LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Apa Itu Gangguan Kepribadian Anankastik? Ketahui Gejala dan Cara Mengatasinya

Gangguan kepribadian anankastik adalah gangguan dengan ciri memiliki rasa perfeksionis yang tinggi. merdeka.com merangkum informasi tentang apa itu gangguan kepribadian anankastik, berikut gejala dan cara mengatasinya

2023-03-02 09:15:00
Trending
Advertisement

Jika orang bisa memilih, tentu mereka tidak akan meminta untuk mengalami gangguan kepribadian. Pribadi yang terganggu menandakan bahwa di dalam diri sedang tidak baik-baik saja. Salah satu gangguan kepribadian yang saat ini populer dan disinggung oleh banyak orang adalah gangguan kepribadian anankastik.

Gangguan kepribadian anankastik yaitu pola kepribadian yang lebih didominasi oleh pikiran-pikiran yang terpaku pada kebiasaan sehari-hari dan ingin selalu merasa sempurna, serta ingin memiliki kontrol yang kuat. Dampaknya, orang yang mengalami gangguan ini akan memiliki rasa perfeksionis yang tinggi.

Mengutip dari berbagai sumber, berikut ini merdeka.com merangkum informasi tentang apa itu gangguan kepribadian anankastik, berikut gejala dan cara mengatasinya. Simak ulasannya sebagai berikut.

Advertisement

Apa itu Gangguan Kepribadian Anankastik?

Melansir dari laan rsjdahm.kaltimprov.go.id, gangguan kepribadian sendiri merupakan kondisi ketika seseorang memiliki pola pikir dan perilaku yang tidak sehat. Ketika seseorang mengalami gangguan kepribadian biasanya akan merasa kesulitan berhubungan dengan orang lain.

Sementara itu, gangguan kepribadian anankastik atau gangguan kepribadian obsesif kompulsif adalah gangguan yang menyebabkan seseorang mengalami rasa teliti yang berlebihan pada rincian, aturan, daftar, urutan, organisasi, atau jadwal. Gangguan ini juga bisa dikenali dengan istilah perfeksionis secara ekstrem.

Advertisement

Selain itu, gangguan kepribadian anankastik juga dikatakan juga memiliki karakteristik atau ciri sulit mengambil keputusan, tidak fleksibel, dan menginginkan segala sesuatu. Gangguan ini dapat muncul sejak dewasa muda dan seiring dengan berjalannya waktu akan mengganggu fungsi sosial dan pekerjaan.

Dampak dari seseorang yang mengalami gangguan ini sangatlah bervariatif. Beberapa di antaranya bisa berkembang menjadi orang lebih hangat, terbuka, dan penuh kasih sayang. Namun, di sisi lain, gangguan ini justru bisa memperburuk keadaan dan membuat seseorang menjadi depresi.

Ciri-ciri Gangguan Kepribadian Anankastik

Shutterstock/Stokkete

Di bawah ini adalah ciri orang mengalami gangguan anankastik. Jika seseorang memiliki 3 atau lebih dari ciri-ciri di bawah, maka bisa jadi ia mengalami gangguan kepribadian anankastik. 

1. Memiliki perasaan ragu-ragu dan kehati-hatian yang berlebih.

2. Perfeksionisme yang tinggi dalam menyelesaikan tugas.

3. Memiliki pikiran yang kuat terhadap hal-hal yang rinci dan detail. Tentang peraturan, urutan, daftar, jadwal dll.

4. Memiliki ketelitian yang berlebih dan terlalu berhati-hati secara tidak wajar.

5. Keterpakuan dan keterikatan dengan sesuatu yang berlebihan pada kebiasaan sosial di sekitarnya.

6. Bersifat kaku dan keras kepala.

7. Memaksa agar orang lain mengikuti cara yang dilakukan dalam mengerjakan sesuatu.

8. Mencampuradukkan antara dorongan pikiran yang memaksa serta keengganan.

9. Gemar bekerja dan sangat mematuhi peraturan.

10. Cenderung mengerjakan sesuatu dengan waktu yang lama tapi sangat detail.

Gejala Gangguan Kepribadian Anankastik

Berikut ini adalah gejala yang akan dirasakan oleh orang yang mengalami gangguan anankastik:

1. Mengutamakan Kesempurnaan

Penderita gangguan ini akan sangat fokus dan detail terhadap tugas, peraturan, urutan organisasi, dan jadwal. Hal ini bahkan sampai pada terlewatnya sesuatu yang lebih penting dalam sebuah aktivitas.

2. Tidak Fleksibel, Kaku, dan Keras Kepala

Pengidap gangguan anankastik lebih mengutamakan ketelitian, kecermatan dan tidak fleksibel. Mereka akan sangat menjunjung tinggi moral, etika, atau nilai-nilai yang berlaku umum, dan sulit untuk diajak kerja sama.

3. Hemat

Pengidap gangguan anankastik biasanya akan cenderung lebih hemat dan kikir terhadap diri sendiri dan orang lain. Uang akan dipandang sebagai sesuatu yang harus ditimbun untuk musibah di masa depan.

4. Terganggunya Fungsi Sosial

Penderita gangguan anankastik juga akan mengesampingkan kegiatan rekreasi dan sosial demi sebuah tugas. Meskipun terasa sangat berat, penderita anankastik enggan mendelegasikan tugasnya.

Cara Mengatasi Gangguan Anankastik

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/ollyy

Gangguan ini memang masih belum diketahui secara pasti penyebabnya. Namun, seseorang yang mengalami gangguan kepribadian anankastik bisa melakukan hal-hal berikut.

1. Psikoterapi

Psikoterapi adalah terapi psikologis. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi gejala gangguan kepribadian dan dapat dilakukan secara individu maupun kelompok.

2. Obat-obatan

Cara mengatasi gangguan kepribadian anankastik kedua adalah dengan mengonsumsi obat-obatan. Penggunaan obat-obatan ini diperlukan hanya jika ada indikasi yang membahayakan. Hal itu hanya bisa dideteksi oleh dokter spesialis kejiwaan. Obat-obatan akan membantu mengatasi seseorang dengan gangguan kepribadian anankastik.

3. Relaksasi

Cara ketiga adalah dengan melakukan relaksasi. Penderita gangguan kepribadian anankastik biasanya mengalami kecemasan yang berlebih. Mereka perlu mengurangi perasaan tersebut. Oleh karena itu relaksasi ini sangat dibutuhkan.

(mdk/mff)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.