Bacaan Doa Ketika Petir dalam Bahasa Arab Lengkap dengan Latin & Artinya
Petir menjadi penanda bahwa langit akan segera turun hujan. Suara gemuruh dari langit merupakan fenomena alam yang umum terjadi saat hujan meski tidak selalu muncul.
Petir menjadi penanda bahwa langit akan segera turun hujan. Suara gemuruh dari langit merupakan fenomena alam yang umum terjadi saat hujan meski tidak selalu muncul.
Sering kali kita merasa kaget atau takut saat mendengar suara petir maupun melihat kilatan cahaya di langit. Padahal petir merupakan fenomena alam yang dicatat dalam Al-Quran surat ke-13 dengan sebutan Ar-Ra'du.
Kita hendaknya tidak perlu merasa takut atau bertindak berlebihan ketika petir datang. Rasulullah SAW pernah mengajarkan kepada umat Islam untuk membaca doa ketika mendengar suara petir kepada para sahabatnya.
Merdeka.com telah merangkum dari berbagai sumber, Selasa (18/4) bacaan doa ketika petir dalam Bahasa Arab beserta latin dan artinya. Simak selengkapnya.
Bacaan Doa Ketika Petir
Doa Mendengar Petir Pertama
Dalam sebuah riwayat sanad yang dla'if atau lemah, doa ketika petir pertama yang dilantunkan Rasulullah saw. adalah:
اَلًلهُمَ لا تقتلنا بغضبك ولا تهلكنا بعذابك وعافنا قبل ذلك
Allahumma la taqtulna bighadhabika wala tuhlikna bi’adzabika wa ‘afina qabla dzalika
Artinya: Ya Allah, janganlah kau bunuh diriku dengan kemarahan-Mu, dan janganlah kau rusak diriku dengan siksa-Mu, dan maafkanlah aku sebelum semua itu.
Doa Mendengar Petir Kedua
Doa ketika petir kedua tercatat dalam kitab al-Muwaththa' melalui sanad shahih disebutkan, ketika mendengar guruh, Rasulullah saw. mambaca doa mendengar petir ini:
سُبْحانَ الَّذي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالمَلائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ
Subhanal-ladzi yusabbihur ra‘du bihamdihi walmala-ikatu min khifatihi.
Artinya: Maha suci (Allah) Zat yang guruh itu bertasbih dengan memuji-Nya, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya.
Doa saat Hujan Turun
Doa selanjutnya adalah saat hujan turun yaitu:
اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
Allahumma shayyiban nafi’an
Artinya: "Ya Allah, curahkanlah air hujan yang bermanfaat" (HR Bukhar dari Aisyah r.a.)
Doa Setelah Hujan Turun
Setelah hujan reda atau usai, kita hendaknya membaca doa setelah hujan turun, yaitu:
مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللـهِ ورَحْمَتِهِ
Muthirnaa bifadhlillahi wa rahmatihi
Artinya: "Diturunkan kepada kami hujan berkat anugerah Allah dan rahmat-Nya" (HR Bukhari).
Doa Ketika Hujan Lebat
Doa ketika Takut Bahaya Hujan Lebat
اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا ، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ وَالظِّرَابِ ، وَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ ، وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
Allahumma hawalaina wala ‘alaina. Allahumma ‘alal akami wa adhirabi, wa buthunil auwdiyati, wamanabitisyajari
Artinya: "Ya Allah turunkan hujan ini di sekitar kami jangan di atas kami. Ya Allah curahkanlah hujan ini di atas bukit-bukit, di hutan-hutan lebat, di gunung-gunung kecil, di lembah-lembah, dan tempat-tempat tumbuhnya pepohonan" (HR Bukhari Muslim)
Doa Turun Hujan dan Angin Kencang
Doa turun hujan lainnya yang bisa diamalkan saat hujan disertai angin kencang. Imam Muslim dalam sebuah hadis meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah membaca doa turun hujan yang disertai angin kencang yaitu:
اَللهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَمَا اُرْسِلَتْ بِهِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّمَا فِيْهَا وَشَرِّمَا اُرْسِلَتْ بِهِ
Allohumma innii as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih. Wa-a'uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih
Artinya: "Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirim bersamanya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya."
Adab Saat Hujan
1. Berdoa Mengharap Berkah
Umat muslim hendaknya berdoa sembari berharap diberi pertolongan dan berkah yang melimpah dari Allah SWT dengan niatan baik saat hujan turun.
"Diriwayatkan Sayyidah Aisyah ra. sesungguhnya Nabi SAW ketika melihat awan hitam di langit, beliau langsung meninggalkan pekerjaan, meskipun beliau sedang melakukan shalat, kemudian berucap: Allahumma innî a’ûdzu bika min syarrihâ (ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari keburukan awan ini)."
"Dan ketika turun hujan, beliau berucap: Allahumma shayyiban nâfi’an (ya Allah turunkanlah hujan yang membawa manfaat dan kesenangan)."
2. Berdoa Mengharap Perlindungan
Rasulullah tidak berhenti memanjatkan doa untuk mencari perlindungan dari marabahaya saat hujan tiba. Dalam hadits riwayat Ibnu Majah dan diriwayatkan dari Ibnu al-Musayyab, sesungguhnya Rasulullah SAW mengucapkan doa khusus yang seperti berikut ini,
"Allahumma saiba rahmatin wa lâ saiba 'adzâbin'
Artinya:
"Ya Allah, berikanlah rahmat dan jangan berikan azab"
3. Tidak Mencela Hujan
Hujan bukanlah sebuah pertanda buruk bagi alam. Namun menjadi suatu berkah yang diberikan Allah SWT kepada semua umat manusia di bumi.
Ketika hujan datang hendaknya kita tidak mencela hujan atas rahmat yang diberikan Allah SWT. Kita hendaknya mencari perlindungan dan berkah dari Allah SWT saat turun hujan.
Semua umat muslim wajib bersyukur atas datangnya air hujan. Karena Allah SWT telah membuat tanaman bertumbuh dan menghilangkan kekeringan dan rasa dahaga. Hal tersebut menjadi bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya.
أَفَرَأَيْتُمْ الْمَاءَ الَّذِي تَشْرَبُونَ* أَأَنْتُمْ أَنْزَلْتُمُوهُ مِنَ الْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ الْمُنْزِلُونَ * لَوْ نَشَاءُ جَعَلْنَاهُ أُجَاجاً فَلَوْلا تَشْكُرُون
"Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya? Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?" (QS:Al-Waaqi’ah | Ayat: 68).
4. Berdoa saat Hujan Turun Mustajab
Ketika hujan turun kita hendaknya memberi adab dengan berdoa. Doa saat turun hujan ternyata bisa dikabulkan seperti yang ditulis hadist dari Sahl bin Sad Rasulullah SAW bersabda, doa saat turun hujan termasuk doa yang tidak akan ditolak.
ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِوَ تَحْتَ المَطَرِ
Artinya: "Dua doa yang tidak akan ditolak: doa saat adzan dan doa saat turun hujan"
Dalam hadist riwayat Abu Hurairah juga disebutkan bahwa pintu-pintu langit terbuka saat hujan turun. Jadi, berdoa saat turun hujan sangat dianjurkan.
"Sesungguhnya pintu-pintu langit dibuka saat perang fi sabilillah berkecamuk, turun hujan, ketika salat wajib, maka perbanyaklah berdoa pada waktu tersebut," bunyi hadis tersebut.