Bangku Kosong Sebelah Dedi Mulyadi Berhias Melati & Bendera Merah Putih di Pernikahan Putranya dengan Anak Jenderal Polisi
Momen Dedi Mulyadi duduk sendirian di pernikahan putra sulungnya dengan anak jenderal polisi.
Maulana Akbar, putra sulung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempersunting Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina, pada Rabu, (17/7) lalu di Pendopo Garut.
Lewat ijab kabul satu tarikan napas, ia memberikan sejumlah maskawin untuk Putri Karlina dengan rincian 90 gram logam mulia, sembilan ekor sapi, sembilan ekor domba garut, sembilan ekor ayam pelung cianjur, sembilan tambunan bibit ikan gurame, 99 jenis bibit buah kayu lokal, dan sembilan jenis bibit padi lokal.
"Saya terima nikahnya Luthfianisa Putri Karlina binti Karyoto dengan maskawin tersebut tunai," kata Maula, dikutip dari unggahan Instagram akun Dedi Mulyadi @dedimulyadi71 pada Kamis (17/7).
Momen keduanya sempat diunggah oleh Putri Karlina dalam akun Instagram pribadinya @putri.karlina14. Mereka tampak serasi selama berada di pelaminan dengan memakai busana adat Sunda yang kental.
Potret Dedi Mulyadi Sendirian di Pernikahan Putranya
Dedi Mulyadi juga mengungkap prosesi adat sebelum mereka menuju tempat ijab kabul. Pemimpin Jabar itu berjalan paling depan dalam iring-iringan pengantin sambil membawa seserahan.
Berstatus sebagai duda tak membuatnya malu demi mendampingi putra sulungnya di hari istimewanya itu.
Menariknya, ia duduk sendirian selama mendampingi kedua mempelai selama di atas pelaminan.
Saat foto bersama pun Dedi Mulyadi berdiri sendiri di sebelah kiri mempelai, sedangkan kedua orang tua Putri berada di sebelah kanannya.
Dalam acara tersebut, turut hadir sejumlah tamu undangan istimewa termasuk Ustaz Adi Hidayat hingga Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti.
Sosok Putri Karlina Anak Jenderal Polisi
Putri Karlina bukan sembarang orang. Ia diketahui merupakan anak dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto.
Wakil Bupati Garut itu diketahui kelahiran 1993 dan menikahi anak Dedi Mulyadi yang usianya enam tahun lebih muda, yakni 1999. Mereka pertama kali diperkenalkan Dedi Mulyadi saat kampanye pilkada lalu.
Sejak dilantik sebagai Wakil Bupati Garut pada awal tahun 2025, Putri Karlina, yang memiliki latar belakang pendidikan sebagai dokter gigi dan magister bisnis, telah menjadi panutan bagi banyak perempuan muda untuk berkontribusi dalam masyarakat.
Nama Putri Karlina sebelumnya dikenal sebagai kandidat perempuan satu-satunya dalam kontestasi ini. Ia memulai karier politiknya dengan mencalonkan diri sebagai wakil bupati yang mendampingi Abdusy Syakur Amin.
Dalam kolaborasi tersebut, mereka memiliki visi dan misi yang fokus pada kemajuan sumber daya manusia serta pembangunan wilayah.
Beberapa program yang mereka tawarkan antara lain Garut Hijau, Ekonomi Inklusif, Kreatif dan Progresif, Berdaya Saing dan Berprestasi, serta Agamis dan Teknologi.