LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Bukan Cuma Mobil, Pabrik Lamborghini Dibeli Anak Presiden RI

Tak tanggung-tanggung. Bukan cuma mobilnya, pabrik Lamborghini sekalian dibeli sama anak Presiden RI.

2023-03-10 11:00:00
Jenis Perusahaan
Advertisement

Siapa yang tak tahu mobil Lamborghini? Mobilsport mewah ini jadi idaman para pecinta otomotif di seluruh jagad.

Di Indonesia, para 'sultan' tajir melintir banyak yang memilikinya. Mobil berharga miliaran rupiah ini memberi cap pemiliknya adalah orang tajir.

Namun rupanya pabrik Lamborghini memiliki sejarah dengan orang Indonesia. Tak tanggung-tanggung, pabriknya pernah dibeli oleh putra Presiden RI.

Advertisement

Penasaran? Simak informasi selengkapnya:

Dua Konglomerat Indonesia Beli Perusahaan Lamborghini

Pada Januari tahun 1994 silam perusahaan berlogo 'banteng ngamuk' itu resmi dibeli oleh anak dari Presiden ke-2 RI Soeharto, yakni Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Advertisement

Bersama dengan konglomerat Indonesia Setiawan Jody, Tommy menggelontorkan uang sebesar US$ 40 juta untuk membeli perusahaan Lamborghini melalui perusahaan Megatech.

"Megatech juga bermaksud menggunakan teknologi mesin Lamborghini untuk membangun sebuah mobil komersial di Indonesia, " kata ketua Mycom, Yap yong Seong dikutip dari Liputan6 (10/3).

Bagaimana Perusahaan Supercar Bisa Dibeli oleh Orang Indonesia?

Tommy dan Jody ©2023 Merdeka.com

Awal mula dibelinya perusahaan supercar ini bermula ketika Chrysler sebagai pemilik Lamborghini tidak kuat meneruskan kepemilikan perusahaan ini di tengah tekanan ekonomi.

Pada 21 Januari 1994, Lamborghini pun beralih ke sebuah perusahaan berbasis di Bermuda bernama Megatech. Namun, pada saat itu jurnal sejarah Lamborghini hanya menyebut pembelinya sebagai 'unknown Indonesian'.

Kemudian, diketahui jika Megatech ini dimiliki oleh Tommy dan Jody. Keduanya memiliki sekitar  60 persen saham, sementara sisanya dipegang sebuah perusahaan Malaysia, MyCom Berhad.

Selain Lamborghini, Megatech juga tercatat sebagai pemilik perusahaan Vector. Ini adalah salah satu merek supercar Amerika yang cukup bergaung namanya pada masa itu, tetapi tidak berumur lama.

Akhir Kepemilikan

Instagram @hotmanparisofficial ©2022 Merdeka.com

Setelah resmi memiliki Lamborghini, Djody langsung menunjuk Mike Kimberly sebagai presiden dan direktur pelaksana.

Kepemilikan perusahaan supercar Lamborghini berakhir di tangan Tommy dan Jody pada tahun 1998, saat Indonesia mengalami krisis moneter.

Lamborghini kemudian  dipegang VW-Audi hingga kini. Meski dijual, Megatech pada saat itu disebut justru mendapatkan untung besar.

Sebab, mereka menjual perusahaan Lamborghini dengan harga 110 juta dolar AS dan nilainya menjadi berkali-kali lipat mengingat tingginya nilai dolar saat krisis moneter itu.

(mdk/khu)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.