LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Arteria Vs Mahfud MD, Ketika Murid Sewot ke Guru Merasa 'Diadu' dengan Kepala BIN

Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Arteria Dahlan meluapkan amarahnya saat menghadiri rapat Komisi III DPR bersama Menko Polhukam Mahfud MD dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, pada Rabu (29/3) di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta.

2023-03-30 14:55:00
Arteria Dahlan
Advertisement

Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Arteria Dahlan meluapkan amarahnya saat menghadiri rapat Komisi III DPR bersama Menko Polhukam Mahfud MD dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, pada Rabu (29/3) di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta.

Arteria menanggapi pernyataan Mahfud MD yang dirasa mengadu domba dirinya dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan.

Keduanya hadir langsung di Rapat dengan Pendapat (RDP) yang membahas soal transaksi janggal Rp349 triliun di Kementerian Keuangan. Simak informasi berikut ini.

Advertisement

Debat Panas Arteria Vs Mahfud MD

Rapat bersama Komisi III DPR dengan Menko Polhukam Mahfud MD dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana membahas soal transaksi mencurigakan Rp349 triliun di Kemenkeu.

Arteria Dahlan sempat memberi kritik kepada Mahfud MD terkait pernyataannya tentang larangan memberikan informasi yang diterima dari kementerian dan lembaga.

Advertisement

Mahfud bahkan menantang Arteria untuk menantang Kepala BIN Budi Gunawan seperti saat menantang dirinya.

"Coba Saudara bilang pada Pak Budi Gunawan, Pak Budi Gunawan menurut UU, BIN bisa diancam 10 tahun, menurut Pasal 44. Kan persis yang Saudara baca kepada saya," tanya Mahfud di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (29/3).

Menganggap Guru dan Murid

Arteria Dahlan merasa tersinggung karena merasa diadu dengan Kepala BIN Budi Gunawan oleh Menko Polhukam Mahfud MD.

Arteria menganggap kerja kerasnya merintis karir sebagai wakil rakyat dari bawah tak sepantasnya dibenturkan dengan pejabat tinggi intelijen.

"Saya karier dari kecil Prof, saya tidak pernah pakai fasilitas apa-apa, tiba-tiba Prof mencoba membenturkan saya dengan yang amat saya hormati Pak Budi Gunawan," ujar Arteria Dahlan.

Kader PDI Perjuangan itu bahkan menyayangkan pernyataan Mahfud MD terlebih ia sangat menghormati Mahfud MD dan menganggap sebagai orang tua dan gurunya.

“Saya hormati prof orang tua dan guru saya. Akhirnya saya putuskan itu dulu, betul pak. Prof membunuh anak-anak yang prof didik sendiri kalau begini caranya prof,” tambahnya.

Siap Dicopot Dari Anggota DPR

Lebih lanjut, dirinya juga pada dasarnya tak memiliki cita-cita menjadi anggota DPR sehingga ia siap apabila berakhir diberhentikan terkait kasus ini nantinya.

“Bagi saya, takdir saya kalau pun saya harus berhenti di sini, saya berhenti Prof. Mimpi saya jadi anggota DPR, enggak pernah saya punya cita-cita. Saya tidak takut kehilangan jabatan, dan saya tidak bisa diancam-ancam,” jelasnya.

Arteria juga siap jika dievaluasi langsung oleh partainya untuk berhenti menjadi anggota DPR. Tujuan dirinya menjadi anggota DPR adalah tulus ikhlas untuk rakyat.

“Kalaupun hari ini nanti setelah ibu pimpinan saya mengatakan Arteria berhenti, ya saya berhenti Prof. Karena saya juga bisa terpilih, kalau saya enggak mungkin. Itu pasti ada budi baik tangan pimpinan, wong saya bukan orang sana bisa kepilih,” ungkapnya.

“Kalau coba dibenturkan begitu saya siap, enggak apa-apa. Tapi prof juga ingat saya di sini mewakafkan diri prof, untuk belajar menjadi anggota DPR yang baik,” pungkas Arteria.

(mdk/thw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.