LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

5 Potret Dalam Rumah Nus Kei Usai Diserang Kelompok John Kei, Pecahan Kaca Berserakan

Bersama barang bukti berupa, 28 tombak, 24 senjata tajam, dan 17 handphone.

2020-06-23 10:10:43
Kasus John Kei
Advertisement

John Kei harus kembali mendekam di balik jeruji. Bersama anak buahnya, kini John Kei diamankan kepolisian karena terlibat rencana pembunuhan terhadap pamannya Nus Kei.

Bersama barang bukti berupa, 28 tombak, 24 senjata tajam, dan 17 handphone diamankan. Penyerangan terjadi di Perumahan Elite Green Lake City, kediaman Nus Kei.

Berikut potret dalam rumah Nus Kei yang diserang kelompok John, dilansir dari kanal Youtube tvOneNews.

Advertisement

Pemecahan Jendela Kaca Rumah

Channel YouTube tvOneNews ©2020 Merdeka.com

Advertisement

Setiap jendela dari kediaman Nus Kei kini sudah tak nampak sempurna. Pecahan masih berserakan di dalam dan luar ruangan.


Berserakan di Ruang Tamu

Channel YouTube tvOneNews ©2020 Merdeka.com

Masuk lebih dalam, bagian ruang tamu utama yang sederhana itu juga nampak berserakan. Seluruh pajangan meja, telah dijatuhkan semua. Nampak piala yang sudah tak berbentuk di atas piano, potongannya jatuh di lantai.

Channel YouTube tvOneNews ©2020 Merdeka.com

Televisi dan Pajangan Pecah

Channel YouTube tvOneNews ©2020 Merdeka.com

Masih dalam ruangan yang sama, terlihat televisi LCD yang cukup lebar juga telah pecah. Di bagian atasnya, terdapat pajangan yang telah jatuh. Sedangkan sisi sebelah kanan masih menyisakan pajangan piring bercorak biru dan putih.

Bercak Darah Depan Toilet

Channel YouTube tvOneNews ©2020 Merdeka.com

Masih ada bercak darah di depan kamar mandi, tepat di samping kamar tidur. Posisi berhadapan langsung dengan ruang tamu kediaman Nus Kei di Perumahan Elite Green Lake City tersebut.

Kamar Tidur Berantakan

Channel YouTube tvOneNews ©2020 Merdeka.com


Bagian kamar tidur tak kalah berserakan pula. Tepat di depan ruang tamu, bersebelahan dengan televisi. Masih dalam tahap pemeriksaan kepolisian, tempat kejadian perkara bisa separah itu.

Pemecahan Kaca Mobil dan Pengempisan Ban

Channel YouTube tvOneNews ©2020 Merdeka.com

Kendaraan roda empat milik Nus Kei juga menjadi ajang kebengisan anak buah John Kei. Ban mobil terlihat telah dikempiskan sebagian, serta menyisakan beberapa sampah plastik berisi cairan kuning berserakan.

Dari kaca depan hingga samping, seluruhnya telah dipecah, hingga nampak jok mobil merahnya yang menyala. Bagian depan retak, serta kaca samping sudah menganga lebar.

Channel YouTube tvOneNews ©2020 Merdeka.com

Pecahan Kaca Berserakan di Jalan

Channel YouTube tvOneNews ©2020 Merdeka.com


Masih ada sisa pecahan kaca kecil-kecil yang tertinggal berserakan di jalan sekitar perumahan. Sebagian ditemukan oleh warga sekitar dan menjadi salah satu bukti penyerangan terhadap kelompok Nus Kei di tempat, serta satpam yang berusaha melerai.

Hubungan Persaudaraan John Kei dengan Nus Kei

Channel YouTube tvOneNews ©2020 Merdeka.com

Melalui wawancara bersama Nus Kei usai menjalankan proses pemakaman rekannya yang tewas kemarin. Diunggah di kanal Youtube tvOneNews, Nus Kei mengungkapkan adanya hubungan saudara dekat dengan John Kei. Peristiwa kemarin dikatakannya hanya kesalahpahaman semata, antar keluarga.

"Hubungan kami ini kan adalah hubungan keluarga yang sangat dekat banget jadi antara paman dan ponakan, saya adalah pamannya dia adalah ponakan saya," ungkap Nus Kei.

"Jadi saya memang enggak punya masalah sama beliau, mungkin saja beliau yang punya masalah sama saya. Cuma memang komunikasi kami agak mandeg. Perjalanan waktu saya enggak tahu akan terjadi kejadian sampai kemarin," imbuhnya.

Motif Pembunuhan Berencana

Channel YouTube tvOneNews ©2020 Merdeka.com

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengutarakan, bahwa John Kei telah memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Nus Kei dan anggotanya. Lantaran kecewa atas tidak meratanya pembagian uang hasil penjualan tanah.

Meski Nus Kei mengaku dalam wawancara tersebut, bahwa urusan pembagian hasil tanah sudah diselesaikan. Sehingga tak menyangka akan ada kejadian penyerangan mendadak.

"Memang ada sebuah pekerjaan di kota Ambon tapi itu sudah selesai yang berkaitan dengan tanah, cuma memang mungkin tidak ada kesabaran dari keponakan saya ini akhirnya jadi seperti kemarin," jelas Nus Kei.

"Ini mungkin emosi, egonya ponakan saya dan egonya saya. Saya mungkin masih bisa kontrol ego saya, tapi ponakan saya tidak bisa. Saya memahami karena mungkin dia baru keluar," tambahnya.

Upaya Damai, Nus Kei Sudah Lama Ingin Bertemu

Channel YouTube tvOneNews ©2020 Merdeka.com

Kendati demikian, Nus Kei mengaku telah cukup lama mencoba menjalin hubungan baik dengan keponakannya tersebut. Melalui bantuan saudara yang lain, untuk mempererat lagi John Kei dengan dirinya.

"Saya sudah beberapa kali mengutus teman-teman saudara-saudara untuk menghubungi beliau biar kita bisa ketemu biar apa yang jadi masalah kami ini bisa diselesaikan sama-sama, saya punya niat itu tapi memang mungkin ponakan saya sendiri ini tidak punya niat," ujar Nus Kei.

Keterangan Kapolda

Channel YouTube tvOneNews ©2020 Merdeka.com

Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana menjelaskan, melalui percakapan pelaku ditemukan, ada perintah pembunuhan dari John Kei. Kasus ini muncul sebab penyelesaian tanah yang tak kunjung menemukan titik temu.

"Ada perintah dari John Kei kepada anggotanya indikator pemufakatan jahat perencanaan pembunuhan terhadap saudara NK dan EDR," papar Nana di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/6).

Melihat percakapan ponsel itu, kelompok John Kei telah melakukan pembagian peran. Sebagian anak buah menuju ke rumah Nus Kei di Green Lake City, Cipondoh, Tangerang. Sedangkan kelompok yang lain mencari EDR.

(mdk/kur)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.