LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Berada di Level Tertinggi, Ini Pengertian Sumpah Mubahalah dan Azab Bakal Diterima

Betapa Allah mengagungkan martabat manusia. Sampai dalam Islam disebutkan bahwa, 'fitnah lebih kejam dari pembunuhan'.

2021-03-04 09:49:30
Islam
Advertisement

Sejatinya agama Islam turun untuk membawa kedamaian. Sesuai dengan dasar artinya, keselamatan, kedamaian, dan kemurnian. Selalu digaungkan bahwa Islam merupakan agama rahmatan lil alamin, yakni rahmat bagi seluruh alam semesta.

Banyak ajaran Islam yang mengarahkan untuk berperilaku dan beribadah. Sehingga adanya dasar habluminallah (hubungan vertikal manusia kepada Allah) dan habluminannas (hubungan horizontal sesama manusia).

Banyak kisah para nabi yang tertuang dalam kitb suci Alquran. Bagaimana Allah SWT mengajarkan nabi untuk bersikap santun terhadap umat, menjaga tutur kata, tidak seenaknya melontarkan janji, hingga yang mencekam saat umat dilaknat, dan masih banyak lagi.

Advertisement

Alquran menjadi petunjuk hidup yang patut dipahami oleh umat Islam. Baik dalam bersikap maupun beribadah kepada Allah.

Sama halnya dengan sumpah mubahalah. Sebagai bentuk doa, serta permohonan untuk melaknat orang yang bersalah. Mengingkari kebenaran bisa memicu fitnah.

Betapa Allah mengagungkan martabat manusia. Sampai dalam Islam disebutkan bahwa, 'fitnah lebih kejam dari pembunuhan'. Hal ini menunjukkan bahwa Islam sejati, menjunjung kebenaran.

Advertisement

Melalui sumpah mubahalah ini, manusia berikhtiar dalam sumpah di level tertinggi. Supaya Allah SWT segera menunjukkan kebenaran, dan menghukum orang yang tidak mau bertaubat.


Penasaran dengan makna sumpah mubahalah dan azab yang bakal diterima? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Pengertian Sumpah Mubahalah Adalah

Secara bahasa, kata mubahalah berasal dari kata Bahlah atau Buhlah yang berarti kutukan atau laknat. Secara praktiknya, sumpah mubahalah dilakukan oleh dua pihak yang terlibat dalam perkara sama.

Mereka kemudian berdoa kepada Tuhan, agar menjatuhkan laknat kepada pihak yang mengingkari kebenaran (Quraish Shihab–Tafsir al-Mishbah (Lentera Hati, Djuanda), Jilid 2.

Sedangkan menurut Tafsir Jalalain, mubahalah artinya tadlarru' fiddu'aa', yakni memohon dengan sungguh-sungguh dalam berdoa.

©2020 Merdeka.com

Dilansir dari NU online, sumpah mubahalah ini pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Sebab Rasulullah disuruh Allah untuk mengajak tokoh-tokoh Nasrani Najran untuk mubahalah. Mereka bersama-sama memohon kepada Allah. Meskipun tidak terlaksana, karena tokoh-tokoh Nasrani menolak. Tertuang dalam satu ayat di surat AlQuran.

"Siapa yang membantahmu dalam hal ini setelah engkau memperoleh ilmu, katakanlah (Muhammad), “Marilah kita panggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, istri-istri kami dan istri-istrimu, kami sendiri dan kamu juga, kemudian marilah kita bermubahalah agar laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta." (Surah Ali Imran ayat 61).

Mubahalah dalam Mengungkap Fitnah

shutterstock/nuttakit

Ustaz Syamsul Arifin Nababan, pendiri pondok pesantren mualaf An Nabba Center menjelaskan, sumpah Mubahalah adalah sumpah atas nama Allah SWT. Untuk masing-masing pihak membuat sebuah pernyataan dalam sebuah masalah, biasanya terkait kasus fitnah. Dalam Islam, saat seseorang difitnah, boleh menantang orang yang memfitnah itu untuk melakukan sumpah Mubahalah.

"Nah misalnya katakan dua orang bertikai, dia mengatakan 'Saya bersumpah dengan nama Allah SWT atau demi Allah SWT apabila pernyataan saya ini salah atau saya bohong si fulan yang benar maka saya siap dilaknat oleh Allah SWT, saya keluarga saya, anak saya dan keturunan saya semuanya. Tapi apabila saya yang benar dan yang memfitnah saya salah maka dia bersama anak dan keturunannya dilaknat oleh Allah SWT'," kata pria yang biasa dipanggil ustaz Nababan kepada merdeka.com, di pondok pesantren mualaf An Nabba center, Ciputat, Senin (12/6).

Dengan kata lain, sumpah mubahalah ini saling melaknat. Sumpah ini menjadi tingkatan level tertinggi, sumpah yang terakhir. Kata ustaz Nababan, dalam sumpah itu Allah memberikan azab atau laknat secara langsung tanpa menunggu beberapa hari. Istilahnya sumpah ini adalah sumpah serapah.

"Jadi salah satu pasti ada yang dilaknat Allah tapi banyak yang meninggal atau stroke itu banyak," ujar ustaz Nababan.

Kasus Kematian 6 Laskar FPI

Kapolda Metro Jaya Sidak ke Zona Merah Covid di Pasar Kaget Kalibata ©2021 Istimewa

Belakangan ini tengah ramai soal sumpah mubahalah setelah Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek, mengundang Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran untuk melakukan sumpah mubahalah.

Diketahui bahwa kegiatan Muhabalah ini dilakukan karena sampai saat ini antara kedua pihak, yakni Keluarga Laskar FPI dan Kepolisian masih merasa paling benar dalam insiden penembakan di KM50. Oleh sebab itu, TP3 melakukan proses sumpah Mubahalah sebagai jalan keluar melalui syariat agama, yakni Islam.

Dalam acara mubahalah yang disiarkan melalui virtual tersebut, terlihat sejumlah anggota TP3 seperti, Amien Rais, Neno Warisman, Edi Mulyadi, Abdullah Hehamahua, dan beberapa anggota lain. Serta perwakilan dari keluarga laskar FPI. Sementara Kapolda Metro Irjen Fadil Imran, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, dan 3 polisi lainnya tidak terlihat.

(mdk/kur)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.