LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Anggota TNI Tak Terima Cukuran Disuruh Bayar Rp600 Ribu, Langsung Cari Pemiliknya

Anggota TNI yang tidak terima disuruh bayar cukur hingga Rp600 ribu.

2021-05-15 08:05:00
Trending
Advertisement

Video yang memperlihatkan seorang anggota TNI di barber shop viral di media sosial. Anggota TNI ini tampak kaget dan tak terima dengan harga yang harus dibayarnya. Bagaimana tidak, anggota TNI ini disuruh bayar potong rambut hingga Rp600 ribu.

Saat mengetahuinya, dia langsung mencari pemilik dari barber shop tersebut. Menurutnya, harga yang dipatok tidak masuk akal. Namun, rupanya ini merupakan sebuah prank yang dilakukan oleh barber shop tersebut. Lantas bagaimana reaksi anggota TNI ini saat mengetahui harga yang harus dibayarnya?

Melansir dari akun YouTube Alwan 17, simak ulasan informasinya berikut ini.

Advertisement

Harga Potong Rambut

Seorang anggota TNI tampak datang ke barber shop usai dinas. Dia hendak merapikan rambutnya dengan potongan seperti TNI pada umumnya. Akan tetapi, anggota TNI ini dibuat kaget dengan patokan harga yang harus dibayarnya.

"Jadi perlu saya jelaskan Pak. Di sini tuh potongnya Rp50 ribu tapi per (satu sisi), itu ada daftar harga. Tapi bukan sampai (seluruh sisi kepala) gitu. Jadi ini barber shop nya memang beda, di sini seniman rambut memang mahal Pak," jelas tukang cukurnya yang dibalas anggukkan kepala oleh prajurit.

Advertisement

"Ya ini Rp50 ribu nih. Ya kalau mau lanjut nanti biaya lain lagi ceritanya Pak," sambungnya.

YouTube Alwan 17 ©2021 Merdeka.com

"Rp50 ribu cuma potong sebelah?," kaget sang prajurit saat menyadarinya.

"Iya," jawab sang tukang cukur.

"Wah ini tempat apa ini?," tanya sang prajurit tak percaya.

Langsung Cari Pemiliknya

Dia juga mengatakan baru kali ini menemukan tempat gunting rambut seperti ini. Terlebih dengan harga yang menurutnya tidak masuk akal.

"Baru kali ini saya dengar tempat gunting begini?," heran dan kesal prajurit TNI.

"Itu sudah peraturan dari bos nya Pak. Saya cuma pekerja," jawab tukang cukur.

YouTube Alwan 17 ©2021 Merdeka.com

"Bos nya siapa? Enggak masuk di akal kalau kaya gini. Masak Rp50 bisa jadi Rp150 ribu?," kesalnya.

"Bos nya lagi di luar kota Pak," jawabnya.

"Terus gimana ini?," tanya prajurit TNI.

"Ya terserah Bapak, mau gimana. Yang jelas saya kasih tahu dulu, takutnya kaget nanti kalau saya lanjut cukur-cukur terus. Tahu tahu kaget kan kok biaya nya mahal," kata tukang cukur.

Disuruh Bayar Rp600 Ribu

Tukang cukur tersebut juga memberikan estimasi harga yang harus dibayarnya. Tak tanggung-tanggung, anggota TNI ini harus mengeluarkan uang hingga Rp600 ribu untuk potong rambut saja. Padahal anggota TNI ini hanya membawa uang sekitar Rp50 ribu saja di dalam dompetnya.

"Makanya saya jelaskan kalau lebih lanjut nanti minimal nanti harganya sekitar Rp600 ribu lah habisnya," kata tukang cukurnya.

"Ya tetap dilanjut to yo, masak," kata si prajurit.

YouTube Alwan 17 ©2021 Merdeka.com

"Makanya saya tanya dulu, Bapak siap enggak. Takutnya kaget nanti kalau sampai Rp600 ribu habisnya," lanjut tukang cukur.

"Kalau bayarnya, ini saya cuma ada uang Rp50 ribu ini," kata prajuritnya.

"Berarti sudah selesai dong," kata tukang cukurnya.

"Terus ini (potongan rambut) gimana nih? Jangan kaya gitu," kata si prajurit TNI.

Video Anggota TNI Tak Terima Harga Cukuran

Berikut video anggota TNI yang tidak terima disuruh bayar cukur hingga Rp600 ribu.

Di Prank Barber Shop

Namun, rupanya ini merupakan sebuah prank yang dilakukan oleh barber shop tersebut. Saat suasana sudah mulai tidak kondusif, tukang cukur tersebut lantas memberi tahu prajurit TNI. Dia juga memberi tahu di mana letak kamera prank yang sengaja disembunyikan.

YouTube Alwan 17 ©2021 Merdeka.com

"Gini saja Pak, Bapak masuk ke situ Pak," kata tukang cukur sembari memperlihatkan kamera tersembunyinya.

"Apa ini?," tanya prajurit saat menyadari kamera tersembunyinya.

"Di prank Pak. Prank, prank, jadi ini tidak serius Pak. Ini prank Pak, jadi Bapak kena prank di Barber Shop. Tapi ini aman kan pak? masuk YouTube pak," jelas tukang cukur.

"Aman, aman," kata si prajurit tersenyum sembari duduk kembali.

(mdk/tan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.