Bertugas Cegah Virus Corona, Ini Kisah Haru Perawat Peluk Anaknya dari Kejauhan
Menurut otoritas kesehatan China, jumlah kasus corona kini mencapai lebih dari 28 ribu dengan korban meninggal sebanyak 565 jiwa.
Menurut otoritas kesehatan China, jumlah kasus corona kini mencapai lebih dari 28 ribu dengan korban meninggal sebanyak 565 jiwa. Merebaknya virus ini membuat jumlah korban terus meningkat.
Sehingga banyak perawat yang harus rela meninggalkan sanak keluarga untuk bertugas mencegah penyebaran virus corona. Seperti Liu Haiyan yang bekerja sebagai perawat pada unit penyakit menular di Fugou, Provinsi Henan. Berikut ulasannya dari berbagai sumber:
Bertugas Selama 10 Hari
Liu Haiyan bertugas di unit penyakit menular di salah satu rumah sakit selama 10 hari. Ini membuatnya harus meninggalkan keluarganya.
Sedangkan Liu Haiyan saat ini sudah memiliki keluarga kecil yaitu suami dan anaknya yang masih berusia 9 tahun.
Tuntutan Pekerjaan
Dalam dunia kerja kita akan dihadapkan oleh beberapa tuntutan sesuai dengan profesi masing-masing. Hal ini juga dihadapi oleh Liu sebagai seorang pekerja yang ada di unit penyakit menular di sebuah rumah sakit.
Maka dirinya terpaksa untuk tetap menjalankan tanggung jawabnya, dan meninggalkan keluarga, suami dan anaknya.
Dipertemukan Kembali
Dilansir dari Worldofbuzz, mereka dipertemukan kembali pada 31 Januari 2020. Sangat disayangkan, momen bahagia ini tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Hal ini Liu tak bisa memeluk putrinya karena pencegahan menyebarnya virus corona. Sedangkan mereka sudah saling rindu.
Siapkan Makanan Khusus
Di hari yang sama, suami Liu yang bernama Cheng dan sang anak ingin menyiapkan makanan spesial untuk para pekerja medis karena sudah memiliki rencana akan bertemu Liu.
Hingga pada akhirnya keluarga kecil tersebut bertemu untuk melepas rindu.
Terpisah Oleh Jarak
Sayangnya, momen melepas rindu tersebut tak bisa dilakukan secara berdekatan. Perawat bernama Liu ini harus rela berdiri beberapa meter dari anaknya untuk mencegah penularan virus corona.
Momen ini terekam dalam video yang kian viral di media sosial, dan menjadi perbincangan banyak netizen.
Peluk dari Kejauhan
Video tersebut menunjukkan sang anak yang sedang menangis dengan membawa sekotak makanan. Anak berusia 9 tahun itu menyapa ibunya sambil merentangkan tangannya.
Rentangan tangan ini merupakan simbol yang memiliki arti peluk dari kejauhan. Sontak anak itu berteriak mengatakan bahwa ia merindukan ibunya.
"Bu, aku benar-benar merindukanmu," teriak putri Liu.
"Ibu juga merindukanmu, biarkan aku memelukmu. Jadi anak yang baik, ibu sedang berjuang melawan monster, ibu akan kembali jika sudah berhasil mengalahkannya," jawab Liu Haiyan yang hanya mampu memberikan pelukan dari jauh.