LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

8 Curhatan Ibu Salmafina Hingga Berurai Air Mata, Hatinya Hancur Hadapi Ujian Ini

Salmafina Sunan dan Taqy Malik sempat menjadi perbincangan publik lantaran pernikahan mereka yang seumur jagung. Keduanya menikah di usia yang terbilang muda.

2020-04-12 10:42:45
Salmafina Khairunnisa
Advertisement

Salmafina Khairunnisa dan Taqy Malik sempat menjadi perbincangan publik lantaran pernikahan mereka yang seumur jagung. Keduanya menikah di usia yang terbilang muda.

Tetapi, pada akhirnya keduanya memutuskan untuk berpisah dan menjalani kehidupan masing-masing. Meski demikian, Heidy Sunan, ibunda Salmafina tentu merasa sedih ketika anaknya tersebut harus berpisah.

Melalui unggahan di channel Youtube 'Orami Indonesia', Heidy pun mencurahkan isi hatinya sampai berurai air mata. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement

Alasan Heidy Sunan Mengizinkan Salmafina Menikah

Dilansir dari channel Youtube 'Orami Indonesia', Heidy Sunan, ibunda Salmafina tampak hadir di channel Youtube tersebut. Ia mengungkapkan alasannya mengizinkan Salmafina menikah di usia muda.

Advertisement

2020 Merdeka.com/Youtube Orami Indonesia

"Yang membuat kami akhirnya menyetujui, itu satu adalah kita juga dulu kayak begitu kok dan saya lihat Alma ini lebih strong dibanding saya jadi pasti dia bisa kalau saya aja bisa," kata Heidy.

Selain itu, Dia mengaku takut berdosa melarang anak sudah meminta menikah. Padahal waktu itu Heidy tidak mengetahui siapa calon anaknya.

"Saya lihat dia orang baik. Jadi sudah cukup tiga kategori tersebut. Saya tidak perlu ibaratnya duniawi atau apa itu tidak perlu," pungkasnya.

Perasaan Heidy Ketika Salmafina Gagal Berumah Tangga

Setelah menjelaskan alasannya mengizinkan Salmafina menikah muda, Heidy mengungkapkan perasaannya ketika putrinya tersebut gagal dalam berumah tangga.

"Ketika itu gagal pastilah saya, saya rasa semua orang tua pasti hancur kalau seperti itu," ujar Heidy sambil menyeka air mata.

Peran Heidy Besar di Pernikahan Salmafina

Heidy pun menambahkan bahwa dirinya memiliki peran yang besar dalam pernikahan Salmafina kala itu.

2020 Merdeka.com/Youtube Orami Indonesia

"Karena sejujurnya seperti yang sudah saya sampaikan di mana-mana, bisa terjadi pernikahan itu, peran saya paling besar. Karena sebenarnya kalau Sunan sendiri ketika itu juga memang enggak setuju-setuju banget, mengingat walaupun kita melakukan tapi kalau sama anak beda. Maksudnya dia kan masih kecil banget ini itu segala macem," ujar Heidy.

"Karena itu peran saya yang paling dominan sebenarnya untuk mewujudkan keinginan mereka. Jadi saya memang agak sedikit mem-push Sunan dan meyakinkan dia bahwa semua akan baik-baik aja gitu kan. Tetapi waktu ketika itu tidak, ya saya hancur," imbuhnya.

Mencoba Menjadi Penengah

Ketika akan terjadi perpisahan tersebut, Heidy pun mencoba untuk meredam kedua belah pihak dan menjadi penengah.

"Mau terjadi perpisahan itu pun, saya juga orang yang nomor satu ibaratnya untuk meredam kedua belah pihak. Saya mencoba untuk menjadi penengah," kata Heidy.

Salmafina Bercerita pada Heidy

Sebagai seorang ibu, Heidy tentu dekat dengan anak-anaknya. Salmafina pun menceritakan ketika kala itu akan berpisah.

2020 Merdeka.com/Youtube Orami Indonesia

"Akhirnya kami kembali liburan itu di bandara masih di sana, kami masih perjalanan pulang belum sampai bandara Indonesia, lagi transit, dia peluk aku, Alma peluk aku. Di bilang 'bu aku ditalak'. Hanya Tuhan yang tahu apa yang saya rasakan," kata Heidy sambil berurai air mata.

Heidy Mencoba Menenangkan Salmafina

Mendengar cerita Salmafina, Heidy lantas menenangkan putrinya tersebut. Ia berusaha tetap tegar dan tersenyum di depan Salma.

"Tapi aku di luarnya, enggak lah nak itu bercanda aja, biasa orang rumah tangga tuh kadang-kadang suka ibaratnya asal-asalan. Berjalan lah tapi ternyata ending nya ke situ," ujar Heidy.

Perasaan Salmafina Ketika Harus Berpisah

2020 Merdeka.com/Youtube Orami Indonesia

Heidy juga menceritakan perasaan Salmafina ketika harus berpisah. Ia mengatakan bahwa Salma tentu merasa hancur saat itu.

"Ya pasti hancur, ya pasti hancur lah, nangis apa segala macam. Ya hal-hal seperti itu lah," kata Heidy.

Cara Heidy Membantu Salmafina Bangkit Kembali

Melihat keadaan putrinya yang sedang hancur, Heidy lantas berusaha untuk selalu ada untuknya. Tak hanya mendengarkan ceritanya, Heidy juga menemani aktivitas Salma kemana pun.

"Ya aku kalau waktu itu selalu berusaha untuk selalu ada aja untuk dia. Kalau dia nangis ya kita nangis bareng, kalau dia mau ada aktivitas ke sana kemari aku temeni. Ya kapan dia mau cerita ya cerita," ujar Heidy.

Tapi, lanjutnya, meski seorang ibu dia tidak memposisikan diri menasihati. Dia lebih banyak mendengarkan keluh kesah Salmafina.

"Menurutku saat itu dia sudah berat, enggak perlu juga aku tambahin dengan mungkin wejangan entah apapun yang memberatkan lagi. Jadi aku mencoba untuk ada dan menjadi teman dia aja paling enggak saat itu," pungkasnya.

Salmafina dan Taqy Malik Resmi Bercerai

Beberapa waktu lalu, melalui instastory nya, Salmafina menjawab pertanyaan salah seorang netizen tentang perceraiannya dengan Taqy Malik.

Salma pun menjawabnya dengan tenang dan santai. Ia mengatakan bahwa kala itu, dirinya tak punya pilihan lain selain berpisah.

2020 Merdeka.com/Instagram @salmafinasunan

"Pernikahannya tidak berhasil pada saat itu berpisahlah jalan satu-satunya yang terbaik untuk semua orang yang terlibat. Buat saya pribadi, mengenakan label 'BERCERAI' lebih baik daripada bertahan di pernikahan yang tidak bahagia dan tidak sehat. Bahkan melajang adalah pilihan yang lebih sehat daripada kesepian dalam pernikahan tanpa cinta," tulis Salmafina.

"Kami berdua sama-sama berhak merasakan kebahagiaan dan jika kami tidak bisa menemukannya bersama-sama, maka harus memilih jalan lainnya yang kami bisa (cerai)," lanjutnya dalam bahasa Inggris.

"Intinya, aku super bahagia dan nggak ngerasa sengsara sama sekali karena dukungan sekitar yang luar biasa. Bahkan saya move on dan menyelesaikan semua itu kira-kira 1 minggu sebelum saya sidang pertama perceraian. Karena saya tau, saya berharga bangettttt," pungkasnya," tutupnya.

(mdk/add)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.