dalam salah satu tulisannya, Mahfud Md pun langsung merespons tuntutan dari Ridwan Kamil soal tanggung jawab. Berikut ulasan selengkapnya:

Ridwan Kamil Sebut Mahfud MD Harus Ikut Bertanggung Jawab

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, turut meminta pertanggungjawaban dari Menkopolhukam Mahfud MD, terkait kerumunan massa pendukung Rizieq Shihab yang terjadi di kawasan Megamendung, Jawa Barat.

Advertisement

Hal tersebut, disampaikan langsung olehnya setelah menjalani pemeriksaan di Direktorat Reskrimum Polda Jabar. Ia menilai, semua kekisruhan yang berlarut pasca kepulangan HRS ke Tanah Air, dimulai karena adanya statement yang dikeluarkan oleh Mahfud MD. Untuk itu, ia meminta Menkopulhukam juga harus ikut bertanggung jawab atas kasus tersebut.

"Menurut saya, semua kekisruhan yang berlarut-larut ini dimulai sejak adanya statement dari Pak Mahfud Md, di mana penjemputan HRS ini diizinkan asal tertib dan damai. Jadi, beliau harus bertanggung jawab, tidak hanya kami kepala daerah yang dimintai klarifikasinya," kata Ridwan Kamil.

Tanggapan Mahfud MD soal Tuntutan Ridwan Kamil

Sementara itu, Menkopolhukam Mahfud MD, nampak langsung menanggapi tuntutan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, terkait kerumunan pendukung Rizieq Syihab di Megamendung, Jawa Barat.

Melalui cuitan di akun Twitternya, Mahfud mengatakan dirinya siap bertanggung jawab. Ia mengakui, jika dirinya lah yang memberikan pengumuman kepada masyarakat tentang rencana kepulangan Rizieq Shihab dan mengatakan jika HRS boleh dijemput asal tertib dan tak melanggar protokol kesehatan.

"Siap, Kang RK. Saya bertanggungjawab. Saya yang umumkan HRS diizinkan pulang ke Indonesia karena dia punya hak hukum untuk pulang. Saya juga yang mengumumkan HRS boleh dijemput asal tertib dan tak melanggar protokol kesehatan. Saya juga yang minta HRS diantar sampai ke Petamburan," jawab Mahfud lewat akun twitter pribadinya @mohmahfudmd.

Namun Mahfud berdalih, jika pemberian izin  penjemputan Rizieq di bandara adalah bentuk diskresi pemerintah. Menurutnya, kegiatan penjemputan berjalan tertib, sementara yang melanggar protokol adalah acara maulid dan pernikahan anak Rizieq dimana itu sudah diluar dari diskresi yang diberikan olehnya.

"Diskresi pemerintah diberikan untuk penjemputan, pengamanan, dan pengantaran dari bandara sampai ke Petamburan. Itu sudah berjalan tertib sampai HRS benar-benar tiba di Petamburan sore. Tapi yang acara malam dan hari-hari berikutnya yang menimbulkan kerumunan orang sudah di luar diskresi yang saya umumkan," jelasnya.

Jawaban Ridwan Kamil

Ridwan Kamil kemudian terlihat membalas cuitan Mahfud MD di akun Twitter pribadinya. Pria yang akrab disapa Kang Emil itu, menyampaikan permintaan maaf-nya jika Mahfud tidak berkenan atas 'sentilannya' terkait kerumunan massa pendukung Rizieq Shihab yang terjadi di Megamendung, Jawa Barat.

"Siap pak Mahfud. Pusat daerah hrs sama2 memikul tanggung jawab. Mengapa kerumunan di Bandara yg sgt masif & merugikan kesehatan/ekonomi, tidak ada pemeriksaan sprt halnya kami berkali-kali. Mengapa kepala daerah terus yg hrs dimintai bertanggung jawab. Mhn maaf jika tdk berkenan," jawab Ridwan Kamil

Pesan Ridwan Kamil untuk HRS dan Pemimpin Masyarakat

Tak sampai disitu, Ridwan Kamil juga nampak memberikan pesan kepada Habib Rizieq Shihab dan pemimpin masyarakat terkait upaya penanganan Covid-19. Ia meminta, sebaiknya seluruh lapisan masyarakat harus turut membantu da mendukung upaya pemutusan rantai penyebaran virus dengan taat melaksanakan protokol kesehatan.

"Pesan saya utk HRS & para pemimpin masyarakat, keberhasilan atasi covid ini hrs dua arah, tdk semata pemerintah. Ayo produktif tapi taat prokes. Kasihan nakes tni polri. Harus ada ketaatan. "Ati’ullaha wa ati’ur rasula wa ulil amri minkum"-Taatlah kepadaNya, rasul & pemimpin diantaramu," tulis Ridwan Kamil.

(mdk/khu)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.