7 Masalah Motor Saat Musim Hujan dan Cara Mengatasinya
Masalah motor saat musim hujan selalu ada saja keluhannya, entah yang tiba-tiba mogok sendiri atau rewel tidak mau dinyalakan. Selain menjaga kondisi tubuh, penting juga menjaga kondisi kendaraan Anda, dari terjangan banjir maupun kondisi yang terlalu dingin.
Masalah motor saat musim hujan selalu ada saja keluhannya. Salah satu keluhan motor saat hujan mogok karena mesin kerendam air.
Di musim hujan ini, penting menjaga kondisi kendaraan dari genangan air. Mobil yang mesinnya lebih kuat saja bisa bermasalah jika terendam air hujan.
Berikut masalah motor saat musim hujan yang perlu Anda antisipasi dari berbagai sumber:
Busi Basah
Masalah motor saat musim hujan yang pertama ialah busi basah. Cop atau kepala busi berfungsi sebagai penutup busi dan menghalangi dari debu, juga menyalurkan listrik tegangan tinggi dari percikan api (ignition coil).
Jika busi basah akibat air hujan yang masuk, motor bisa mati mendadak karena percikan api dari busi melemah. Cara memeriksa keadaan busi, buka dan lihat kepala busi apakah ada sisa oli yang menempel atau tidak.
Kemudian cek volume oli, jika berkurang segera tambahkan sampai batas maksimal. Apabila Anda sudah mencoba membersihkannya dan motor tetap mati, segera bawa ke bengkel untuk segera ditangani.
Saringan Udara Basah
Masalah motor saat musim hujan yang kedua ialah saringan udara basah. Kondisi kover saringan udara yang kurang bagus dapat menyebabkan air masuk. Sehingga menghambat udara yang diperlukan untuk proses pembakaran. Sehingga Anda akan merasa tarikan gas lebih berat dari sebelumnya.
Bukaan gas jadi lebih besar dari kondisi normal, membuat motor berakselerasi. Kalau airnya sudah masuk ke proses pembakaran akan membuat motor mati mendadak. Cara membersihkan saringan udara sendiri, tergantung jenis filternya.
Filter Udara Motor Jenis Busa
Cara membersihkannya, Anda cukup menyemprotkan menggunakan angin bertekanan tinggi atau kompresor. Bisa juga dicuci menggunakan bensin atau direndam dalam air yang dicampur sabun, lalu dikucek perlahan sampai bersih.
Jika sudah kering, kemudian Anda lapisi dengan sedikit oli secara merata supaya kotoran dan debu mudah disaring. Gantilah filter Anda jika sudah melebihi 16000 KM.
Filter Udara Motor Tipe Kering
Anda bisa membersihkan saringan udara motor jenis ini dengan menyemprotkan angin bertekanan tinggi atau kompresor, diarahkan pada sela-sela. Arahnya berlawanan dengan arah udara masuk.
Jangan membersihkan filter udara motor jenis kering ini menggunakan air sabun dan bensin, karena bisa membuat cepat rusak.
Filter Udara Motor Jenis Basah
Saringan dara jenis ini tidak boleh dibersihkan menggunakan angin kompresor dan cairan sabun sama sekali, karena bisa menghilangkan lapisan pelumasnya. Lalu, bagaimana membersihkannya?
Cara membersihkan saringan udara jenis ini, Anda bisa mengelap secara perlahan dan tipis atau memukul-mukulkannya dengan ringan.
Suspensi Motor Rusak
Jika suspensi motor tidak segera dibersihkan dari bekas air hujan, bisa mengalami kerusakan. Timbulnya suara decitan yang tidak nyaman didengar, lantaran pelumas yang ikut larut bersama hujan.
Sebaiknya segera Anda cuci motor setelah terkena hujan, atau setidaknya dilap dahulu jikalau belum ada waktu mencucinya.
Kabel Terkelupas
Masalah motor saat musim hujan selanjutnya ialah kabel terkelupas. Sebaiknya Anda pastikan bahwa kondisi kabel pada motor masih baik. Jika kabel terkelupas dan mengganggu proses pembakaran akan mengakibatkan mogok.
Mesin Jadi Dingin
Musim hujan tidak hanya membuat tubuh Anda merasa dingin, namun juga mesin motor Anda. Sesering mungkin untuk Anda lakukan pemanasan pada motor sebelum digunakan. Kemudian sesekali menggunakan kick starter, supaya angin pada mesin dapat keluar dengan sempurna.
Ban Jadi Licin
Masalah motor saat musim hujan berikutnya, yakni ban licin. Kondisi ban yang mulai menipis dan genangan air di jalan menjadi pemicu kecelakaan. Apabila ulir ban Anda sudah tidak tebal atau mulai gundul, sebaiknya segera diganti demi keselamatan bersama. Kemudian pastikan Anda keringkan ban setelah menerjang hujan.
Karatan
Masalah motor berkarat, tidak hanya pada bagian luar saja, tapi juga di dalam. Rantai motor juga jadi imbas berkarat terkena air hujan terus menerus, hingga pelumasnya luntur.
Sebaiknya Anda segera cuci bersih motor seusai kehujanan, menghindari kotoran yang menumpuk dan suara motor rusak mengganggu telinga.
Itulah 7 masalah motor saat musim hujan yang patut Anda waspadai, demi menjaga kualitas motor tetap dalam kondisi prima. Semoga beberapa cara mengatasi masalah motor saat hujan ini dapat membantu Anda.