7 Daftar Orang Terkaya di Dunia 2022, Ada Elon Musk Hingga Bill Gates
Daftar orang terkaya di dunia 2022
Daftar orang terkaya di dunia 2022 versi majalah Forbes baru saja dirilis secara resmi. Setiap tahunnya, daftar nama-nama milyader di seluruh dunia itupun terus mengalami perubahan.
Namun, ada beberapa nama populer seperti Elon Musk dan Bill Gates yang terus berada dalam jajaran 10 orang terkaya.
Saat ini, seorang pengusaha asal Asia juga berhasil masuk ke dalam jajaran orang terkaya di dunia. Ia adalah Gautam Adani. Lantas, siapa sajakah 7 orang terkaya di dunia? Simak ulasan selengkapnya dilansir dari businessinsider, (6/12/2022):
1. Elon Musk
©2022 Merdeka.com
Elon Musk saat ini menempati posisi pertama sebagai orang terkaya di dunia. Kekayaan Elon Musk bersumber dari dua bisnis utamanya, yakni perusahaan mobil listrik Tesla dan perusahaan roket luar angkasa SpaceX.
Perusahaan mobil listrik Elon Musk, Tesla, sekarang bernilai hampir $800 miliar. Saat ini, kekayaan bersihnya adalah $189 miliar. Perusahaan roket Musk, SpaceX sekarang bernilai hampir $100 miliar.
Belum lama ini, Elon Musk bahkan resmi membeli Twitter dengan nilai sebesar 44 miliar dollar AS atau sekitar Rp 684 triliun.
2. Bernard Arnault
©2018 Wall Street Journal
Pengusaha asal Prancis ini memiliki kekayaan sebesar 171 miliar dollar AS atau sekitar lebih dari Rp 2.434 triliun. Bernard Arnault adalah ketua dan CEO dari perusahaan mode ternama dunia Moët Hennessy Louis Vuitton (LVMH).
Perusahaannya membawahi grup yang terdiri dari 70 merek fashion ternama, termasuk Louis Vuitton dan Sephora. Pada Desember tahun lalu, orang terkaya di Eropa itu memperoleh kekayaan mencapai $100 miliar.
3. Gautam Adani
Gautam Adani merupakan pengusaha asal India yang berhasil masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia. Dia berhasil menyalip Jeff Bezos dari posisi tersebut setelah saham perusahaan miliknya meroket dalam beberapa bulan terakhir.
Diperkirakan, jika Adani memiliki kekayaan bersih mencapai 127 miliar dollar AS atau sekitar Rp2.042 triliun.
Gautam Adani telah membagi kekayaan bisnisnya yang bernilai jutaan dolar menjadi sektor energi, logistik, pertanian, kedirgantaraan, dan lainnya.
Grup Adani adalah konglomerat multinasional yang berurusan dengan operasi dan pengembangan pelabuhan di India, menjadikan Adani orang terkaya di Asia.
4. Jeff Bezos
istimewa ©2022 Merdeka.com
Pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos memiliki kekayaan bersih $117 miliar dan peringkat sebagai orang terkaya keempat di dunia.
Bezos mendirikan raksasa Amazon pada tahun 1994 dari garasinya di Seattle. Raksasa e-commerce ini telah menuai keuntungan dari pandemi virus corona ini, dengan lebih banyak orang berbelanja online.
Sebelumnya, Jeff Bezos menjabat sebagai presiden dan CEO Amazon. Namun dia mengundurkan diri pada 5 Juli 2021 lalu untuk mengejar minatnya di Space. Ia adalah miliarder kedua yang melakukan perjalanan ke luar angkasa.
5. Bill Gates
©REUTERS/Denis Balibouse/File Photo
Pendiri Microsoft Bill Gates disebut memiliki kekayaan sekitar 117 miliar dollar AS. Selama lebih dari 3 dekade, Bill Gates selalu masuk dalam daftar orang terkaya di dunia versi majalah Forbes.
Pria berusia 67 tahun ini dikenal sebagai salah satu miliarder dermawan berkat aksi-aksinya di bidang filantropi. Yayasan Bill & Melinda Gates adalah yayasan amal swasta terbesar di dunia.
6. Warren Buffet
©REUTERS
Warren Buffet dipandang sebagai salah satu investor paling sukses sepanjang masa. Dia menjalankan Berkshire Hathaway yang memiliki lebih dari 60 perusahaan termasuk yang terkenal asuransi Geico, Duracell, Dairy Queen Restaurant. Kekayaan bersihnya adalah $110 miliar.
7. Larry Ellison
AFP
Larry Ellison memiliki kekayaan bersih sebesar 97 miliar dollar AS yang dia peroleh dari Oracle, perusahaan perangkat lunak yang dia dirikan pada tahun 1977.
Dia berhenti sebagai CEO perusahaan pada 2014 dan sejak itu ia menjabat sebagai ketua dewan dan kepala penasihat teknologi perusahaan.
Selain dari Oracle, kekayaan Larry Ellison juga berasal dari saham yang dimilikinya di Pulau Lanal sebesar 98 persen.
Ellison juga menjadi dewan direksi Tesla sejak Desember 2018 setelah dia membeli 3 juta saham awal tahun itu.